Oleh Dr. Hairul Warizin, Direktur ADI Jatim
Dewandakwahjatim.com, Aceh Tamiang — Memasuki hari ketiga aksi kemanusiaan, relawan Laznas Dewan Da’wah bersama Baitul Maal eLKISI (BME) bergerak menuju Desa Sekumur pada Jumat (13/2/2026) dini hari. Rombongan berangkat pukul 04.00 WIB dengan target tiba di lokasi sebelum pukul 07.00 WIB.
Perjalanan dari posko utama menuju Sekumur memakan waktu sekitar tiga jam dengan kondisi jalan licin, sempit, dan sulit dilalui, terutama saat hujan. Bahkan pada kondisi tertentu, akses menuju desa tersebut tidak dapat dilewati kendaraan.
Agenda utama di Sekumur adalah penyembelihan dua ekor sapi untuk makan siang bersama yang dipusatkan di Masjid Baitul Makmur. Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh warga terdampak banjir.
Menurut pengurus masjid, jumlah warga Sekumur sekitar 1.200 jiwa, termasuk anak-anak dan lansia. Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke lokasi dengan membawa peralatan yang dibutuhkan. Kaum ibu menyiapkan bumbu masakan, sementara para bapak melaksanakan proses penyembelihan hewan kurban.
Bertindak sebagai juru sembelih adalah bapak Imam, tokoh masyarakat setempat. Adapun koordinator relawan di lapangan adalah Ustaz Asrof dari Banda Aceh. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian untuk menguatkan masyarakat yang terdampak bencana.
“Acara ini kami selenggarakan untuk berbagi kebahagiaan dan menguatkan masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.
Desa Sekumur menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Hingga hari ke-79 pascabanjir, masih terlihat tumpukan kayu gelondongan yang belum dievakuasi. Sejumlah bangunan rumah warga dilaporkan tidak terselamatkan. Masjid Baitul Makmur merupakan salah satu bangunan yang tetap berdiri kokoh, meski bekas banjir terlihat hingga ketinggian plafon sekitar delapan meter.
Warga juga menceritakan bahwa selama hampir tiga pekan desa mereka terisolasi tanpa aliran listrik karena jembatan penghubung putus terbawa arus banjir.
Kegiatan makan bersama dilaksanakan usai salat Jumat dan dihadiri oleh seluruh jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Selain menjadi momentum kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memulihkan semangat warga yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana. (hawari)
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
