Hikmah Dzikir Rodhitu Billahi Robba Pagi dan Sore

Oleh Murtadlo, Alumni Ponpes YTP Kertosono

Dewandakwahjatim.com, Sulawesi Selatan – –

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ قَالَ رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا، وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ. رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَمُسْلِمٌ

Artinya:
“Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabiku dan Rasulku maka wajib baginya masuk surga.” (HR. Abu Dawud)

Penjelasan

Makna Dzikir Rodhitu Billahi Robba

Dzikir ini adalah salah satu dzikir yang sangat agung, yang diajarkan Rasulullah SAW untuk dibaca setiap pagi dan petang. Di dalamnya terkandung tiga keridhaan yang menjadi pondasi keimanan seorang muslim.

a. Rodhitu Billahi Robba (Aku Ridha Allah Sebagai Tuhanku):
Artinya kita menerima dan rela bahwa hanya Allah yang menciptakan, mengatur, memberi rezeki, dan yang berhak disembah. Ridha berarti tidak mengeluh atas takdir Allah, selalu bersyukur saat diberi nikmat dan bersabar saat diberi ujian. Jika kita sudah ridha Allah sebagai Rabb, maka kita tidak akan menyembah selain-Nya.

b. Wa Bil Islami Diina (Islam Sebagai Agamaku):
Artinya kita rela dan bangga menjadikan Islam sebagai satu-satunya jalan hidup. Kita menerima semua aturan Islam, baik itu Al-Qur’an maupun Sunnah, baik itu perintah shalat, puasa, maupun larangan-larangannya. Tidak setengah-setengah dalam beragama dan tidak malu menunjukkan keislaman.

c. Wa Bi Muhammadin Nabiyya wa Rasuula (Muhammad Sebagai Nabi dan Utusan):
Artinya kita ridha dan menerima Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dan teladan hidup kita. Kita percaya apa yang beliau sampaikan, menaati perintahnya, dan mengikuti sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan:
Barang siapa yang mengucapkan kalimat ini dengan hati yang jujur, yakin, dan ikhlas, bukan hanya di lisan saja, maka Rasulullah SAW menjanjikan wajib baginya Surga. Karena kalimat ini adalah ringkasan dari seluruh ajaran Tauhid. Maka dari itu, dianjurkan untuk membaca dzikir ini setiap pagi 3x dan petang 3x.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *