Oleh Muhammad Hidayatulloh, Ketua Biro Kaderisasi Ulama DDII Jatim dan penulis buku: Geprek Series (4 judul) serta Seri Epistemologi Qur’ani (6 judul)
Dewandakwahjatim.com, Mojokerto — Pendidikan yang baik tidak hanya berbicara tentang proses pembelajaran, tetapi juga tentang kemampuan membaca hasilnya secara objektif. Atas dasar itu, SMA PPIC eLKISI Mojokerto mulai menerapkan try out akademik berkala sebagai bagian dari ikhtiar memetakan kemampuan siswa sekaligus memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai target yang ditetapkan.
Try out perdana dilaksanakan pada Ahad, 30 Agustus 2026, diikuti 107 siswa. Pada pelaksanaan awal, materi evaluasi mencakup tiga mata pelajaran wajib, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Kepala SMA PPIC eLKISI, Ust. Arief Setiawan, M.Pd., menjelaskan bahwa try out dirancang bukan semata-mata untuk memperoleh nilai, melainkan sebagai sarana membaca perkembangan akademik siswa.
“Yang ingin kita lihat bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana kemampuan siswa secara keseluruhan. Dari evaluasi ini dapat diketahui materi yang sudah tercapai dan bagian mana yang masih membutuhkan penguatan,” ujarnya.
Hal tersebut menjadi penting karena setiap proses pendidikan membutuhkan evaluasi dan tindak lanjut. Tanpa evaluasi, keberhasilan pembelajaran sulit diukur secara objektif; sementara tanpa tindak lanjut, hasil evaluasi berisiko berhenti sebatas angka.
Waka Kurikulum SMA PPIC eLKISI, Ust. Iskandar, S.Pd.I., mengatakan bahwa program tersebut diarahkan menjadi bagian dari budaya akademik sekolah. Evaluasi yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu sekolah membaca kebutuhan siswa dengan lebih tepat sekaligus menjadi bahan perbaikan dalam proses pembelajaran.
Ke depan, cakupan try out juga akan diperluas dengan memasukkan mata pelajaran pilihan. Sekolah merencanakan pelaksanaan try out secara rutin setiap pekan, sehingga perkembangan kemampuan akademik siswa dapat dipantau secara berkelanjutan.
Bagi SMA PPIC eLKISI, langkah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengukuran, pemetaan, dan perbaikan berkelanjutan.
Sebab dalam pendidikan, mengetahui bahwa seorang siswa belum mencapai suatu kompetensi bukanlah sebuah kegagalan. Justru dari sanalah guru memperoleh informasi penting: bagian mana yang harus diperbaiki, strategi apa yang perlu diubah, dan bagaimana membantu siswa melangkah lebih jauh.
Dengan semangat tersebut, try out di SMA PPIC eLKISI diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk menumbuhkan budaya belajar yang terukur, reflektif, dan berorientasi pada perkembangan setiap siswa.
Admin: Biro Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
