Oleh Sigit Subiantoro, Wakil Ketua DDII Kediri
Dewandakwahjatim.com, Kediri – Pada suatu malam yang tenang, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk termenung. Wajah beliau menyimpan kegelisahan bukan karena dirinya, tetapi karena umatnya.
Beliau tahu, umat ini akan: banyak berbuat dosa, sering lalai menunda taubat.
Lalu Jibril turun dari langit, membawa kabar dari Rabb semesta alam. Jibril berkata: “Wahai Muhammad, apa yang membuatmu bersedih?”
Rasulullah menjawab dengan suara penuh kasih: “Aku memikirkan umatku, wahai Jibril. Mereka banyak berdosa, menunda taubat, dan aku takut pintu ampunan tertutup bagi mereka.”
Air mata hampir jatuh dari mata Nabi. Jibril pun berkata: “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah berfirman: ” Pintu taubat umatmu terbuka selama ruh belum sampai di tenggorokan.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama ruh belum sampai di tenggorokan.”
(HR Tirmidzi, Hasan Shahih)
Barakallahu fiikum
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
