MENGAMATI dan MENCERMATI
Oleh Adi Purnomo, S.Pd., Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi
Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – “Perang Iran vs Amerika dan Israil”.
Tulisan ini terdiri dari 10 bagian yaitu :
- Alasan AS/Israil menyerang Iran.
- Kapan serangan dimulai.
- Kekuatan Militer Iran.
- Kekuatan Militer Israel
- Kekuatan Militer AS.
- 15 syarat gencatan senjata dari AS.
- 10 syarat Gencatan senjata dari Iran
- Blokade Lautt oleh AS
- AS TDK didukung NATO
- Penutup.
I. Mengapa AS / Israil menyerang Iran ?
Serangan AS dan Israel ke Iran (terutama eskalasi 2025-2026) didorong oleh ketakutan akan program nuklir Iran, ancaman rudal balistik, serta pengaruh Iran melalui proksi seperti Hamas dan Hizbullah yang dianggap membahayakan eksistensi Israel.
Motif lainnya termasuk perebutan kendali energi di Timur Tengah dan strategi “preemptive strike” (serangan pendahuluan) untuk melemahkan militer Iran.
Berikut adalah poin-poin utama alasan serangan tersebut:
- Ancaman Nuklir dan Rudal: Israel memandang pengayaan uranium Iran (hingga 60%) sebagai ancaman eksistensial dan “hampir” menciptakan senjata nuklir, sehingga serangan dianggap perlu untuk mencegahnya.
- Dukungan Proksi: Iran dituduh mendanai dan mempersenjatai kelompok seperti Hamas dan Hizbullah, yang berkonflik langsung dengan Israel.
- Kepentingan Strategis AS: AS ingin menghancurkan kemampuan rudal balistik Iran dan memastikan Teheran tidak menjadi ancaman bagi sekutu AS di wilayah tersebut.
- Perebutan Energi: Konflik juga berakar pada perebutan kendali sumber daya energi di kawasan Teluk.
- Faktor Politik:
Serangan ini juga dipengaruhi oleh dinamika politik domestik, termasuk keinginan untuk menetralisir Iran sebagai kekuatan regional yang tidak disukai Barat.
Serangan ini, seperti Perang Dua Belas Hari pada Juni 2025, bertujuan merusak infrastruktur militer strategis Iran.
You Tube
Britannica
II. Kapan Perang Dimulai?
Berdasarkan data terkini hingga April 2026, serangan militer gabungan skala besar pertama oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran terjadi pada 28 Februari 2026.
Tempo.co
Berikut adalah rincian mengenai serangan-serangan penting yang melibatkan kedua negara tersebut terhadap wilayah Iran:
- Serangan Gabungan AS dan Israel (28 Februari 2026)
Ini merupakan serangan pertama di mana militer Amerika Serikat secara terbuka melancarkan operasi udara bersama Israel langsung ke wilayah kedaulatan Iran.
BBC
Target:
Situs militer, fasilitas pemerintah, dan pusat kepemimpinan tinggi.
Dampak Signifikan:
Dilaporkan menewaskan beberapa pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Konteks:
Serangan mendadak ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan terkait program nuklir Iran dan ancaman keamanan regional.
- Serangan Mandiri Israel (Juni 2025).
Sebelum serangan gabungan tahun 2026, Israel telah melakukan serangan udara besar-besaran secara mandiri.
Tanggal:
Dimulai pada 13 Juni 2025, yang memicu konflik selama 12 hari yang dikenal sebagai “Perang Dua Belas Hari”.
Operasi:
Dikenal dengan nama Operasi Rising Lion, melibatkan sekitar 200 jet tempur dan ratusan drone.
Target:
Fokus pada fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik, dan markas militer di sekitar Teheran.
Sejarah Konflik Sebelumnya.
Meskipun serangan militer terbuka baru terjadi pada 2025 dan 2026, kedua pihak telah terlibat dalam “perang bayangan” selama beberapa dekade:
April 2024:
Terjadi konfrontasi langsung pertama di mana Iran meluncurkan serangan rudal dan drone besar ke Israel sebagai balasan atas serangan terhadap konsulat mereka di Damaskus.
2019-2023:
Berbagai aksi sabotase, serangan siber, dan pembunuhan tokoh penting (seperti Jenderal Hasem Sulaimani pada 2020) menandai eskalasi sebelum perang terbuka pecah.
Informasi di atas merangkum titik balik dari ketegangan diplomatik menjadi konflik bersenjata langsung di wilayah Iran.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai dampak politik dari serangan ini atau status gencatan senjata saat ini?
Tempo.co
BBC
You Tube
CNBC Indonesia
III. Kekuatan Militer Iran.
Berdasarkan data terbaru tahun 2026, Iran menempati peringkat ke-15 hingga ke-16 dalam indeks kekuatan militer global. Kekuatan utama Iran terletak pada strategi perang asimetris, jumlah personel yang besar, serta kemandirian dalam memproduksi teknologi rudal dan pesawat tanpa awak (drone).
Berikut adalah rincian kekuatan militer Iran:
- Personel Militer
Total Personel Aktif:
Sekitar 600.000 hingga 610.000 personel.
Pasukan Cadangan:
Diperkirakan mencapai 200.000 hingga 350.000 personel terlatih.
Komponen Utama:
Terdiri dari militer reguler (Artesh) dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang memiliki unit darat, laut, dan udara tersendiri.
- Kekuatan Darat (Kekuatan Terkuat)
Artileri: Iran memiliki salah satu jumlah artileri darat terbesar di dunia.
Kendaraan Tempur:
Mengoperasikan ribuan tank dan kendaraan lapis baja, meskipun sebagian merupakan model lama yang telah dimodifikasi secara lokal.
- Persenjataan Rudal dan Drone
Rudal Balistik:
Memiliki gudang senjata rudal terbesar di Timur Tengah dengan lebih dari 3.000 rudal. Jenis rudal utama meliputi:
Sejil: Jangkauan hingga 2.500 km.
Haj Qasem:
Jangkauan sekitar 1.400 km.
Rudal Hipersonik:
Iran telah memamerkan rudal hipersonik yang diklaim mampu menembus sistem pertahanan udara modern.
Teknologi Drone:
Memproduksi drone canggih seperti Mohajer-10 yang dapat terbang selama 24 jam dengan muatan berat.
- Kekuatan Udara dan Laut
Angkatan Udara:
Dianggap sebagai titik terlemah karena sebagian besar pesawat tempurnya adalah peninggalan era sebelum 1979 (seperti F-14 dan F-5) dengan jumlah sekitar 250 hingga 350 pesawat.
Angkatan Laut:
Mengandalkan kapal cepat, kapal selam kecil, dan ranjau laut untuk mengontrol wilayah strategis seperti Selat Hormuz. Iran tidak memiliki kapal induk.
- Strategi Asimetris dan Proksi.
Iran membangun jaringan kelompok bersenjata proksi yang dikenal sebagai “Poros Perlawanan” (termasuk Hizbullah, Hamas, dan Houthi) untuk memperluas jangkauan pengaruh dan kekuatan militernya di kawasan Timur Tengah tanpa konflik terbuka secara langsung.
Apakah Anda ingin membandingkan spesifikasi rudal tertentu milik Iran dengan milik negara lain?
Metro Tv news.com
You Tube
IV. Kekuatan Militer Israil
Berdasarkan data Global Firepower (GFP) 2026, kekuatan militer Israel menempati peringkat ke-15 dunia dari 145 negara yang ditinjau.
Meskipun secara jumlah personel sering kalah dari negara lain, Israel dikenal karena keunggulan teknologi tempur, sistem pertahanan udara yang canggih, dan dukungan anggaran yang besar.
Berikut adalah rincian kekuatan militer Israel menurut laporan terbaru (per awal 2026):
Personel Militer.
Personel Aktif:
Sekitar 170.000 orang.
Personel Cadangan:
Mencapai 465.000 orang.
Paramiliter:
Memiliki 35.000 personel tambahan.
Anggaran Pertahanan
Israel memiliki salah satu anggaran militer terbesar secara proporsional, dengan nilai mencapai 30,5 hingga 31 miliar dolar AS per tahun.
Hal ini menjadikannya negara dengan pengeluaran militer per kapita yang sangat tinggi di dunia.
Kekuatan Udara (Angkatan Udara Israel).
Angkatan udara merupakan tulang punggung kekuatan Israel, diperkirakan memiliki lebih dari 600 unit pesawat secara total.
Jet Tempur:
Didominasi oleh armada F-16 (196 unit) dan F-15 (83 unit).
Teknologi Siluman:
Memiliki sekitar 48 unit F-35 Lightning II.
Helikopter:
Memiliki sekitar 142 helikopter, termasuk 43 hingga 48 helikopter serang Apache.
Kekuatan Darat dan Laut.
Kendaraan Tempur:
Memiliki sekitar 1.300 hingga 2.200 tank (termasuk tank Merkava yang canggih) dan lebih dari 35.000 kendaraan lapis baja.
Artileri:
Dilengkapi dengan lebih dari 530 unit artileri.
Angkatan Laut:
Memiliki 67 unit kapal, termasuk 5 kapal selam dan berbagai kapal patroli.
Teknologi Khusus dan Senjata Nuklir.
Iron Dome:
Sistem pertahanan udara legendaris yang dirancang khusus untuk mencegat roket jarak pendek dengan tingkat keberhasilan tinggi.
Kemampuan Nuklir:
Meskipun tidak pernah dikonfirmasi secara resmi, Israel diyakini memiliki sekitar 90 hingga 300 hulu ledak nuklir serta rudal balistik seri Jericho yang mampu membawanya.
Apakah Anda ingin membandingkan kekuatan ini dengan negara lain secara lebih spesifik?
CNBC Indonesia
You Tube
V. Kekuatan Militer Amerika.
Amerika Serikat tetap memegang posisi sebagai kekuatan militer nomor satu di dunia menurut indeks militer terbaru tahun 2026.
Dominasi ini didukung oleh anggaran pertahanan yang jauh melampaui negara lain, keunggulan teknologi, serta jaringan pangkalan militer yang tersebar secara global.
Berikut adalah poin-poin utama yang menyokong kekuatan militer Amerika Serikat:
Peringkat Global:
Menduduki peringkat pertama dari 145 negara berdasarkan lebih dari 60 indikator yang dianalisis oleh Global Firepower.
Anggaran Pertahanan:
Pada tahun 2024, anggaran militer AS mencapai US$997 miliar, yang merupakan sekitar 37% dari total pengeluaran pertahanan seluruh dunia. Untuk tahun 2026, AS terus mengusulkan peningkatan anggaran guna investasi teknologi drone dan rudal jarak jauh.
Kekuatan Udara & Laut:
Udara:
Mengoperasikan armada pesawat tempur tercanggih, termasuk F-22 Raptor dan F-35 Lightning II, dengan total sekitar 1.450 jet tempur di bawah Angkatan Udara saja.
Laut:
Memiliki keunggulan mutlak dalam proyeksi kekuatan melalui armada kapal induk yang memungkinkan operasi militer di mana pun di dunia.
Teknologi & Inovasi:
Memimpin dalam pengembangan senjata presisi tinggi, teknologi siluman (stealth), serta integrasi sistem kecerdasan buatan dalam operasional militer.
Personel:
Meskipun minat rekrutmen di dalam negeri terkadang fluktuatif, AS mempertahankan jumlah personel aktif yang besar (lebih dari 2 juta jika digabung dengan cadangan) dengan pelatihan yang sangat intensif.
Apakah Anda ingin membandingkan spesifikasi alutsista tertentu milik Amerika Serikat dengan negara lain seperti China atau Rusia?
You Tube
Wikipedia
VI. 15 Persyaratan dari AS untuk Gencatan Senjata Perang Iran vs AS
Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Donald Trump mengajukan 15 persyaratan dalam proposal gencatan senjata untuk mengakhiri konflik dengan Iran pada Maret 2026.
Proposal ini awalnya ditolak oleh Iran karena dianggap tidak logis dan terlalu menuntut.
Berikut adalah butir-butir utama dari 15 persyaratan yang diajukan AS:
- Penghentian Program Nuklir: Iran harus sepenuhnya menghentikan pengayaan uranium dan mengizinkan inspeksi tanpa batas oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke seluruh situs nuklirnya.
- Pelucutan Rudal Balistik: Larangan total terhadap pengembangan dan pengujian rudal balistik serta rudal berkemampuan nuklir.
- Pengakhiran Dukungan Proxy: Iran wajib menghentikan dukungan finansial dan militer kepada kelompok-kelompok seperti Hizbullah, Hamas, dan milisi Houthi.
- Penarikan Pasukan dari Suriah: Seluruh pasukan Iran dan milisi yang didukungnya harus ditarik dari wilayah Suriah.
- Penghentian Campur Tangan di Irak: Menghormati kedaulatan Irak dan menghentikan intervensi melalui milisi pro-Iran di sana.
- Penghentian Dukungan Houthi: Mengakhiri dukungan militer kepada pemberontak Houthi di Yaman untuk memfasilitasi perdamaian di kawasan tersebut.
- Kebebasan Navigasi: Jaminan keamanan penuh dan tanpa gangguan bagi kapal-kapal internasional yang melintasi Selat Hormuz.
- Pembebasan Tahanan: Iran harus membebaskan seluruh warga negara AS dan sekutu yang ditahan atas tuduhan spionase atau politik.
- Penghentian Serangan Siber: Larangan melakukan aktivitas siber berbahaya terhadap infrastruktur AS dan sekutunya.
- Akses ke Pangkalan Militer: Memberikan akses kepada pengawas internasional ke pangkalan militer tertentu yang dicurigai sebagai tempat aktivitas terlarang.
- Penghentian Ancaman terhadap Israel: Menghapus segala bentuk retorika dan tindakan yang mengancam keberadaan Israel.
- Pemulangan Pengungsi: Bekerja sama dalam pemulangan pengungsi di wilayah konflik yang dipicu oleh aktivitas milisi.
- Transparansi Keuangan: Mematuhi standar internasional anti-pencucian uang dan pendanaan terorisme (FATF) secara penuh.
- Demiliterisasi Perbatasan: Pengurangan konsentrasi pasukan di wilayah perbatasan yang sensitif guna mengurangi ketegangan langsung.
- Perjanjian Damai Permanen: Kewajiban untuk merundingkan perjanjian damai jangka panjang yang menggantikan gencatan senjata sementara.
Meskipun proposal ini sempat mengalami kebuntuan, pada 8 April 2026, kedua pihak akhirnya menyepakati gencatan senjata sementara selama dua minggu melalui mediasi Pakistan.
Terkini, pada 22 April 2026, Presiden Trump menyatakan akan memperpanjang masa gencatan senjata tersebut meskipun kesepakatan damai permanen belum tercapai.
Apakah Anda ingin membandingkan poin-poin ini dengan 10 persyaratan balasan yang diajukan oleh pihak Iran?
AI dapat membuat kesalahan, jadi periksa.
Instagram
BBC
VII. 10 Syarat dari Iran untuk Gencatan Senjata Perang Iran vs AS
Pemerintah Iran secara resmi mengajukan 10 poin proposal perdamaian (syarat) dalam perundingan dengan Amerika Serikat (AS) yang dimediasi oleh Pakistan di Islamabad pada April 2026.
Berikut adalah 10 syarat yang diajukan Iran:
- Jaminan Non-Agresi: Larangan segala bentuk serangan atau ancaman militer di masa depan terhadap Iran dan sekutunya.
- Kontrol Selat Hormuz: Pengakuan atas kontrol penuh Iran terhadap lalu lintas dan keamanan di Selat Hormuz.
- Pengakuan Hak Pengayaan Nuklir: AS harus menerima dan mengakui hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium untuk tujuan sipil.
- Penghapusan Sanksi Primer: Pencabutan seluruh sanksi ekonomi utama (primer) yang dijatuhkan AS terhadap Iran.
- Penghapusan Sanksi Sekunder: Penghapusan sanksi terhadap pihak ketiga (negara atau perusahaan lain) yang menjalin hubungan ekonomi dengan Iran.
- Penghentian Resolusi PBB: Pembatalan seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB yang bersifat menghukum atau membatasi Iran.
- Penghentian Resolusi IAEA: Penghentian seluruh resolusi dan investigasi dari Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terhadap program nuklir Iran.
- Kompensasi Kerusakan: Pembayaran ganti rugi atas kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi yang dialami Iran akibat serangan militer serta sanksi.
- Penarikan Pasukan AS: Penarikan seluruh pasukan tempur dan militer Amerika Serikat dari wilayah Timur Tengah.
- Penghentian Perang di Semua Lini: Termasuk penghentian serangan terhadap sekutu Iran di kawasan, seperti Hizbullah di Lebanon.
Perundingan ini berlangsung di bawah mediasi Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dengan delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dan delegasi Iran dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai 15 syarat balasan yang diajukan oleh Amerika Serikat dalam perundingan yang sama?
You Tube
The Guardian
Instagram
VIII. Blokade Amerika.
Amerika Serikat saat ini sedang memberlakukan blokade laut terhadap Iran yang dimulai pada 13 April 2026. Tindakan ini menyusul kegagalan perundingan di Islamabad untuk mengakhiri konflik antara kedua negara.
Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS akan mencegat kapal-kapal yang masuk atau keluar dari Selat Hormuz, terutama mereka yang telah membayar tol kepada pihak Iran.
Berikut adalah poin-poin utama terkait situasi blokade tersebut:
- Tujuan Strategis:
AS berupaya melumpuhkan sumber keuangan Iran dengan mengendalikan jalur perdagangan minyak di Selat Hormuz. Blokade ini bertujuan untuk menekan Iran agar kembali ke meja negosiasi setelah ketegangan meningkat pasca berakhirnya gencatan senjata sepihak.
- Dampak di Lapangan:
2.1. Kecaman Iran:
Menteri Luar Negeri Iran menyebut blokade ini sebagai tindakan perang dan melanggar hukum internasional.
Efektivitas: Laporan menyebutkan bahwa blokade ini tidak sepenuhnya kedap; setidaknya 34 kapal tanker (sering disebut “kapal hantu”) dilaporkan berhasil menyelinap membawa minyak senilai triliunan rupiah.
2.2.Kekacauan Internal AS:
Di tengah situasi panas ini, Menteri Angkatan Laut AS, John Phelan, dilaporkan mengundurkan diri atau dipecat.
2.3. Respon Internasional:
Rusia dikabarkan menantang blokade ini dengan mengirimkan minyak ke Kuba, sementara kapal-kapal dari China juga dilaporkan masih dapat melintasi kawasan tersebut.
Blokade ini berbeda dengan sanksi ekonomi biasa karena bersifat fisik, di mana kekuatan militer digunakan untuk menghentikan arus logistik secara langsung di wilayah perairan.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai dampak harga minyak dunia akibat blokade di Selat Hormuz ini?
You Tube
Wikipedia
IX. AS tidak didukung NATO.
Dalam Perang melawan Iran, Amerika hanya didukung oleh Israil.
Sekutu-sekutu Amerika lainya, misalnya “NATO” tidak mau mendukung Amerika karena Keputusan Perang ini tidak dimusyawarahkan dg NATO.
AS sendirian dalam Perang Iran vs AS/Israil. Sekutu AS, NATO tidak mau membantu AS karena keputusan perang ini dibuat tanpa musawarah dengan anggota NATO lainya.
Negara-negara Anggota NATO.
Hingga tahun 2024, NATO (North Atlantic Treaty Organization) memiliki total 32 negara anggota. Penambahan anggota terbaru adalah Swedia, yang resmi bergabung pada 7 Maret 2024.
Berikut adalah daftar lengkap negara anggota NATO berdasarkan alfabet:
Negara Anggota NATO (2024) :
- Albania
- Amerika Serikat
- Belanda
- Belgia
- Britania Raya (Inggris)
- Bulgaria
- Denmark
- Estonia
- Finlandia (bergabung 2023)
- Hungaria
- Islandia
12.bItalia
13.Jerman
14.Kanada
15.Kroasia
16.Latvia
17.Lituania
18.Luksemburg
19.Makedonia Utara
20.Montenegro
21.Norwegia
22.Prancis
23.Polandia
24.Portugal
25.Republik Ceko
26.Rumania
27.Slovakia
28.Slovenia
29.Spanyol
30.Swedia (anggota terbaru, bergabung 2024)
31.Turki
32.Yunani
Informasi resmi mengenai profil setiap negara anggota dapat Anda akses melalui situs resmi NATO.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai proses bergabungnya negara tertentu atau peran masing-masing anggota dalam aliansi ini?
USA Facts
Britanica
X. Penutup.
Kita lihat dan kita cermati perkembangan Perang Iran vs AS/ Israil ini.
Akankah perang ini bisa segera berakhir atau sebaliknya justru akan meluas yang bisa menciptakan Perang Dunia ke 3.
Jika Iran didukung oleh China dan Rusia untuk melawan AS dan Israil tentu eskalasi perang bisa semakin meluas.
Wallahu a’lam bish-shawab
( وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ )
“Dan Allah lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya”.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
“Dan semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepada anda semua”.
Wa-ssalāmu ʿalaykum wa-raḥmatu-llāhi wa-barakātuhū
Pukul 07.15 WIB.
Jum’at,
6 Zulkaiddah 1447 H /
24 April 2026 M.
Friday, 24th April 2026 AD.
Friday, April 24th, 2026 AD
Rewritten by Adi Purnomo bin Mughofir bin Haji Jalal Makhali bin Haji Rais bin Haji Ilyas.
Jalan Marditani No 33.
RT 04 / RW 01, Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ( East Java ), Indonesia.
Phones : 0823 3863 5057 / 0813 9331 756
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
