Beberapa Masjid dan Ponpes Yang telah dirintis dan dibangun oleh Dewan Da’wah Kab. Banyuwangi.

Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – “Alhamdu lillah, Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Banyuwangi selama ini telah merintis dan membangun benerapa Masjid dan Ponpes serta memakmurkannya sebagai tempat ibadah dan pengkaderan”, tutur Ust. Adi Purnomo, S.Pd., Sekretaris Dewan Da’wah Kab. Banyuwangi

Selanjutnya Ust. Adi Purnomo menjelaskan, Masjid-masjid yang dibangun tersebut di antaranya adalah:

  1. Masjid Al Hilal 1 / Al Hilal Besar.

Peletakan Batu Pertama pembangunan masjid Wl-Hilal 1 ini oleh Ketua DD Jatim waktu itu, KH Misbah Allahu yarhamhu.

Di Banywangi juga ada Masjid/ Mushola Al Hilal (2) yg dibangun oleh H Agus Iskandar dan kluarga.

  1. Masjid Baitul Amin As Sahil di Pancer, daerah Pantai Selatan Banyuwangi yg pernah dilanda Tsunami dan menjadi target operasi gerakan Pemurtadan oleh misionaris Kristen/Katolik).
    Masjid ini dibangun di era Ketua Dewan Dakwah Banyuwangi dijabat oleh KH Toha Munthoha dan Ketua Drwan Da’wah Propinsi Jatim, KH Misbach Allahu Yarhamhu.
    Masjid ini mendapat bantuan dari aghniya yang berasal dari Kuwait, namanya As Sahil. Nama donatur As Sahil ini kemudian diabadikan jadi nama Masjid dan nama TPQ yg diausuh oleh Ust. H Nur Khoiri, salah seorang pengurus Dewan Dakwah Banyuwangi.

Diatas tanah dimana sekarang telah berdiri Masjid Baitul Amin As Sahil tersebut, menurut H. Moh. Muslim, SH, anggota Majlis Syura Dewan Dakwah Banyuwangi saat ini, semula akan dibangun TK (Kristen/Katolik), melihat kondisi tersebut, Pengurus Dewan Dakwah Bamyuwangii waktu itu segera mengambil langkah dan tindakan yang strategis dengan meloby TNI AL ( ALRI) untuk minta ijin mendirikan masjid diatas tanah tersebut, karens waktu itu tanah tersebut dalam kewenangan TNI AL.

Alhamdulillah, sampai sekarang masjid As Sahil masih menjadi Pusat Da’wah Islam meskipun blm ada Da’i DD yg ditempatkan di Pancer. Pernah di tempatkan Da’i DD tapi mungkin karena tidak krasan akhirnya yang bersangkutan pulang kampung.

  1. Masjid Darus Salam, masjid Dewan Dakwah Banyuwangi yang ada di Sumber Jambe.

Di masjid Darus Salam ini msih ada mubaligh Dewan Da’wah, yaitu Ust.Jukiyanto.

Berdasarkan info dari Ust. Jukiyanto dan Ust Supriadi, Masjid Sumber Jambe pernah dpt CSR dari PT Pelindo 3 Surabaya dan Pertamina atas lobby dari KH Fathur Rahman, Ketua Dewsn Da’wah Jatim sekarang.

Masjid Darus Salam direnovasi dengan dana CSR dan juga peran serta jamaah dan warga sekitar.

Sementara itu, kata Ust. Adi, Pondok Pesantren yang dirintis dan dikelola Dewan Da’wah Kab. Banyuwangi di antaranya adalah:

  1. Pondok pesantren Minhajut Thulab.

Ponpes ini diasuh oleh KH Thoha Muntoha , Ketua Majlis Syuro dan Gus In’am Mutaqin , Wakil Ketua Dewan Da’wah Banyuwangi.

  1. Pondok pesantren Ar Raihan.

Ponpes ini diasuh oleh H. Agus Iskandar / HAI, Sekretaris Majlis Syuro Dewan Da’wah Banyuwangi

  1. Pondok pesantren Al Aziz.
    Ponpes ini diasuh oleh KH Abdul Aziz, anggota Majlis Syuro Dewan Dakwah Banyuwangi.
  2. Pondok pesesantren La Dunna.

Ponpes La Dunna ini diasuh oleh ust. H. Moh Gufron Amrullah Lc., Ketua Dewan Da’wah Banyuwangi.

  1. Modern Islamic
    Boarding School ( MIBS )

MIBS ini diasuh oleh Ust. Jamaludin Abu Ja’far, MPdI, Ketua Bidang Pendidkan, Da’wah, Antisipasi Pemurtadan dn Pendangkalan Aqidah Dewan Da’wah Bamyuwangi.

  1. Ponpes As Syibyan, Wonosobo, Srono, Banyuwangi.

Ponpes ini diasuh oleh Ust Sugiono, Bidang Pendidikan, Da’wah, Antisipasi Pemurtadan dan Pendangkalan Aqidah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *