Oleh Sudono Syueb, Pengurus DDII Bidang Kominfo
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – lstigfar bukan hanya sekadar kalimat permohonan ampunan atas dosa, melainkan sebuah kunci pembuka pintu-pintu kebaikan dan solusi untuk seluruh permasalahan hidup manusia baik politik, ekonomi, sosial, budaya, kesehatan dan lingkungan hidup.
Allah SWT dan Rasulullah SAW menjanjikan berbagai keutamaan luar biasa bagi umat Muslim yang merutinkan (melazimkan) istigfar, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat.
- Solusi Masalah Sosial dan Ekonomi
Orang yang merutinkan istigfar akan diberikan jalan keluar yang tidak terduga dari setiap masalah finansial maupun beban pikiran. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang melazimkan (merutinkan) istigfar, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).
- Kunci Kemakmuran Dunia
Dalam Al-Qur’an Surat Nuh ayat 10-12, Allah menjelaskan kisah Nabi Nuh yang menyeru kaumnya untuk beristigfar demi mendatangkan kesejahteraan duniawi:
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ غَفَّا رًا
“maka aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun,”
(QS. Nuh 71: Ayat 10)
Menurunkan hujan yang lebat (mengatasi kekeringan).
Melimpahkan harta kekayaan.
Memberikan keturunan atau anak-anak.
Menyuburkan perkebunan dan mengalirkan sungai-sungai.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يُّرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَا رًا
“niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,”
(QS. Nuh 71: Ayat 11)
وَّيُمْدِدْكُمْ بِاَ مْوَا لٍ وَّبَنِيْنَ وَيَجْعَلْ لَّـكُمْ جَنّٰتٍ وَّيَجْعَلْ لَّـكُمْ اَنْهٰرًا
“dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.””
(QS. Nuh 71: Ayat 12)
- Penolak Bala, Azab, dan Bencana
Istigfar bertindak sebagai benteng perlindungan atau perisai umat dari hukuman dan marabahaya di dunia. Allah SWT berfirman:
وَمَا كَا نَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَ نْتَ فِيْهِمْ ۗ وَمَا كَا نَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka memohon ampun (beristigfar).” (QS. Al-Anfal: 33).
- Menghapus Dosa dan Menggugurkan Sifat Penyakit Hati
Setiap manusia pasti melakukan kesalahan. Istigfar merupakan obat penawar utama untuk membersihkan noda hitam di dalam hati akibat perbuatan maksiat. Imam Qatadah pernah menyampaikan bahwa Al-Qur’an telah menunjukkan penyakit manusia adalah dosa, dan obat penyembuhnya adalah istigfar.
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ، غُفِرَتْ ذُنُوبُهُ”.
Nabi Muhammad ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan (Astaghfirullahal-ladzi la ilaha illa huwal-hayyul-qayyum wa atubu ilaih): ‘Aku memohon ampun kepada Allah yang tiada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya’, maka dosa-dosanya akan diampuni.”
- Menambah Kekuatan Fisik dan Jiwa (Politik dan Kesehatan)
Rutin beristigfar dan bertobat terbukti dapat mendatangkan energi positif serta melipatgandakan kekuatan dalam menghadapi rutinitas kehidupan yang berat. Hal ini tercantum dalam Surat Hud ayat 52 yang berbunyi:
وَيٰقَوْمِ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوْبُوْۤا اِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَا رًا وَّيَزِدْكُمْ قُوَّةً اِلٰى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِيْنَ
“Dan (Hud berkata), “Wahai kaumku! Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras, Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa.”
Admin:;Kominfo DDII Iatim
