DUA ILMUWAN MUSLIM: lbnu Sina dan Abu Abdullah Muhammad bin Musa Al Khawarijmi

Oleh Adi Purnomo, Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi

Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Ibnu Sina, di Barat dan Eropa lebih dikenal dengan Avicenna, adalah Bapak Ilmu Kedokteran. Sedangkan Abu Abdullah Muhammad bin Musa Al Khawarizmi adalah Bapak Aljabar (Matematika dan Astronomi).

    طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

    Tholabul imli faridhotun ala kulli muslim.

    Artinya:

    “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Muslim)

    Para Ulama’ menerangkan bahwa kata fardhu (wajib) pada Hadist diatas dimaknai :

    1. Fardhu ‘Ain
    2. Fardhu Kifayah.

    Fardhu ‘Ain untuk menuntut Ilmu Syar’i, mis, tentang :

    1. Tauhid,
    2. Cara Ibadah : berwudhu,
    3. Sholat,
    4. Puasa,
    5. Zakat,
    6. Haji, dst.

    Fardhu Kifayah untuk menuntut Ilmu-ilmu Duniawi, sebagaimana yg dipelajari oleh dua Ilmuwan Muslim berikut ini.

    I. IBNU SINA (Avecina), Hafidz Qur’an, Bapak Ilmu Kedokteran Dunia .

    IBNU SINA, penulis kitab Al-Qanun fi al-Tibb, adalah seorang ilmuwan Muslim yang hidup pada masa Daulah Abbasiyah, bukan Daulah Umayyah.

    Ibnu Sina menulis Al-Qanun fi al-Tibb sebagai ensiklopedia kedokteran yang menjadi rujukan penting di dunia Islam dan Eropa selama berabad-abad, dan merupakan salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah kedokteran.

    Penjelasan Rinci:

    Masa Kekuasaan:

    Ibnu Sina lahir dan berkarya pada masa Kekhalifahan Abbasiyah. Daulah Umayyah adalah dinasti sebelumnya yang memerintah sebelum Daulah Abbasiyah.

    Karya monumentalnya:

    Al-Qanun fi al-Tibb (The Canon of Medicine) adalah karya monumental Ibnu Sina, sebuah Ensiklopedia Kedokteran dalam lima jilid yang membahas teori penyakit, diagnosis, pengobatan, anatomi, dan farmakologi.

    Pengaruhnya:

    Kitab ini tidak hanya menjadi rujukan utama di dunia Islam tetapi juga sangat berpengaruh dan menjadi referensi wajib di universitas-universitas Eropa hingga abad ke-17.

    Kontribusi Penting:

    IBNU SINA dianggap sebagai bapak pengobatan modern karena memperkenalkan prinsip-prinsip ilmiah seperti eksperimen, uji klinis, dan karantina dalam dunia kedokteran.

    NAMA BARAT untuk Ibnu Sina adalah Avicenna.
    Ia adalah seorang polimatik Persia yang sangat berpengaruh di Zaman Keemasan Islam, dan dikenal di Barat sebagai salah satu dokter, filsuf, dan ilmuwan paling penting di era pra-modern.

    Fakta Singkat tentang Avicenna (Ibnu Sina)

    Nama Lengkap:

    Abu Ali al-Husein bin Abdullah bin Hasan bin Ali bin Sina.

    Kelahiran:

    Sekitar tahun 980 M di Afshanah, dekat Bukhara (sekarang wilayah Uzbekistan).

    Kematian:

    Juni 1037 di Hamadan, Persia (sekarang Iran).

    Kontribusi:

    Ia adalah seorang filsuf, astronom, penulis produktif, dan dianggap sebagai Bapak Kedokteran Modern. Karyanya yang terkenal, The Canon of Medicine (Al-Qanun fi al-Tibb), menjadi teks medis standar di banyak universitas abad pertengahan.

    Panggilan Lain:

    Ia juga dijuluki “Pangeran Para Dokter” dan “Bapak Kedokteran Dunia”.

    II. Ilmuwan Muslim, Hafidz Qur’an, Bapak Aljabar (Matematika) dan Astronomi Dunia.

    Karya Al Jabr Wa Al Muqabalah adalah karya terbaik dari ilmuwan bernama Abu Abdullah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi, yang juga dikenal sebagai Bapak Aljabar.

    Meskipun karya ini lebih dikenal sebagai kontribusi di bidang matematika, Al-Khawarizmi juga memiliki kontribusi signifikan dalam bidang astronomi, seperti menyusun tabel astronomi dan memperbaiki peta dunia. 

    Berikut adalah detail lebih lanjut mengenai Al-Khawarizmi dan karyanya:

    Al-Khawarizmi dan Aljabar:

    Buku berjudul Al-Kitab Al-Mukhtasar fi Hisab Al-Jabr Wal-Muqabala (atau dikenal sebagai Kitab Aljabar) adalah karyanya yang paling monumental di bidang matematika. Dari judul buku ini lah, kata “Aljabar” berasal. Di dalamnya, ia memperkenalkan dan menjelaskan metode sistematis untuk menyelesaikan persamaan linier dan kuadrat. 

    Kontribusi di Bidang Astronomi:

    Al-Khawarizmi tidak hanya ahli dalam aljabar, tetapi juga seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh di bidang astronomi dan geografi.
    Ia menyusun tabel-tabel astronomi serta mengembangkan peta dunia berdasarkan observasi dan data yang ada pada zamannya. 

    Lingkungan Ilmu Pengetahuan:

    Al-Khawarizmi bekerja di Bayt al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaan) di Baghdad, pusat penelitian dan ilmu pengetahuan yang penting pada masa kekhalifahan Al-Ma’mun.

    Di sana, ia juga menjadi bagian dari perpustakaan khalifah dan menyebarkan pengetahuan, termasuk angka-angka dan perhitungan dari India ke dunia Islam. 

    AL JABBAR

    Aljabar adalah cabang ilmu matematika yang mempelajari simbol-simbol dan aturan untuk memanipulasi simbol tersebut.

    Aljabar menggunakan huruf atau variabel untuk mewakili bilangan dan beroperasi dengan simbol-simbol tersebut untuk memecahkan masalah.

    Aljabar berasal dari bahasa Arab “al-jabr” yang berarti “pemulihan” atau “pengembalian” menurut Dicoding Indonesia.

    Sejarah dan Konsep Aljabar:

    Aljabar pertama kali diperkenalkan oleh matematikawan Persia, Al-Khawarizmi dalam bukunya “Al-kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala” menurut Dicoding Indonesia.

    Al-Khawarizmi dianggap sebagai “Bapak Aljabar” karena kontribusinya yang signifikan dalam perkembangan ilmu ini.

    Aljabar memperluas konsep aritmetika dengan memperkenalkan variabel dan operasi aljabar selain operasi aritmetika dasar.

    Aljabar mempelajari struktur, relasi, dan kuantitas, termasuk penjumlahan, perkalian, faktor, dan akar.

    Penerapan Aljabar:

    Aljabar memiliki banyak penerapan dalam berbagai bidang, antara lain:

    1. Teknologi dan Komputasi:
      Aljabar digunakan dalam pemrograman, pengembangan perangkat lunak, dan pemodelan sistem.
    2. Bisnis dan Keuangan:
      Aljabar digunakan dalam analisis keuangan, perhitungan investasi, dan manajemen risiko.
    3. Ilmu Pengetahuan:
      Aljabar digunakan dalam berbagai bidang ilmu, seperti fisika, kimia, dan biologi.
    4. Kehidupan Sehari-hari:
      Konsep aljabar digunakan dalam perhitungan sederhana, seperti menghitung luas, volume, dan proporsi.
    5. Ilmu Falak (Astronomi):
      Al-Khawarizmi juga berkontribusi dalam bidang astronomi, termasuk membuat tabel perbintangan dan memperbaiki data astronomi.

    Unsur-Unsur Aljabar:

    1. Variabel: Simbol yang mewakili nilai yang belum diketahui (misalnya, x, y, z).
    2. Konstanta: Nilai tetap yang tidak berubah (misalnya, angka 5, -2).
    3. Koefisien: Angka yang mengalikan variabel (misalnya, dalam 3x, koefisiennya adalah 3).
    4. Suku:
      Bagian dari ekspresi aljabar yang dipisahkan oleh tanda tambah atau kurang.

    Ekspresi Aljabar:

    Gabungan variabel, konstanta, dan koefisien yang dihubungkan oleh operasi matematika.

    Contoh Ekspresi Aljabar:
    2x + 5 (dua kali x ditambah lima)
    3a – 7b (tiga kali a dikurangi tujuh kali b)
    x² + 2x – 1 (x kuadrat ditambah dua kali x dikurangi satu)

    1. Metode Penyelesaian
      . Persamaan Aljabar:
    2. Metode Eliminasi: Menghilangkan salah satu variabel untuk mencari nilai variabel lainnya.
    3. Metode Substitusi: Mengganti salah satu variabel dengan ekspresi yang ekuivalen.
    4. Metode Perkalian Silang: Digunakan untuk menyelesaikan persamaan pecahan.

    Dunia Islam pernah Unggul di bidang Sains dan Technology ( IPTEK ).
    Ketika Dunia Barat masih diliputi oleh Kebodohan, ilmuwan Muslim sudah maju di bidang IPTEK

    Mereka, Barat – belajar IPTEK dari Dunia Islam dan mengembangkannya.

    Kini saatnya Dunia Islam untuk mengejar Ketertinggalan di bidang Sains dan Tehnology.

    Di Indonesia ada ITB, ITS, dll.
    Banyak putra-putri kaum muslimin yg kuliah di PTN
    ( PTS) . Mereka bisa jadi kader ummat yg diharapkan bisa mengejar ketertinggalan ummat Islam di bidang Sains dan Tehnology. Semoga.

    Kaligondo, Genteng, Banyuwangu, Jawa Timur.

    Sabtu Wage, 6 Rabiul Awal 1447H /
    30 Agustus 2025 M
    Saturday, August 30,2025
    Pkl. 12.30

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *