Nasihat Sesama Santri: WALI ALLAH MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN YANG LEBIH. BUKAN MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEJAHATAN YANG LEBIH

Oleh Nurbani Yusuf,
Komunitas Padhang Makhsyar

Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Seorang bertanya kepada Syaikh Nashruddin : Apakah Wali bisa terbang ? Syaikh Nashruddin menjawab: Burung saja bisa terbang. Kemudian bertannya lagi karena penasaran: Apakah Wali bisa berjalan di atas air ? Nashruddin menjawab ringkas : Ikan saja bisa ..’.
Jadi siapa Wali Allah itu … tanyanya kian penasaran.

^****^
Apa ada yang lebih mulia dari Julaibib si buruk rupa bukan dari nashab mulia, yang menikah tapi tak pernah menikmati malam pertamanya — Ia syahid. Jenazahnya dimandikan Nabi secara khusus, dikafani, dishalatkan dan di doakan : Yaa Rabb dia adalah bagian diriku dan diriku adalah bagian dirinya’.

Seorang Perempuan saleh. Shalat malam tak pernah abstain. Rajin nderes dan mengkhatam Quran dan puasa sunah — ia manusia buruk dan tempatnya di neraka kata Nabi saw — kemudian sahabat bertanya : Kenapa ya Rasulullah ?: Karena lisannya selalu menyakiti tetangganya .. ‘.

Hawariyun sebutan untuk Pengikut Nabi Isa as yang saleh, berjalan dengan jubah dan surban menjuntai di iring para santrinya. Seorang pendosa mendekat ingin bertanya cara bertobat. Tapi Hawariyun menjauh karena namanya tak ingin tercemar sebab jalan bersama pendosa. Ia kencangkan jalannya.

Pendosa sadar diri dan berkata dalam hati. Mungkin ia tak sudi aku dekati, karena banyak dosaku. Ia pun menjauh dan berjalan pelan. Tak ingin mengotori kesucian Hawariyun yang saleh itu. Hawariyun menghindari ketemu pendosa karena takut tercemari. Pendosa menjauh karena ingin menjaga marwah sang wali.

^^^
Cucu Nabi saw As Sayid Ali Zainal Abidin rahimahullah berkata:
‘Allah menyembunyikan para wali-Nya di antara makhluk-Nya, maka jangan meremehkan siapa pun dari hamba-hamba-Nya, mungkin ia adalah wali-Nya.” (lihat Al-Fushul al-‘Ilmiyyah wal Ushul al-Hikamiyyah, Dar Al-Hawi, Cet. II, 1998, hal. 153).

Ke walian pelacur masuk surga karena memberi minum anjing haus atau kewalian pembunuh 100 orang yang belum sempat baca istighfar karena mati di perjalanan. Atau seorang wali di kalangan sahabat yang masuk surga karena tidak pernah merasa dirinya lebih baik. Allah menyembunyikan Wali-Nya dan ridha-Nya. Agar kita tak mudah meremehkan.

^^^^
Saya sebenarnya tak ingin lihat siaran picisan Trans 7 yang mencemari nama pesantren keramat dan kyai suci. Ironisnya siaran itu makin viral dan sering lewat di berandaku, karena pembelaan dan tuntutan yang sepadan. Videonya makin meluas dan menjadi tontonan banyak orang. Anjuran boikot tapi isinya tentang video yang dianggap mencemarkan — sungguh menyedihkan.

Nasehat al Qur’an untuk para wali kekasih Allah: Balaslah kejahatan dengan kebaikan yang lebih agar musuh menjadi teman yang setia — bukan kejahatan dibalas dengan kejahatan yang lebih, sebab wali Allah tak pernah membiarkan pengikutnya membalas kejahatan dengan kejahatan yang lebih … ‘.

Sumber: @nurbaniyusuf
Komunitas Padhang Makhsyar

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *