Oleh Nur Hasanah, Anggota Majlis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PDA Kab. Sidoarjo
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Ada ungkapan dalam bahasa Arab terkenal:
“الود بالود يسقى”
“Cinta dibalas dengan cinta”
Adalah pepatah Arab yang menggambarkan prinsip perlakuan timbal balik dalam hubungan kemanusiaan, yang berarti bahwa:
ان المحبة واللطف يقابلان بمتلهما، فمن يزرع الود فى قلوب الاخرين يحني ودا ومحبة فى المقابل
Cinta dan kelembutan akan dibalas dengan hal yang sama, maka barangsiapa yang menanam cinta di hati orang lain akan menuai cinta dan kasih sayang sebagai balasannya.
Ungkapan ini sering digunakan sebagai bagian dari teks prosa atau sastra yang populer yang mengungkapkan kemurnian hati dan harga diri, dan salah satu kelengkapannya yang terkenal adalah:
١. الود بالود يسقى، والصدق بالصدق يجرى
“Cinta dibalas cinta, kejujuran dibalas kejujuran”.
٣. ومن كان لنا سكنا، كنا له وطنا
“Barangsiapa yang menjadi tempat tinggal bagi kita, maka kita akan menjadi tanah air baginya”.
٣. نحن بسطاء نؤمن بالعفوبة والنقاؤ، ونعذر مت نسي ونسعد من بقى
“Kita adalah orang-orang sederhana yang percaya pada spontanitas dan kemurnian, dan kita memaafkan orang yang melupakan dan kita senang dengan orang yang tetap ada”.
Makna inti dari ungkapan ini adalah:
- تبادل المشاعر:
- Pertukaran perasaan: Menegaskan bahwa perasaan manusia tidak akan bertahan jika hanya dari satu pihak, tapi membutuhkan “penyiraman” timbal balik dari perhatian dan penghargaan.
- العدل فى التعامل:
- Keadilan dalam perlakuan: Terkait dengan konsep “setiap orang akan dituai apa yang dia tanam”, di mana efek dari apa yang dia berikan kepada orang lain akan kembali kepadanya, baik itu kebaikan atau lainnya.
- الكرامة وعزة النفس:
- Harga diri dan kemuliaan: Kadang-kadang mengindikasikan bahwa orang yang membalas cinta dengan pengingkaran atau pengabaian tidak layak untuk terus diberi, karena hati yang mulia tidak akan berjalan di jalan kehinaan.
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
