Oleh Nurma-Mila, Mahasiswi ADI Jawa Timur
Dewandakwahjatim.com, Kediri – Pada hari Kamis, 19 Februari 2026, kami Daiyah ADI Jatim yang bertugas di Kab. Kediri, melaksanakan takziyah di rumah Almarhumah Ibu Sukati, keluarga dari Ustadz Misdi, pengurus Musholla Al-Irsyad Kediri.
Kegiatan takziyah ini bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan Almarhumah agar diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya di sisi Allah Ta’ala.
Takziyah juga merupakan salah satu bentuk silaturahmi dan kepedulian sosial, yang dapat mempererat hubungan antar masyarakat dan memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah. Dengan adanya kegiatan takziyah, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat merasa lebih tenang dan tabah dalam menghadapi kehilangan, serta mendapatkan pahala dan kebaikan dari Allah Ta’ala.
Melayat adalah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menghibur keluarga yang berduka, dengan pahala setara orang yang tertimpa musibah dan ganjaran pakaian kemuliaan di hari kiamat. Hadits menekankan pentingnya bersabar, mendoakan mayit, dan tidak meratap berlebihan.
“Barangsiapa yang bertakziah kepada orang yang tertimpa musibah, maka baginya pahala seperti pahala yang didapat orang tersebut.” (HR. Tirmidzi dan al-Baihaqi).
“Tidaklah seorang mukmin bertakziah pada saudaranya yang ditimpa musibah kecuali Allah akan mengenakan pakaian kemuliaan pada hari Kiamat.” (HR. Ibnu Majah dan al-Baihaqi).
Sedangkan kewajiban utama umat Islam terhadap orang yang meninggal dunia (jenazah) adalah empat perkara yang hukumnya fardhu kifayah: memandikan, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkan. Proses ini bertujuan memuliakan jenazah dan harus segera dilaksanakan, disertai kewajiban keluarga melunasi utang-utang almarhum/ah.
Semoga Almarhumah Ibu Sukati diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya di sisi Allah Ta’ala. Aamiin
📞Nurma-Mila (0822-2781-4992)
📝 *
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
