JANGAN PERNAH MALU MENEBARKAN KEBAIKAN

Oleh Djuwari Syaifudin, Wasek Bidang Pengembangan dan Pembinaan Daerah DDII Jatim”

Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Kebaikan adalah perbuatan mulia—sekecil apapun—yang dilakukan dengan tulus ikhlas akan membawa dampak positif bagi sesama dan lingkungan, sekaligus bentuk ibadah yang mendatangkan keberkahan. Kebaikan dapat diwujudkan melalui yang senyum tulus, membantu tanpa diminta, berbagi ilmu, mendengarkan empati, serta bersedekah. Tindakan ini memuliakan diri, menciptakan energi positif, dan memperbaiki lingkungan sosial.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Artinya: “Barangsiapa berbuat kebaikan sebesar zaroh pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan sebasar zaroh pun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya pula.” QS. Al Zaljalah 7- 8

Buya Hamka, tafsir Al Azhar Surat Az-Zalzalah ayat 7-8 menegaskan prinsip keadilan Allah yang absolut pada hari kiamat. Setiap amal, sekecil zarah (atom/debu) pun, akan diperlihatkan balasannya. Hamka menekankan bahwa tidak ada perbuatan, baik maupun buruk, yang luput dari pengawasan dan pertanggungjawaban di akhirat.

Sedangkan Quraish Shihab dalam Al Mishbah menekankan bahwa Surat Az-Zalzalah ayat 7-8 menegaskan keadilan mutlak Allah SWT. Setiap perbuatan manusia, baik kebaikan maupun kejahatan, sekecil zarrah (atom/debu) akan mendapat balasan yang setimpal. Tidak ada amal yang sia-sia, sehingga manusia diingatkan untuk tidak meremehkan amal kecil.

Allah Ta’ala sudah menetapkan bahwa siapa pun yang melakukan perbuatan baik, akan mendapatkan balasan atas kebaikannya di dunia sebelum di akhirat kelak. Hal ini sebagaimana firman-Nya,
لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ

“Bagi orang-orang yang berbuat baik memperoleh balasan kebaikan di dunia.” (QS. Az-Zumar: 10)

Allah Ta’ala juga berfirman,

هَلْ جَزَآءُ ٱلْإِحْسَٰنِ إِلَّا ٱلْإِحْسَٰنُ

“Tidak ada balasan kebaikan, kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar-Rahman: 60

Seburuk apa pun engkau, jangan pernah malu menebarkan kebaikan walaupun hanya sedikit. Karena sekecil apa pun cahaya, ia akan dapat menerangi kegelapan yang amat pekat.

Karena ketika engkau melakukan kebaikan walau sekecil apa pun akan sangat berarti di mata Allah. Dan Allah akan tersenyum padamu meski banyak keburukan yang telah engkau lakukan.

Begitulah kebaikan, walaupun sedikit namun bisa menutup banyaknya keburukan, dan membuka pintu hidayah kepada siapa saja yang mengerjakan kebajikan.

Teruslah menebarkan kebaikan, meskipun tidak semua manusia dapat menerimanya.

Karena, ini tentang engkau dan Sang Maha Pencipta, bukan tentang engkau dan mereka para manusia.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *