Laporan: Biro Kominfo Dewan Da’wah
Dewandakwahjatim, PROBOLINGGO’ – Melalui Musyawarah Daerah DDII ke-2 Kota Probolinggo Drs M.Suhadak MHI kembali mendapat tanggung jawab pimpin ormas Islam itu untuk masa khidmat 2026-2031. Acara ini diselenggarakan di Masjid Al Hidayah, Jl Basuki Rahmat, Kota Probolinggo, Ahad (6/9/2026).
Keputusan itu diambil melalui rapat singkat formatur yang terdiri dari Ahmad Said Baharmus,, Teguh Prasetyo, Suparjak, Bambang Nugraha, dan Akbar Muzaki yang mewakili DDII Jatim sesuai dengsn mekanisme prmilihsn berdasarkan AD ART.
Selain Ketua, formatur juga menyepakati memilih Sekretaris DDII Kota Probolinggo Budiono Sudarmaji dan Bendahara Ir Basuki Djamansyah. Sedangkan Majelis Pertimbangan dipercayakan kembali kepada Dr Nur Hasan SH.MHum (Ketua) dan H. Teguh Soesatiyo (Sekretaris).
Secara terpisah juga dilakukan rapat singkat Muslimat Dewan Dakwah Kota Probolinggo yang dipandu Ketua Muslimat DDII Jatim. Dr Rohmatin. Disepakati Ketua Muslimat DDII Kota Probolinggo 2026-2031 Nur Isnaini dan Sekretaris Isnuwarin.
Ketua DDII Provinsi Jatim Dr Fathur Rohman mengaku terharu dengan semangat pengurus DDII Kota Probolinggo. Meskipun banyak di antaranya sudah betumur, namun pengabdiannya pada dakwah luar biasa. “Periode mendatang ustad Suhadak harus banyak merekrut anak-anak muda untuk proses regenerasi yang matang,” sarannya.
Pemangku PP elKisi Mojokerto itu juga mengingatkan kembali para aktivis dakwah agar sungguh-sungguh memperjuangkan kemaslahatan umat. Dengan mengutip QS At Taubah ayat 41, Kiai Fathur berharap agar terus berjuang baik di kala berat maupun ringan.
“Berjuang itu jangan sak kobere. Nek gak kober dikober-koberne. Nek gak sempat disempat-sempatne. Nek ngantuk dimelek-melekne. Itu baru pejuang sejati,” tandasnya.
Sementara itu Suhadak yang merasa “sangat berat” memikul kembali amanah memimpin Dewan Dakwah Kota Probolinggo itu nengajak kawan-kawan seperjuangan agar senantiasa menyatukan langkah dan kompak untuk periode mendatang. Pensiunan Kemenag Kota Probolinggo ini juga beharap saran dan kritik yang konstruktif demi perbaikan bersama.
Pada kesempatan yang sama formatur juga memberikan pesan beberapa Biro yang harus dibentuk dalam struktur kepengurusan baru. Di antaranya Biro Wakaf dan Biro Pengembangan Daerah. Hal ini selaras dengan dimilikinya 2 wakaf tanah yang salah satunya direncanakan untuk pembangunan gedung sekretariat.***
Admin: Kominfo DDII Jatim
