Oleh Nurma-Mila, Mahasantri ADI Jawa Timur
Dewandakwahjatim.com, Kediri – Pada Kami malam, 26 Februari 2026, kami diundang ke rumah Ust. Misdi untuk melaksanakan evaluasi kegiatan selama 10 hari ini. Evaluasi di laksanakan di rumah ust misdi, jl.atmowijoyo, desa ringin sari, kec. Kandat, kab. Kediri Jawatimur.
Kegiatan evaluasi ini sangat penting karena bertujuan untuk mengetahui apa saja yang telah kami capai dan kendala apa yang kami alami sebagai da’i di lapangan. Dengan demikian, kami dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan kami, serta mencari solusi untuk meningkatkan kualitas dakwah.
Ust. Misdi, selaku penanggung jawab dai yang bertugas di Kediri, beliau memberikan nasihat yang sangat berharga agar kami menjadi da’i yang tidak hanya berperilaku baik kepada masyarakat, tapi juga tahu bagaimana beradaptasi dengan tuan rumah dan memahami pekerjaan-pekerjaan mereka. Beliau menekankan bahwa seorang da’i sejati adalah hamba, yang harus siap menghambakan diri dan tidak boleh menjadi raja. Ini berarti bahwa kami harus memiliki sikap yang rendah hati, siap melayani, dan tidak mencari pujian atau kekuasaan.
“Kalau di rumah kita sering dilayani oleh ibu dan orang tua, tapi ketika mengabdi kepada masyarakat, kitalah yang harus melayani mereka. Penuhi kebutuhan masyarakat, itulah da’i,” kata Ust. Misdi dengan tegas. Beliau ingin menekankan bahwa peran da’i adalah untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Kami harus siap membantu, memberikan solusi, dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan sepenuh hati.
Semoga evaluasi ini bisa menjadi pelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dakwah dan melayani masyarakat dengan lebih baik. Kami akan terus berusaha menjadi da’i yang baik, yang siap menghambakan diri dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Amin
📞Nurma-Mila (0822-2781-4992)
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
