Mengenang dan Menyambut Hari Kelahiran Rasullullah, Nabi Muhammad SAW.

Oleh Adi Purnomo, Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi

Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Tanggal 12 Rabiul Awwal 1448 H nanti, bersamaan dengan tanggal 25 Agustus 2026 M – Ummat Islam akan mengenang dan memperingati Hari Maulid Nabi ( Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW ).

Melalui tulisan ini dan melalui “Media Dakwah Digital Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Propinsi Jawa Timur”, mari kita ingat kembali ,”Nasab dan Keluarga Nabi Muhammad SAW.

NASAB dan KELUARGA NABI.

NASAB NABI Muhammad SAW .

Ada tiga bagian tentang nasab Nabi SAW :

  1. Bagian yg disepakati kebenaranya oleh para pakar biografi dn nasab, yaitu sampai ADNAN.
  2. Bagian yang mereka perselisihkan, yaitu antra nasab yg tidak diketahui secara pasti dan nasab yang harus dibicarakan, tepatnya Adnan ke atas hingga Ibrahim A.S.
  3. Bagian yg sama sekali tidak diragukan bahwa di dlmnya ada hal-hal yang tidakbbenar, yaitu Ibrahim AS ke atas hingga Adam A.S.

Di bagian terdahulu sdh disinggung sedikit ttg masalah ini. Inilah rincian dari tiga bagian tsb.

Bagian pertama ini setidaknya ada 20 nama, diawali dg ayah beliau :

  1. Ayah beliau : Abdullah.
  2. Kakek :
    Abdul Mutholib
  3. Kakek Buyut Hasyim,dst
    .
    Bagian pertama :

1.Muhammad, bin
2. bin Abdullah
3. bin Abdul Mutholib
( yg namanya Syaibah),
4. bin Hasyim (yg namanya Amru),
5. bin Abdu Manaf ( yg namanya Al-Mughiroh),
6. bin Qushay (yg namanya Zaid),
7. bin Kilab,
8. bin Murrah,
9. bin Ka’b,
10. bin Lu’ay,
11. bin Ghalib,
12. bin Fihr (yg berjuluk Quraisy dn menjadi cikal bakal nama kabilah),
13. bin Malik,
14. bin An-Nadhr (yg namanya Qais),
15. bin Kinanah,
16. bin Khuzaimah,
17. bin Mudrikah (yg namanya Amir),
18. bin Ilyas,
19. bin Mudhar,
20. bin Nizar,
21. bin Ma’ad,
22. bin Adnan. (Lihat Sirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, I/1-2; Rahmat Lil ‘-alamin, 2/11-14, 52.)

Bagian ke dua ada 40 nama dimulai dari : Adnan s.d. NabI Ibrahim,AS.

Bagian ke 2:

  1. Adnan dst, yaitu
  2. bin Udad,
  3. bin Hamaisa’,
  4. bin Salaman,
  5. bin Aush,
  6. bin Bauz,
  7. bin Qimwal,
  8. bin Ubay,
  9. bin Awwam,
  10. bin Nasyid,
  11. bin Haza,
  12. bin Baldas,
  13. bin Yadlaf,
  14. bin Tabikh,
  15. bin Jahin,
  16. bin Nahisy,
  17. bin Makhi,
  18. bin Aidh,
  19. bin Abqar,
  20. bin Ubaid,
  21. bin Ad-Da’a,
  22. bin Hamdan,
    23.bin Sinbar,
  23. bin Yatsribi,
  24. bin Yahzan,
  25. bin Yalhan,
  26. bin Ar’awy,
  27. bin Aid,
  28. bin Daisyan,
  29. bin Aishar,
  30. bin Afnad,
  31. bin Aiham,
  32. bin Muqshir,
  33. bin Nahits,
  34. bin Zarih,
  35. bin Sumay,
  36. bin Muzai,
  37. bin Iwadhah,
  38. bin Aram,
  39. bin Qaidar,
  40. bin Ismail,A.S
    42.bin Ibrahim A.S.

(Lihat Al-Allamah Muhammad Sulaiman Al-Mashurfury telah menghimpun bagian dari nazab ini berdasarkan riwayat Al-Kalbi dn Ibnu Sa’d , setelah mengadakan penelitian yang mendetail.

Lihat Rahmah Lil’-alamin , 2/ 14-17.

Ada perbedaan pendapat yang mencolok tentang masalah ini di berbagai sejarah.)

Bagian ke tiga :

ada 20 nama dimulai dari NabIbrahim ,A.S. s.d. Nabi Adam, A.S.

Bagian 3 :

  1. Ibrahim dst, yaitu
  2. bin Tarih (yg namanya Azar),
  3. bin Nahur,
  4. bin Saru’ atau Sarugh,
  5. bin Ra’u,
  6. bin Falakg,
  7. bin Aibar,
  8. bin Dyalakg,
  9. bin Arfakgsyad,
  10. bin Sam,
  11. bin Nuh AS,
  12. bin Lamk,
  13. bin Matausyalakh,
  14. bin Akhnukh atau Idris AS,
  15. bin Yard,
  16. bin Mahla’il,
  17. bin Qaiban,
  18. bin Yanisha,
  19. bin Syaits,
  20. bin Adam AS.

Keluarga Nabi.

Dlm Kitab Shiroh karya Syaikh Al Mubarakfury ada 3 nama :

  1. Hasyim, kakek buyut Nabi, S.A.W.
  2. Abdul Mutholib, Kakek Nabi,S.A.W.
  3. Abdullah, ayah Nabi, S.A.W.

Keluarga Nabi SAW dikenal dengan sebutan keluarga Hasyimiyah, yang dinisbatkan kepada kakeknta, “Hasyim bin Abdu Manaf”. Oleh krn itu ada baiknya jika menyebutkan sekilas ttg keadaan Hasyim dan keturunan sesudahx.

  1. Tentang Hasyim, kakek buyut Nabi, S.A.W dn Keturunanya.

Sebagaimana yang sudah
disebutkan diatas, Hasyim adalah orang yang memegang urusan air minum dn makanan dari bani Abdu Manaf mengikat perjanjian dg Bani Abdi-Dar dalam masalah pembagian kedudukan diantara keduanya. Hasyim sendiri adalah orang kaya raya yg terhormat.

Dialah orang pertama yang memberikan remukan roti bercampur kuah kepada orang-orang yang menunaikan haji di Makkah.

Nama aslinya adalah Amru. Dia dipanggil Hasyim krn suka meremukan roti. Dia juga orang pertama yang membuka jalur perjalanan dagang dua kali dlm sethun bagi orang-orang Quraisy , yaitu sekali pada musim dingin dan sekali pada musim kemarau.

Seorg penyair berkata tentang hal ini.

“Amru yang meremukan roti bagi kaumnya, kaum Mekah yang tertimpa musim kering kerontang, dia ditempatkan dua kali perjalanan untuk niaga,
Sekali perjalanan untuk kemarau dn penghujan”.

Diantra momen kehidupannya, dia pernah pergi ke Syam untuk berdagang. Setiba di Madinah, dia menikahi Salma binti Amru, dari Bani Adi bin An-Najjar dan menetap disana bersama istrinya itu. Lalu dia melanjutkan perjalanan ke Syam, sementara istrinya tetap bersama keluarganya, yg saat itu sdg mengandung anaknya, Abdul Mutholib.

Namun Hasyim meninggal dunia setelah menginjakan kaki di Palestina. Sementara Salma melahirkan Abdul Mutholibh pd th 497 M, dengan nama Syaibah, karena ada rambut putih (uban) di kepalanya.

Adapun pengasuh selanjutnya diserahkan bapak Salma di Yastrib. Sementara tak seorangpun dari kluarga Hasyim di Makah yang merasakan kehadiran Abdul Muthib.

Hasyim punya 4 putra :

  1. Asad,
  2. Abu Shaifi,
  3. Nadhlah dn
  4. Abdul Muthalib;
    dan 5 putri :
  5. Asy-Syifa’ ,
  6. Khalidah,
  7. Dhaifah,
  8. Ruqayyah dn
  9. Jannah.

( Shirah An-Nabawiyah, Ibnu Hisyam, I/2-4, Talqihu Fuhumi Ahlil-Atsar, hal 6 ; Khulasatus-Sair, Ath-Thabari, hal 6 ; Rahmah Lil-alamin, 2/8.

Ada perbedaan dalam menyebutkan nama-nama ini dan ada pula sebagian yang tidak disebutkan.

Demikian sekilas tentang Nasab dan Keluarga Nabi Muhammad SAW, terutama kisah dan riwayat Kakek Buyut Nabi Muhammad SAW yg bernama , ” HASYIM”.

InsyaAllah, lain kali kita lanjut kisah dan riwayat Keluarga Nabi yang lain.

Tulisan ini bersumber dari,

“Kitab Shiroh Nabawiyah karya Syeikh Syafiurrahman Al Mubarakfurry”

Kitab yang menjadi Juara 1 dalam Lomba Penulisan Shiroh Nabawiyah yang diadakan oleh Rabithah Al A’lam Al Islamiyah.

Pukul 22.40.
Sabtu,
9 Rabiul Awwal 1448 H. /
22 Agustus 2026 M.

Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Bumi Kampus UNPAD, ITB dan IPDN.

Ditulis kembali oleh Adi Purnomo bin Mughofir bin Haji Jalal Makhali bin Haji Rais bin Haji Ilyas, lare Banyuwangi yang sedang Travelling di Jawa Barat dan Jakarta. Afwan

“Jazakumullah khairan wa barakallahu fiikum”.

جَزَاكُمُ اللّٰهُ خَيْرًا وَبَارَكَ اللّٰهُ فِيكُمْ

Jazakumullah khairan

Semoga Allah membalas anda semua dengan kebaikan.

Wa barakallahu fiikum

Dan semoga Allah memberkahi anda semua.

آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *