Oleh Fatkhul Mubin, S.Pd.I., M.H, Wakil Ketua Bidang Da’wah, Dewan Da’wah Kediri
Dewandakwahjatim.com, Kediri – Sore ini Ahad, 15 Maret 2026, perjalanan Safari Ramadhan Dewan Da’wah Kediri membawa kami menuju Dusun Karangdoro, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo. Sebuah perjalanan yang menguji fisik namun memanjakan mata. Kami menyusuri jalan aspal yang mulai terkelupas, menanjak berkelok-kelok di antara perbukitan yang hijau royo-royo. Di sini, di lereng Gunung Wilis, udara terasa begitu murni, seolah setiap hembusan angin membawa ketenangan khas pegunungan.
Tepat pukul 17.00 WIB, acara dimulai. Sosok yang menyambut kami bukan sekadar da’i biasa, melainkan Ust. Bangun, seorang pejuang dakwah dari Dewan Da’wah Jawa Timur. Beliau adalah potret keberhasilan dakwah kultural; ditugaskan di tempat ini oleh dewan da’wah jawa timur sejak tahun 2009, beliau tak hanya memenangkan hati masyarakat lewat ceramah, tapi juga menyatu menjadi bagian dari mereka.
“Dakwah yang tuntas,” kelakar kami, mengingat beliau akhirnya mempersunting warga setempat sebagai pendamping hidupnya.
Acara dibuka langsung oleh Ust. Bangun. Suasana menjadi sangat syahdu saat beliau mulai berbicara menggunakan Bahasa Jawa halus. Tutur katanya yang tertata rapi mirip dengan tradisi nemokne manten, penuh dengan penghormatan dan keramahtamahan yang sangat menyentuh hati jamaah yang hadir.
Mengingat waktu Maghrib yang tinggal setengah jam lagi, estafet kajian segera beralih kepada Ust. Sigit Subantoro. Dalam durasi yang singkat namun padat, beliau memberikan “suntikan semangat” bagi para jamaah.
Fokus kajian sore itu adalah tentang memaksimalkan ibadah di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Ust. Sigit menekankan bahwa meski kita berada di lereng gunung yang jauh dari hingar bingar kota, peluang untuk meraih Lailatul Qadar tetaplah sama. Beliau mengajak seluruh warga Karangdoro untuk tidak kendor dalam beribadah justru saat bulan suci ini akan segera berpamitan.
Kehadiran rombongan Dewan Da’wah Kediri sore ini dipimpin langsung oleh jajaran pengurus yang hadir untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga Dusun Karangdoro. Di barisan depan, nampak Ust. Sigit Subantoro selaku Wakil Ketua Dewan Da’wah Kediri yang juga bertindak sebagai narasumber utama.
Beliau didampingi oleh tokoh-tokoh yang selama ini menjadi motor penggerak dakwah di Kediri, di antaranya:
- Ust. Fatkhul Mubin: Wakil Ketua Bidang Da’wah yang senantiasa mengawal arah syiar di pelosok.
- Ust. Thohir Sanusi: Wakil Ketua Bidang Sosial, yang memastikan bahwa dakwah juga hadir dalam wujud kepedulian nyata.
- Bp. Toyeb: Anggota Bidang Da’wah yang aktif turun ke lapangan.
- Bp. Ihwan dan Bp. Edi Budianto yang turut memperkuat formasi rombongan Safari Ramadhan kali ini.
Kehadiran para pengurus ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk dukungan moral bagi Ust. Bangun yang telah mengabdi belasan tahun di lereng Wilis. Di tengah jalanan yang menanjak dan aspal yang rusak, langkah para pengurus ini seolah menegaskan bahwa dakwah tidak boleh berhenti di pusat kota, namun harus terus merambat hingga ke puncak-puncak bukit yang sunyi.
Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan pengingat bahwa di antara jalanan rusak dan bukit yang tinggi, semangat iman warga di lereng Wilis tetap menyala terang.
Semoga Allah jumpakan lagi pada Ramadhan taun depan.
Aamiin
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
