SHALAT BUKAN HANYA SEKEDAR MENGGUGURKAN KEWAJIBAN TETAPI MERUPAKAN KEBUTUHAN

Oleh Djuwari Syaifudin, Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan dan Pembinaan Daerah DDII Jatim

Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Banyak saudara kita yang sholat hanya sekedar menggugurkan kewajiban, bertemu Allah rasanya kaya rugi, lebih mementingkan kerja atau yang lainnya. Kita bisa lihat mereka sholat tidak sampai 2 menit sudah selesai. Tidak memikirkan kwalitas bacaannya, panjang pendeknya bacaan, makhorijul hurufnya, tajuwidnya dan pernahkan terbesit sholatku tadi diterima apa tidak ya.

Sedangkan sholat merupakan kebutuhan , kita ini kecil yang senantiasa membutuhkan pertolongan Allah, kita butuh Allah, karena segala sesuatu diciptakan Allah.

Makna shalat


Shalat adalah kewajiban individu setiap hamba Allah.
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Az Zariyat: 56)

sholat berasal dari bahasa Arab dari kata shalla-yush-allii-sholatan yang artinya doa, harapan atau pujian. Makna sholat sebagai pujian atau sanjungan.
Jadi shalat adalah tehnik berdoa kepada Allah yang paling lengkap isinya. Isi doa shalat meliputi permintaan banyak hal dan lengkap dalam menjalani hidup ini.

shalat adalah buniyal islam…buniya artinya dibangunnya kesadaran kehambaan kepada Allah. Shalat adalah sarana membangun kesadaran hidup yang utama. Aqimish shalata lidzikri…tegakkan shalat utk membangun kesadaran hidup mulia.

Shalat adalah kitaaban mauquuta… Pembukuan / aktifitas kewajiban sesuai waktunya. Shalat tepat waktu untuk menjadi cara mendisiplinkan aktifitas diri sesuai waktunya.
اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: “Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An Nisa: 103)

Shalat adalah qur’aanan fajri / shalat shubuh. Shalat disebut qur’anan karena memang banyak ayat alquran yang dibaca dalam shalat.
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Artinya: “Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra: 78)

Shalat adalah mi’rajul mu’miniin. Shalat adalah sarana/teknik meningkatkan. keimanan dan menjaga keimanan hamba.

Ia (sholat) adalah jalur cepat bagi umat Islam untuk bertemu dengan Penciptanya saat masih di dunia. Sehingga ada istilah:

الصَّلاَةُ مِعْرَاجُ الْمُؤْمِنِيْنَ
“Shalat itu adalah mikraj bagi orang-orang yang beriman.”

Shalat adalah tehnik meningkatkan kualitas spitual hamba. Sujud dalam shalat adalah keadaan paling dekat hubungan dengan Allah. Wasjud waqtarub…

Shoalat adalah menyehatkan ruhani dan jasmani. Gerakan shalat dapat berefek kesehatan mental dan jasmani. Doa doa nya memberi makan ruhani hamba.

Shalat adalah tiang/tonggak keberagamaan. Bila kita menegakkan shalat terutama shalat jamaah akan membangun jamaah yang kokoh sehingga islam akan kokoh.
Kwalitas shalat menentukan kwalitas kehidupan beragama seseorang. Bila kwalitas shalatnya baik dapat dipastikan kehidupannya akan baik pula.

Shalat adalah gerakan memutar. Rukuk membentuk 90 derajat, sujud membentuk 135 derajad dan dua kali sujud berarti 270 derajat plus 90 drjd 360 derajat.

Tegaklah shilat supaya jiwa dan Raga kita tegak juga.

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Artinya: “Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (QS Hud: 114)
Perbaiki kualitas sholat agar kwalitas hidupmu juga meningkat

Pudarnya Komitmen dan Hilangnya Ruh Ikhlas

Sholat adalah kewajiban yang landasannya haruslah ikhlas semata-mata mencari keridaan Allah. Tanpa itu, sholat hanya akan menjadi aktivitas mekanis yang kering atau bahasa penggugur kewajiban

“Ketika sholat itu lepas dari kendali ikhlas dan tidak untuk mencapai ridho Allah, maka sholat itu sudah kehilangan ruh. Akhirnya sholat tidak bisa melahirkan jiwa yang istiqomah.”

Tanpa ruh keikhlasan, sholat tidak akan memiliki nilai ibadah yang murni, dan, yang paling fatal, gagal mengundang pertolongan Allah yang merupakan kunci kemenangan mutlak.

Sholat merupakan kebutuhan

Sholat adalah kewajiban sekaligus kebutuhan rohani bagi seorang Muslim. Sebagai kewajiban, ia adalah perintah Allah (fardhu ‘ain) yang menunjukkan ketaatan. Sebagai kebutuhan, sholat adalah sarana ketenangan jiwa, pembersih hati, komunikasi dengan Allah, serta benteng dari perbuatan keji dan munkar, yang tanpanya hati terasa hampa. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيد

“Hai manusia, kamulah yang membutuhkan kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji” (QS. Fathir: 15).

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *