Pentingnya Dakwah dan Tanggung Jawab Generasi Muda

Oleh : Alisia Yuniar Rohmah,
(Mahasiswi Akademi Dakwah Indonesia Dewan Dakwah Jatim 2024-2025)

Dewandakwahjatim.com, Mojokerto – 1. Berdasarkan pada dakwah, bahwa para pemuda harus meneruskan dakwah, artinya mereka harus menjaga amanah dengan cara yang baik untuk menyampaikan dakwah. Dakwah itu merupakan tanggung jawab yang harus terus dilanjutkan oleh generasi muda, dengan kesadaran untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan cara yang baik.

  1. Dakwah kepada Allah adalah sebab untuk menyelamatkan manusia dari api neraka, dan lihatlah di tempat dakwah yang ada, di mana orang-orang mengundang manusia kepada Allah dari api neraka. Dakwah berfungsi sebagai sarana untuk menyelamatkan umat manusia dari keburukan dan dosa, serta membawa mereka menuju kebaikan.
  2. Dakwah kepada Allah dapat meningkatkan kebaikanmu tanpa disadari, seperti yang dikatakan oleh Nabi. setiap usaha dalam dakwah akan memberikan pahala dan kebaikan yang berlipat ganda, meskipun tidak disadari oleh pelaku.
  3. Masyarakat dakwah membutuhkan kritik konstruktif, dan ini tidak menjadi masalah, tetapi dengan adab. Kritikan dalam proses dakwah adalah penting untuk memperbaiki dan menyempurnakan diri selama dilakukan dengan cara yang baik.
  4. Seandainya ada seseorang pedagang meninggalkan bisnisnya untuk membangun masjid, dan dia menginvestasikan dana untuk dakwah. Dalam konteks ini, menginvestasikan waktu dan uang untuk berdakwah adalah sangat berharga dan berdampak besar bagi masyarakat.
  5. Berapa orang tidak mau terlibat dalam dakwah karena takut mau terlibat dalam dakwah karena takut munculnya fitnah, dan inilah bahaya. Ada ketakutan terhadap fitnah saat terlibat dalam berdakwah, namun penting untuk tetap komitmen menyebarluask
    an kebaikan.

Dakwah merupakan tanggung jawab penting bagi seluruh umat, terutama generasi muda. Generasi muda diharapkan dapat meneruskan dakwah dengan cara yang baik, menjaga amanah dan mengajak orang lain menuju kebaikan. Dakwah berfungsi sebagai jalan untuk menyelamatkan manusia dari api neraka dan meningkatkan kebaikan bagi pelakunya tanpa disadari. Di tengah tantangan, kritik konstruktif terhadap proses dakwah sangat diperlukan agar bisa memperbaiki diri. Investasi dalam berdakwah, baik dari segi waktu maupun finansial, sangat berharga untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Namun, kekhawatiran akan fitnah merupakan hambatan yang sering dihadapi. Penting untuk tetap berkomitmen pada kebaikan meskipun ada risiko.
Dengan demikian, dakwah bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga panggilan untuk menciptakan dampak positif dalam masyarakat.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *