Oleh Fatiya Zahida dan Nurul Damayanti, Mahadatri ADI Jawa Timur
Dewandakwahjatim.com, Ponorogo – Alhamdulillah pagi ini setelah melaksanakan shalat subuh berjamaah, tahsin bersama ibu-ibu (kegiatan rutin) berjalan dengan lancar. Kegiatan ini selesai ketika memasuki waktu syuruq.
Walaupun jumlahnya tidak banyak tetapi para ibu-ibu sangat antusias dan semangat mengikuti program kami. “Alhamdulillah ilmunya sangat bermanfaat karena dapat mengingatkan kembali materi-materi tajwid yang dulu pernah dipelajari, namun sekarang banyak yang lupa, dari segi penyampaian, suara tajwid, semua mudah untuk mengingatkan kembali” ucap salah satu ibu-ibu ketika kami meminta masukan.
Antusiasme ibu ibu ketika kami meminta untuk menyebut hukum tajwid ” Nun mati ketemu huruf Ja” apa bacaannya?. Ibu Hanik menjawab, dengan diawali aksen lebih dulu, aduh mbak mengingatkan kembali ketika di Madrasah dulu, anu Sik Sik sambil mengingat ingat, sabar Yoo, WIS tuo, ikhfa’ ya mbak, lantas kita jawab betul sekali Bu! Ternyata masih tajam nggih ingatanya.
Namun berbeda ketika pertanyaan kedua , dengan nada merendah kami ” apa hukumnya dan cara bacanya mim mati ketemu mim”. Karena mungkin sudah banyak yang teringat dulu ketika mengaji, ibu ibu banyak yang ngangkat tangannya berusaha untuk mencoba jawab, akhirnya pilihan saya jatuh pada ibu Yati. Dan Alhamdulillah beliau semangat dengan jawabannya ikhfa’ safawi mbak, benar yaa mbak. Dengan nada gemuruh ibu ibu jawab Yoo salah to!. Sing bener Idgham Mimi, atau Idgham Mutamatsilain, atau Idgham Mitslain. Wah Iyo iyo.
Karena waktu sudah mendekati syuru’ , maka acara kita akhiri, namun sebelum di akhiri ibu ibu ada yang bilang, mbak belajar kita besuk kita ulangi lagi ya, sebab mengingatkan lagi pelajaran dulu yang pernah dipelajari, karena sekarang “kabotan anak” lali ilmu eling calon mantu “hee hee”. Insyaa Allah
Alhamdulillah jamaah merasa senang dengan kehadiran kami, hingga membuat kami semakin semangat untuk terus menyampaikan ilmu yang kita miliki. Bahkan sebagian ibu-ibu juga sering menawarkan kami untuk Silaturrahim mampir kerumahnya. Semoga apa yang kita sampaikan menjadi amal jariyah untuk kita di akhirat kelak.
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Artinya: “Mahasuci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertobat kepada-Mu.”
امين
Nama Da’i:
Fatiya Zahida
Nurul Damayanti
