Mengenal FAKSI – FAKSI di Palestina.

Oleh Adi Purnomo, S.Pd., Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi

Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – BoP (Board of Peace) bentukan Trumpt yg dibentuk berdasarkan Resolusi DK PBB No.2803 hanya didukung oleh 3 dari 5 anggota tetap DK PBB yaitu US, UK dn Perancis – Cina dan Rusia Abstain dalam penentuan Resolusi 2803.

BoP tidak didukung oleh 4 dari 5 anggota DK PBB :
UK, Perancis, Cina dan Rusia tidak mendukung BoP.

BoP hanya didukung dan diinsiasi oleh US dan anggotanya adalah negara-negara Islam atau negara yg berpenduduk mayoritas Islam, yaitu :

  1. Arab Saudi
  2. Uni Emirat Arab
  3. Qatar
  4. Turkey
  5. Mesir
  6. Indonesia.

Mungkinkah BoP bisa menciptakan Perdamaian yang Berkeadilan di Palestine?

Kita tunggu seberapa kuat dan seberapa besar pengaruh BoP terhadap Perdamaian yang Berkeadilan di Palestina.

Dalam 20 Usulan Trumpt untuk Perdamaian di Palestina ada beberapa kejanggalan, mis :

  1. Hamas tidak boleh terlibat dalam Pemerintahan Palestina mendatang.
  2. Israel bergabung dengan BoP sementara Perwakilan Otoritas Palestina yang diajak gabung oleh Trumpt tidak jelas dari Faksi apa. Di Palestine setidaknya ada 14 Faksi. Hamas justru tidak diajak gabung dg BoP. Harusnya Hamas diajak gabung dengan BoP karena yang berkonflik dengan Israel adalah Hamas.

Berikut mari kita kenali Faksi-Faksi yang ada di Palestine.

Mengenal FAKSI – FAKSI di Palestina

Terdapat 14 faksi di Palestina yang menandatangani Deklarasi Beijing pada Juli 2024, bertujuan mengakhiri perpecahan dan membentuk pemerintahan persatuan.

Faksi-faksi utama yang mendominasi politik Palestina adalah Hamas dan Fatah, bersama dengan faksi lain seperti :

  1. PFLP,
  2. Jihad Islam, dan
  3. DFLP yang tergabung dalam Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Berikut adalah detail mengenai faksi-faksi di Palestina:

  1. Faksi Utama: Hamas (Gerakan Perlawanan Islam) dan
  2. Fatah (Gerakan Pembebasan Nasional Palestina) adalah dua kekuatan utama dengan ideologi berbeda (perlawanan bersenjata vs diplomasi).

Faksi Lain dalam Deklarasi Beijing (14 Faksi):
Selain Hamas dan Fatah, faksi lain yang terlibat termasuk

  1. Jihad Islam Palestina, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP),
  2. Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP), dan lainnya. Faksi Sayap Kiri:
  3. PFLP dan DFLP adalah kelompok berhaluan Marxis-Leninis yang beroperasi di bawah payung PLO.

Brigade Perlawanan:

Selain partai politik, terdapat kelompok bersenjata seperti

  1. Brigade Al-Qassam (Hamas),
  2. Brigade Al-Quds (Jihad Islam), dan
  3. Brigade Martir Al-Aqsa (afiliasi Fatah).

Faksi-faksi ini berusaha bersatu untuk menghadapi tantangan agresi Israel dan memperkuat persatuan nasional.

Selain Fatah dan Hamas, terdapat berbagai faksi politik dan militer lain di Palestina yang beroperasi, terutama di Gaza dan Tepi Barat.

Kelompok utamanya meliputi Jihad Islam Palestina (PIJ), Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP), dan Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP), yang seringkali bersekutu dengan perlawanan bersenjata. 

Berikut adalah beberapa faksi Palestina selain Fatah dan Hamas:

  1. Jihad Islam Palestina (PIJ): Milisi terbesar kedua di Gaza setelah Hamas, berhaluan Islam Sunni, dan fokus pada perjuangan bersenjata.
  2. Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP):

Kelompok sayap kiri/marxis yang merupakan faksi terbesar kedua dalam Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

  1. Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP):

Organisasi sayap kiri yang juga bagian dari PLO.
Inisiatif Nasional Palestina (PNI): Kelompok politik yang berusaha menjadi alternatif ketiga di antara Hamas dan Fatah.

  1. Komite Perlawanan Rakyat (PRC):

Kelompok militan bersenjata yang aktif di Gaza. 

Mayoritas faksi ini tergabung dalam PLO, kecuali Jihad Islam dan Hamas (yang seringkali bertindak sebagai kekuatan independen). 
(Kompas.id)

Tokoh-Tokoh Hamas.

Tokoh-tokoh kunci Hamas terdiri dari :

  1. Pendiri,
  2. Pemimpin politik, dan
  3. Komandan Militer.

Tokoh sentral historis termasuk pendiri Syekh Ahmad Yasin dan Abdul Aziz al-Rantisi.

Pemimpin senior yang berpengaruh meliputi :

  1. Khaled Meshaal,
  2. Khalil al-Hayya (berbasis di Qatar), serta
  3. mendiang Ismail Haniyeh dan
  4. Yahya Sinwar.

Berikut adalah daftar tokoh-tokoh penting Hamas:

  1. Syekh Ahmad Yasin: Pendiri dan pemimpin spiritual Hamas, tewas pada 2004.
  2. Khaled Meshaal: Mantan ketua biro politik (1996-2017) dan salah satu pendiri, kini aktif dalam urusan luar negeri dan memimpin dewan pimpinan.
  3. Ismail Haniyeh: Pemimpin politik utama Hamas, tewas di Iran pada Juli 2024.
  4. Yahya Sinwar: Pemimpin Hamas di Jalur Gaza yang tewas pada Oktober 2024.
  5. Khalil al-Hayya: Wakil pemimpin Hamas di Gaza dan tokoh berpengaruh dalam perundingan, berbasis di Qatar.
  6. Zaher Jabarin: Pemimpin Hamas di Tepi Barat yang berbasis di Qatar, terlibat dalam negosiasi pertukaran sandera.
  7. Muhammad Ismail Darwish: Ketua Dewan Syura Hamas.
  8. Abu Ubaidah: Juru bicara Brigade Izzuddin al-Qassam (sayap militer).
  9. Mousa Abu Marzouk: Anggota senior Biro Politik Hamas.
  10. Mahmoud Zahar: Salah satu pendiri dan pemimpin politik terkemuka di Gaza.

Setelah kematian Yahya Sinwar pada Oktober 2024, Hamas dilaporkan mengelola transisi melalui dewan kepemimpinan yang beranggotakan

  1. Khaled Meshaal,
  2. Khalil al-Hayya,
  3. Zaher Jabarin, dan
  4. Muhammad Darwish.

Tokoh-Tokoh Al Fatah Palestina :

Fatah adalah faksi politik terbesar dan tertua di Palestina yang didirikan pada tahun 1959, dengan tokoh sentral pendiri seperti Yasser Arafat, Khalil al-Wazir (Abu Jihad), dan Salah Khalaf.

Pemimpin utamanya saat ini adalah Mahmoud Abbas, didukung oleh tokoh seperti Marwan Barghouti dan Mahmoud al-Aloul, yang berfokus pada diplomasi dan Otoritas Palestina.

Berikut adalah tokoh-tokoh penting Fatah Palestina:

  1. Yasser Arafat (Abu Ammar): Pendiri utama, pemimpin lama Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), dan Presiden pertama Otoritas Nasional Palestina.
  2. Mahmoud Abbas (Abu Mazen):

Pemimpin Fatah saat ini yang menggantikan Arafat sejak 2004, menjabat sebagai Presiden Otoritas Palestina.

  1. Khalil al-Wazir (Abu Jihad): Salah satu pendiri utama dan otak sayap militer Fatah di masa awal.
  2. Salah Khalaf (Abu Iyad): Tokoh pendiri penting lainnya yang berperan besar dalam struktur Fatah.
  3. Marwan Barghouti: Pemimpin senior Fatah di Tepi Barat yang sangat populer, sering dianggap calon pemimpin masa depan, dan saat ini dipenjara oleh Israel.
  4. Mahmoud al-Aloul:

Wakil ketua Fatah dan tokoh senior yang terlibat dalam negosiasi faksi.

  1. Farouk Kaddoumi: Salah satu pemimpin senior Fatah yang bersejarah.
  2. Ahmed Qurei (Abu Ala): Mantan Perdana Menteri Palestina dan negosiator penting.
  3. Muhammad Dahlan: Mantan pemimpin keamanan berpengaruh di Gaza.

Fatah, yang awalnya berfokus pada perjuangan bersenjata, bertransformasi menjadi kekuatan diplomatik utama melalui PLO dan mendominasi Otoritas Palestina di Tepi Barat.

HAMAS dan FATAH

Hamas dan Fatah:

Apa perbedaan antara kedua kelompok tersebut?
Terlepas dari perbedaan antara kedua partai Palestina, mereka berhasil mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perpecahan mereka.

Kedua gerakan tersebut mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perpecahan selama satu dekade.

[File: Reuters]

Oleh Zena Al Tahhan
Diterbitkan pada 12 Oktober 2017

Hamas dan Fatah adalah dua partai paling dominan dalam kancah politik Palestina.

Pada hari Kamis, kedua gerakan tersebut mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan selama satu dekade yang membawa mereka ke konflik bersenjata pada tahun 2007.

Hamas leader rejects disarmament while Israeli occupation of Gaza continues

Qatar hosts Arab-Islamic emergency summit: Who said what?

What is the armed Palestinian group Hamas?

Hamas telah menjadi penguasa de facto di Jalur Gaza sejak 2007, setelah mengalahkan partai Fatah yang lama berkuasa di bawah Presiden Mahmoud Abbas dalam pemilihan parlemen.

HAMAS VS FATAH.

Ideologi:

Hamas – Islamis,
Fatah – Sekuler 

Strategi terhadap Israel: 

Hamas – Perlawanan bersenjata
Fatah – Negosiasi

Tujuan: 

Hamas – Tidak mengakui Israel, tetapi menerima negara Palestina berdasarkan perbatasan tahun 1967. 

Fatah – Mengakui Israel, ingin membangun negara berdasarkan perbatasan tahun 1967. 

Hamas kemudian mengusir Fatah dari Gaza ketika Fatah menolak untuk mengakui hasil pemilu.

Hamas dan Fatah telah memerintah wilayah Palestina yang diduduki, yaitu Jalur Gaza dan Tepi Barat, sejak saat itu.

Meskipun kedua kelompok tersebut bekerja menuju tujuan yang sama, yaitu membangun negara Palestina di wilayah yang diduduki Israel pada tahun 1967, yang terdiri dari Yerusalem Timur, Jalur Gaza, dan Tepi Barat, terdapat beberapa perbedaan yang mencolok.

Apa ideologi mereka?

Fatah adalah akronim terbalik dari Harakat al-Tahrir al-Filistiniya atau Gerakan Pembebasan Nasional Palestina dalam bahasa Arab.

Kata Fatah berarti menaklukkan.

Gerakan sekuler didirikan di Kuwait pada akhir tahun 1950-an oleh diaspora Palestina setelah Nakba tahun 1948 – pembersihan etnis Palestina oleh gerakan Zionis yang bertujuan untuk menciptakan negara Yahudi modern di Palestina bersejarah .

Tokoh-tokoh utama Jihad Islam Palestina (PIJ) meliputi pendiri dan pemimpin senior yang berfokus pada perlawanan bersenjata melawan Israel.

Tokoh kuncinya termasuk :

  1. Fathi Shaqaqi (pendiri),
  2. Ramadan Shalah,
  3. Ziyad al-Nakhalah, serta komandan militer seperti
  4. Bahaa Abu al-Ata,
  5. Khaled Mansour, dan
  6. Taysir al-Jabari yang aktif di Gaza.

Berikut adalah tokoh-tokoh penting Jihad Islam Palestina (PIJ):

  1. Fathi Shaqaqi (1951–1995):
    Pendiri utama dan Sekretaris Jenderal PIJ pertama yang dibunuh oleh Mossad di Malta.
  2. Ramadan Shalah (1958–2020): Sekretaris Jenderal PIJ yang memimpin organisasi ini setelah kematian Shaqaqi (1995–2018).
  3. Ziyad al-Nakhalah: Pemimpin/Sekretaris Jenderal PIJ saat ini (2018–sekarang).
  4. Shekh Odeh:

Salah satu pendiri bersama Fathi Shaqaqi.

  1. Bahaa Abu al-Ata (1977–2019): Komandan senior yang dibunuh Israel pada 2019.
  2. Khaled Mansour (wafat 2022):

Pemimpin senior PIJ di Gaza selatan yang tewas dalam serangan udara.

  1. Taysir al-Jabari (1972–2022): Komandan wilayah utara Gaza dan anggota dewan militer yang tewas pada 2022.

Organisasi ini dikenal memiliki ideologi Islam fundamentalis radikal, menolak perundingan dengan Israel, dan didukung kuat oleh Iran.

(The Meir Amit Intelligence and Terrorism Information Center).

Tokoh-tokoh utama Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) yang berhaluan Marxis-Leninis mencakup pendirinya :

  1. George Habash dan
  2. Wadi Haddad, serta penulis terkenal
  3. Ghassan Kanafani. Pemimpin terkemuka lainnya termasuk
  4. Ahmed Saadat (sekretaris jenderal saat ini yang ditahan Israel) dan
  5. aktivis internasional Leila Khaled. 

Berikut adalah daftar tokoh-tokoh penting PFLP:

  1. George Habash:

Pendiri dan pemimpin PFLP yang karismatik, sering dijuluki “Al-Hakim” (Sang Bijak).

  1. Wadi Haddad:

Tokoh utama yang mengatur operasi militer dan serangan internasional pada tahun 1970-an.

  1. Ghassan Kanafani: Intelektual, penulis, dan juru bicara PFLP yang dibunuh oleh Mossad pada tahun 1972.
  2. Ahmed Saadat: Sekretaris Jenderal PFLP (sejak 2001) yang ditangkap dan dipenjara oleh Israel karena perannya dalam pembunuhan menteri Israel, Rehavam Zeevi.
  3. Leila Khaled:

Aktivis perempuan yang terkenal karena perannya dalam pembajakan pesawat tahun 1969 dan 1970, sekarang anggota Komite Sentral PFLP.

  1. Mustafa al-Zabri (Abu Ali Mustafa):

Pemimpin PFLP yang kembali ke Tepi Barat dan terbunuh oleh serangan helikopter Israel pada tahun 2001.

  1. Ahmad al-Yamani (Abu Maher): Salah satu pemimpin awal PFLP. 

PFLP dibentuk pada tahun 1967 sebagai kelompok kiri yang berfokus pada perlawanan bersenjata dan Nasionalisme Arab. 

Tokoh-tokoh utama Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) yang berhaluan Marxis-Leninis mencakup pendirinya, George Habash dan Wadi Haddad, serta penulis terkenal Ghassan Kanafani.

Pemimpin terkemuka lainnya termasuk Ahmed Saadat (sekretaris jenderal saat ini yang ditahan Israel) dan aktivis internasional Leila Khaled. 

Berikut adalah daftar tokoh-tokoh penting PFLP:

  1. George Habash: Pendiri dan pemimpin PFLP yang karismatik, sering dijuluki “Al-Hakim” (Sang Bijak).
  2. Wadi Haddad: Tokoh utama yang mengatur operasi militer dan serangan internasional pada tahun 1970-an.
  3. Ghassan Kanafani: Intelektual, penulis, dan juru bicara PFLP yang dibunuh oleh Mossad pada tahun 1972.
  4. Ahmed Saadat: Sekretaris Jenderal PFLP (sejak 2001) yang ditangkap dan dipenjara oleh Israel karena perannya dalam pembunuhan menteri Israel, Rehavam Zeevi.
  5. Leila Khaled: Aktivis perempuan yang terkenal karena perannya dalam pembajakan pesawat tahun 1969 dan 1970, sekarang anggota Komite Sentral PFLP.
  6. Mustafa al-Zabri (Abu Ali Mustafa): Pemimpin PFLP yang kembali ke Tepi Barat dan terbunuh oleh serangan helikopter Israel pada tahun 2001.
  7. Ahmad al-Yamani (Abu Maher): Salah satu pemimpin awal PFLP. 

PFLP dibentuk pada tahun 1967 sebagai kelompok kiri yang berfokus pada perlawanan bersenjata dan Nasionalisme Arab. 

Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP), faksi kiri-jauh dalam PLO, didirikan dan dipimpin oleh tokoh kunci seperti Nayef Hawatmeh, yang memisahkan diri dari PFLP pada 1969.

Tokoh utama lainnya termasuk Qais Abd al-Karim (Abu Leila), yang memimpin al-Badeel pada pemilu 2006, serta Taysir Khalid.

DFLP berfokus pada ideologi Marxis-Leninis dan perlawanan bersenjata.

Berikut adalah tokoh-tokoh utama DFLP Palestina:

  1. Nayef Hawatmeh: Pendiri sekaligus Sekretaris Jenderal DFLP sejak organisasi ini dibentuk pada Februari 1969 setelah berpisah dari PFLP.
  2. Qais Abd al-Karim (Abu Leila): Pemimpin bersejarah dan kader senior DFLP yang memimpin daftar gabungan al-Badeel pada pemilihan Dewan Legislatif Palestina tahun 2006.
  3. Taysir Khalid: Anggota terkemuka DFLP yang berperan dalam struktur politik organisasi.
  4. Ahmad Za’rur: Salah satu perwira militer yang memisahkan diri dari PFLP bersama faksi kiri lainnya di awal pembentukan.

DFLP secara tradisional adalah kelompok terbesar ketiga dalam PLO (setelah Fatah dan PFLP) dan merupakan pendukung awal konsep “otoritas nasional” Palestina.

Mungkinkah Perdamaian Yang Berkeadilan bisa terwujud dengan adanya Board of Peace yang diinisiasi Trumpt , Presiden AS saat ini ???

Afwan.

(وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ) ;

Wallahu a’lam bishawab;

“Dan Allah lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya”.

“And Allah knows the real truth better.”

جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا
Jazakumullahu khairan.

“Semoga Allah membalas anda semua dengan kebaikan”.
(بَارَكَ اللهُ فِيْكُم)
Barakallahu Fiikum;

“Semoga Allah memberkahi anda semua”.

“May Allah bless you all.”

Sumber / Sources :

Jorgen Jensehaugen
Peneliti Senior di Institut Penelitian Perdamaian Oslo.

Erling Lorentzen Sogge
Peneliti Pasca Doktoral di Universitas Oslo.

Reuter.id.
Youtube
Indonesian Encyclopedia.
Kompas.id
A I.

Pukul 23.22 WIB.

Kamis, 8/9 Ramadhan 1447 H /
Kamis, 26 February, 2026 M

February, 26 Thursday 2026 AD.
February, Thursday 26, 2026 AD.

Wadungdolah, Kaligondo, Genteng, Banyuwangi, East Java, Indonesia.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *