MATERI SAMBUTAN dan ARAHAN Ketum DDll Pusat pada Rakorwil DDll Jatim di Hotel Arayana, Trawas, Mojokerto

Oleh Adi Purnomo, Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi

Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Selain menceritakan pertemuan dg Presiden Prabowo bersama 16 Ormas Islam dalam arena Rakorwil DDII Jatim di Mojokerto, 13-14 September 2025, Ketum DDll Pusat, Dr. Adian Husaini, juga mengkritisi Sistem Pendidikan Nasional, Perbedaan Pemikiran Tan Malaka dg Moh Natsir, Isu Ekonomi, Isu Pemurtadan, Transmigrasi Mubaligh, Usulan 3 April SBG Hari NKRI. Isu Kemerdekaan Palestine, Isi Buku “Paradox Indonesia” karya Prabowo sblm jadi Presiden dan buku, ” Moh Natsir : Negarawan, Guru, Da’i Teladan” karya Ketum DD Pusat, DR. drh K H. Adian Husaini.

  1. Pendidikan.

Menurut Ketum DD Pusat, Sistem Pendidikan yg dipakai saat ini, dari TK sampai PT perlu ada perubahan karena Sistem Pendidikan saat ini hanya akan menghasilkan manusia-2 pekerja yg hidup hanya untuk mencari makan tidak menghasilkan manusia yg punya jiwa pejuang.

  1. Pemikiran Tan Malaka vs Pemikiran Moh Natsir .

Saat ini para pemuda Indonesia sedang dipengaruhi oleh paham Marxisme dan Sosialimenya Tan Malaka.

Boleh saja mengenal pemikiran Tan Malaka tapi jangan berhenti membaca dan mempelajari Pemikiran Tan Malaka, perlu dilanjut dg mengenal dan mempelajari Pemikiran Tokoh-2 Islam, misalnya Pemikiran Moh Natsir.

  1. Isu Ekonomi.

Sekularisme menguasai segala bidang mulai Ekonomi, Pendidikan, Politik, dll.
Untuk mengimbangi dominasi Ekonomi Kapitalis Sekuler, ummat Islam perlu membangun ekonomi yg islami mis : Koperasi Syariah, dst. Disamping itu untuk menghasilkan SDM yg tangguh dlm bidang ekonomi, ummat Islam perlu mendirikan lembaga Pendidikan Islami yg mencetak insan bertaqwa yg berjiwa entrepreneur, mis : seperti yg dilakukan Moh Natsir dan Bung Hatta dg mendirikan Sekolah Tinggi Ekonomi dan juga mendirikan Universitas yg paling tua di Indonesia, yaitu yg sekarang menjadi UII ( Universitas Islam Indonesia) di Yogyakarta .

  1. Isu Pemurtadan.

Perlu diwaspadai gerakan pemurtadan yg dilakukan oleh misionaris agama selain Islam. Dakwah Islam perlu terus ditingkatkan Krn Indonesia yg mayoritas muslim ini mendapat serangan dari agama dan ideologi lain, mis : Sekularisme, Kapitalisme, Hedonisme, Komunisme dan Atheisme.

  1. Program Transmigrasi Berperadaban.

Pemerintah membuka program Transmigrasi ke Kalimantan dan Papua bagi mubaligh; disediakan lahan 3 hektar.

  1. Usulan 3 April sebagai Hari NKRI.

Sudah ditulis surat ke Presiden, MPR dan Menteri terkait untuk penetapan 3 April sebagai Hari NKRI.

  1. Isu Kemerdekaan Palestina dan Penghentian Genosida di Gaza.

Semua ormas Islam sepakat bahwa Kemerdekaan Palestina harus segera direalisir dan Genocida di Gaza harus dihentikan.

  1. Isi Buku “Paradoks Indonesia” karya Prabowo sebelum jadi Presiden.

Di infokan bahwa Visi , Misi Presiden Prabowo masih seperti yg ditulis pada buku ” Padoks Indonesia”.

Buku ini mengkritik habis ketimpangan ekonomi yg terjadi di Indonesia.

  1. Peluang dan Tantangan Ummat Islam di Era Pemerintahan Prabowo.

Prabowo mengaku bukan sebagai muslim yg baik karena ayahx seorang Sosialis dan ibunya Kristen.
Dia memeluk Islam karena ajakan dan bisikan dari neneknya.

Meski begitu Prabowo punya komitmen yg kuat untuk mensejahterakan rakyat Indonesia yg mayoritas muslim dan menghilangkan ketimpangan dan kesenjangan Ekonomi dimana Oligarki yg rakus menguasai ekonomi Indonesia.

Dia sering bersumpah Demi Allah, tidak Takut mati menghadapi para koruptor dan olgarki yg rakus dan serakah.

Ummat Islam, bersama ormas-2 Islam yg ada di NKRI mendukung langkah-2 Presiden Prabowo .

Menurut Prof Haidar Nasir, Prabowo ini adalah pribadi yg telah selesai dg dirinya sendiri.

Sejak kecil dia SDH hidup dlm kemapanan karena keluarganya dari keluarga kaya. Skrg dia SDH sukses secara ekonomi, politik dan karir. Inilah salah satu alasan Ummat Islam mendukung Pemerintahan Prabowo

10.Isi Buku, ” Moh Nasir, Negarawan,Guru, Da’i Teladan” karya Ketum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat, DR. drh. K.H. Adian Husaini.

Diharapkan buku ini yg berisi Gagasan dan Pemikiran Moh Natsir bisa mengimbangi dan atau melengjapi bacaan para pemuda muslim dan pemuda Indonesia pada umumnya shg bisa membandingkan dg Gagasan dan Pemikiran Tan Malaka yg berbasis ideologi Marxisme dan Sosialisme yg sekarang sedang marak disosialisasikan lewat ” Tan Malaka Projek”

  1. Isu MBG (Makan Bergizi Gratis)

Ormas Islam dan Lembaga-2 Islam bisa menandatangani MOU dg Pemerintah untuk berpartisipasi dalam Program MBG.

Mudah-2an tulisan ini bermanfaat bagi para peserta Rakorwil Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia yg diadakan di Hotel Arayana Trawas, Mojokerto, 13-14 September yll, juga bagi Keuarga Besar Dewan Dakwah , Semua Ummat Islam dan siapapun yg membaca tulisan ini.

Afwan.

Barakallahu fiikum

” (بارك الله فيكم)”

“Semoga Allah memberkahimu (kalian)”.

Jazakumullah khairan katsiran”
(جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا)

“semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan yang banyak”.

Kaligondo, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur,
Sabtu, 27 Rabiul Awwal 1447 H /
20 September 2225 M
Pkl 06.45

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *