Syukur dan Sabar sebagai Kunci Meraih Kebaikan

Oleh Sudono Syueb, Pengurus DDII Bidang Kominfo

Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Umat lslam senantiasa akan dinaungi nikmat oleh Allah Ta’ala sejak dalam kandungan lbu hingga ajal menjemput dan berlanjut sampai di hari akhirat. Ada kata hikmah yang menyatakan:

أَنْتَ دَائِمًا فِي نِعْمَةٍ مِنَ اللهِ

Kamu selalu berada dalam nikmat dari Allah.

Karena itu jika dalam situasi senang bersyukurlah

فَإِنْ كُنْتَ فِي يُسْرٍ فَعَلَيْكَ بِالشُّكْرِ
فَسَيَجْزِي اللهُ الشَّاكِرِينَ

Jika kamu berada dalam kemudahan, maka wajib bagimu bersyukur.
Maka Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Allah berfirman dalam Surat Ali lmran: 144

فَسَيَجْزِي اللهُ الشَّاكِرِينَ

Maka Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Ayat ini menegaskan balasan bagi mereka yang bersyukur. 

Dalam Surah Ibrahim Ayat 7 Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيْدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ 

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.'” (QS. Ibrahim: 7) 

Janji Allah SWT akan melipatgandakan dan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang pandai bersyukur atas segala karunia-Nya. Sebaliknya, yang kufur nikmat (mengingkari atau tidak mensyukuri nikmat) Allah akan mendatangkan azab yang pedih. 

Namun jika dalam kondisi tidak nyaman maka bersabarlah

فَإِنْ كُنْتَ فِي عُسْرٍ فَعَلَيْكَ بِالصَّبْرِ
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Jika kamu berada dalam kesulitan, maka wajib bagimu bersabar.
Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.

Allah berfirman dalam Surat Az Zumar:10

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”)

Ayat ini menjelaskan pahala tak terbatas bagi orang yang sabar

فَبَيْنَ الشُّكْرِ وَالصَّبْرِ
تَسْتَقِيمُ الْحَيَاةُ

Maka di antara syukur dan sabar,
kehidupan akan menjadi lurus (seimbang) dan penuh kebaikan.
Rasulullah ﷺ bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ… إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Artinya: “Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Semua urusannya baik. Jika dapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika kena kesusahan, ia bersabar, dan itu pun baik baginya.”
(HR. Muslim no. 2999) 5122

Kedudukan Orang Bersyukur sama dengan Orang Bersabar*
Rasulullah ﷺ bersabda:

الطَّاعِمُ الشَّاكِرُ بِمَنْزِلَةِ الصَّائِمُ الصَّابِرِ

Artinya: “Orang yang makan dengan rasa syukur, sederajat dengan orang yang puasa dengan sabar.”
(HR. Bukhari, Tirmidzi, Ibnu Majah) 1980

Bahkan dalam riwayat lain: orang yang sehat lalu bersyukur, pahalanya seperti orang yang sakit tapi sabar

Kunci Syukur adalah Qana’ah / Merasa Cukup*
Rasulullah ﷺ bersabda:

كن قنِعًا تكن أشْكَرَ الناسِ

Artinya: “Jadilah orang yang qana’ah, maka engkau akan menjadi hamba yang paling bersyukur.”
(HR. Ibnu Majah) a7b6

Syukur vs Kufur Saat Dapat Nikmat

Nabi ﷺ bersabda saat hujan turun: “Ada orang yang bersyukur dan ada yang kufur. Yang bersyukur berkata: Inilah rahmat Allah. Sedangkan yang kufur berkata: Ini karena bintang ini atau itu.”
(HR. Muslim) a7b6

Jadi rumus hidup mukmin itu: Syukur saat senang, Sabar saat susah. Dua-duanya bikin naik derajat di sisi Allah.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *