Oleh Djuwari Syaifudin, Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan dan Pembinaan Daerah DDII Jatim
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Dulu ketika belajar di Madrasah kecil di Desa Pagu Wates Kediri, ustadz menerangkan bahwa dalam Al Qur’an itu ada huruf yang menarik, karena bila dicari dalam kamus jelas tidak menemukan artinya. Seperti Alif, Lam, Mim. Alif itu apa artinya, Lam itu apa artinya dan Mim itu apa artinya. Karena itu huruf lepas atau yang belum bermakna. Sekarang baru tahu setelah belajar Ulumul Qur’an bahwa huruf huruf tersebut di sebut huruf Muqotta’at (خروف مقطعات) huruf terputus
Dalam mempelajari Al Qur’an dan keagunganya, mari kita lihat fakta bahwa ada 114 surat dalam Al-Quran. Seperempat dari angka 114 surat adalah 28,5 surat. Bila dibulatkan menjadi 29. Nah, kebetulan secara tepat ada 29 surah dalam Al-Quran yang memiliki huruf-huruf muqatta’at, (حروف مقطعات ), yang artinya huruf-huruf yang terputus. Para sarjana orientalis, yang melihat dan mempelajarinya dari sudut pandang bahasa lain, menyebutnya sebagai huruf mistis, huruf misterius, huruf terputus, atau semacamnya. Tapi dalam bahasa Arab ini disebut huruf-huruf muqatta’at (حروف مقطعات ) atau huruf-huruf nuraniyyah (huruf yang bercahaya). Namun tak seorang pun yang mengetahui artinya. Di sini kita menemukan bahwa ada penjajaran matematis yang menghubungkan semuanya.
Ketika membaca Al-Qur`an, kita menemukan pada surah kedua (Al Baqoroh) Alif, Lam, Mim di awal di awal surat. Pada surah ketiga juga ada, tapi pada surah keempat tidak ditemukan. Begitu juga pada surah kelima. Banyak surat yang tidak memilikinya. Lalu secara berturut-turut kita menemukan hal yang sama pada surah ke-11, 12, 13, 14, dan 15. Semuanya memilikinya. Mengapa, beberapa surah memilikinya dan surah-surah tidak memilikinya? Dan berapa banyak surah yang memilikinya?
Banyak sekali surah yang memuat huruf huruf Muqatta’at ini. Faktanya baru sekarang, saat kita mempelajari Al-Quran secara detail di zaman modern dengan sistem komputer modern dan sebagainya, kita bisa melihat pola-pola matematika ini. Itu menarik karena ternyata seperempat dari jumlah keseluruhan surah dalam Al-Quran dimulai dengan huruf-huruf Muqatta’at
Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
ﻫُﻮَ ﭐﻟَّﺬِﻯٓ ﺃَﻧﺰَﻝَ ﻋَﻠَﻴۡﻚَ ﭐﻟۡﻜِﺘَـٰﺐَ ﻣِﻨۡﻪُ ﺀَﺍﻳَـٰﺖٌ۬ ﻣُّﺤۡﻜَﻤَـٰﺖٌ ﻫُﻦَّ ﺃُﻡُّ ﭐﻟۡﻜِﺘَـٰﺐِ ﻭَﺃُﺧَﺮُ ﻣُﺘَﺸَـٰﺒِﻬَـٰﺖٌ۬ۖ ﻓَﺄَﻣَّﺎ ﭐﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻓِﻰ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢۡ ﺯَﻳۡﻎٌ۬ ﻓَﻴَﺘَّﺒِﻌُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﺗَﺸَـٰﺒَﻪَ ﻣِﻨۡﻪُ ﭐﺑۡﺘِﻐَﺎٓﺀَ ﭐﻟۡﻔِﺘۡﻨَﺔِ ﻭَﭐﺑۡﺘِﻐَﺎٓﺀَ ﺗَﺄۡﻭِﻳﻠِﻪِۦۗ ﻭَﻣَﺎ ﻳَﻌۡﻠَﻢُ ﺗَﺄۡﻭِﻳﻠَﻪُ ۥۤ ﺇِﻟَّﺎ ﭐﻟﻠَّﻪُۗ ﻭَﭐﻟﺮَّٲﺳِﺨُﻮﻥَ ﻓِﻰ ﭐﻟۡﻌِﻠۡﻢِ ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﺀَﺍﻣَﻨَّﺎ ﺑِﻪِۦ ﻛُﻞٌّ۬ ﻣِّﻦۡ ﻋِﻨﺪِ ﺭَﺑِّﻨَﺎۗ ﻭَﻣَﺎ ﻳَﺬَّﻛَّﺮُ ﺇِﻟَّﺎٓ ﺃُﻭْﻟُﻮﺍْ ﭐﻟۡﺄَﻟۡﺒَـٰﺐِ
Dia-lah yang menurunkan Al Kitab [Al Qur’an] kepada kamu. Di antara isinya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur’an dan yang lain [ayat-ayat] mutasyaabihaat . Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran [daripadanya] melainkan orang-orang yang berakal. (Q.S.I Ali-Imran: 7).
Setiap surat yang dibuka dengan huruf-huruf ini pasti disebutkan di dalamnya kemenangan al-Qur’an dan penjelasan tentang kehebatan dan kebesarannya . Hal itu dapat diketahui melalui penelitian. Itulah yang ditemui dalam 29 surat. Misalnya:
ﺍﻟٓﻢٓ – ﺫَٲﻟِﻚَ ﭐﻟۡڪِﺘَـٰﺐُ ﻟَﺎ ﺭَﻳۡﺐَۛ ﻓِﻴﻪِۛ ﻫُﺪً۬ﻯ ﻟِّﻠۡﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ
Alif laam miim (1) Kitab [Al Qur’an] ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa (2) [Q.S. Al-Baqarah: 1-2].
ﺍﻟٓﻢٓ ( ١ ) ﭐﻟﻠَّﻪُ ﻟَﺎٓ ﺇِﻟَـٰﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ﭐﻟۡﺤَﻰُّ ﭐﻟۡﻘَﻴُّﻮﻡُ ( ٢ ) ﻧَﺰَّﻝَ ﻋَﻠَﻴۡﻚَ ﭐﻟۡﻜِﺘَـٰﺐَ ﺑِﭑﻟۡﺤَﻖِّ ﻣُﺼَﺪِّﻗً۬ﺎ ﻟِّﻤَﺎ ﺑَﻴۡﻦَ ﻳَﺪَﻳۡﻪِ ﻭَﺃَﻧﺰَﻝَ ﭐﻟﺘَّﻮۡﺭَٮٰﺔَ ﻭَﭐﻟۡﺈِﻧﺠِﻴﻞَ (٣)
Alif laam miim . (1) Allah, tidak ada Tuhan [yang berhak disembah] melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya (2) Dia menurunkan Al Kitab [Al Qur’an] kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, (3)[Q.S. Ali-Imran: 1-3].
الۤمّۤصۤۚ كِتٰبٌ اُنْزِلَ اِلَيْكَ فَلَا يَكُنْ فِيْ صَدْرِكَ حَرَجٌ مِّنْهُ لِتُنْذِرَ بِهٖ وَذِكْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ
Alif laam miim shaad (1) Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu [kepada orang kafir], dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. (2) [Q.S. al-A’raf: 1-2].
ﺍﻟٓﺮۚ ڪِﺘَـٰﺐٌ ﺃَﻧﺰَﻟۡﻨَـٰﻪُ ﺇِﻟَﻴۡﻚَ ﻟِﺘُﺨۡﺮِﺝَ ﭐﻟﻨَّﺎﺱَ ﻣِﻦَ ﭐﻟﻈُّﻠُﻤَـٰﺖِ ﺇِﻟَﻰ ﭐﻟﻨُّﻮﺭِ ﺑِﺈِﺫۡﻥِ ﺭَﺑِّﻬِﻢۡ ﺇِﻟَﻰٰ ﺻِﺮَٲﻁِ ﭐﻟۡﻌَﺰِﻳﺰِ ﭐﻟۡﺤَﻤِﻴﺪِ
Alif laam raa. [Ini adalah] Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, [yaitu] menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (Q.S. Ibrahim: 1).
Adapun seperempat surat dalam Al Qur’an yang di awali huruf Muqotta’at.
(1) Al Baqarah, (2) Ali Imran, (3) Al A’raaf. (4) Yunus, (5) Yusuf, (7) Ar Ra’ad, (8) lbrahim, (9) Al Hijr, (10) Maryam. (11) Thaaha. (12) Asy Syu’araa, (13) An Naml, (14) Al Qashash, (15) A1’Ankabuut, (16) Ar Ruum. (17) Lukman, (18) As Sajdah (19) Yasin, (20) Shaad, (21) Al Mu’min, (22) Fushshilat, (23) Asy Syuuraa. (24) Az Zukhruf (25) Ad Dukhaan, (26) Al Jaatsiyah, (27) Al Ahqaaf. (28) Qaaf dan (29) Al Qalam (Nuun).
Huruf-huruf hijaaiyyah yang terdapat pada permulaan tiap-tiap surat tersebut di atas, dinamakan ‘Fawaatihushshuwar’ artinya pembukaan surat-surat.
Surah-surah yang dimulai dengan huruf-huruf abjad ini adalah surah-surah Makiyah (diturunkan di Mekah), selain dari dua buah surah saja yang Madaniyah (diturunkan di Madinah), yaitu surah Al-Baqarah yang dimulai dengan Alif Lam Mim dan surah Ali Imran yang dimulai dengan Alif Lam Mim juga. Sedang penduduk Mekah itulah yang tidak percaya bahwa Alquran itu adalah dari Tuhan, dan mereka mendakwakan bahwa Alquran itu buatan Muhammad semata-mata.
Dan ayat-ayat lain yang menunjukkan kebenaran pendapat para ulama tersebut bagi siapa saja yang mau menelitinya.
Insyaallah bermanfaat.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
