Artikel Terbaru ke-2.252
Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)
Dewandakwahjatim.com, Depok - Sungguh, kita sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kebiadaban yang dilakukan oleh bangsa Yahudi di Palestina. Kekejaman mereka sudah melampaui batas-batas kata-kata manusia. Puluhan ribu anak-anak sudah mereka bantai. Kini, jutaan warga Pelestina sengaja dibiarkan menderita dan kelaparan.
Sadisnya, kaum Zionis yang kejam itu justru mengaku sebagai korban yang merasa terancam. Dunia pun marah. Kecaman dan kutukan terhadap kaum Yahudi terus bermunculan. Di berbagai penjuru dunia kini terus bermunculan aksi-aksi mendukung kemerdekaan Palestina.
Namun, dengan kekuatan lobi dan keuangannya, kaum Zionis masih bisa mencengkeram Amerika Serikat. Negara adidaya ini dibuat tak berdaya dan terus-menerus mendukung tindakan Zionis secara membabi-buta.
Di Indonesia, alhamdulillah, rakyat dan pemerintah bersatu mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Pasca aksi genosida yang dilakukan kaum Zionis, lobi-lobi Yahudi di Indonesia tampak melemah. Mungkin saja mereka masih merunduk, menunggu saat yang tepat untuk muncul kembali sebagai pendukung negara Zionis Israel.
Karena posisinya yang sangat jauh, umat Islam Indonesia terus melakukan berbagai aksi dukungan terhadap Palestina dalam berbagai bentuk. Pengiriman bantuan makanan dan sejenisnya terus dilakukan. Doa-doa dan aksi-aksi demonstrasi pun tak henti-hentinya digelar. Aksi boikot terhadap produk-produk terafiliasi dengan Israel juga masih terus digaungkan oleh para tokoh Islam dan lembaga-lembaga perjuangan.
Alhamdulillah! Semua aksi itu jelas ada dampak dan manfaatnya. Mungkin kaum Zionis tidak terlalu mempedulikan aksi-aksi yang dilakukan umat Islam Indonesia. Tapi, kita tidak boleh terpengaruh dengan suara-suara yang tidak bersimpati terhadap perjuangan Palestina. Kita jalan terus!
Tetapi, pada saat yang sama kita perlu melakukan evaluasi secara internal. Juga, kita perlu mengenal betul siapa sebenarnya kaum zionis Yahudi tersebut. Bagaimana mereka menyerang umat Islam. Dengan cara apa saja mereka menyerang kita. Dan siapa saja teman-teman mereka yang membantu menyerang umat Islam.
Tahun 2023, PM Malaysia Mahathir Mohammad pernah mengajak dunia Islam untuk melawan Yahudi dengan otak, bukan hanya dengan otot. Kita tidak dapat melawan Yahudi dengan otot semata, tetapi juga harus menggunakan otak. “We cannot fight them through brawn alone. We must also use our brains… It is surely time that we pause and think. If We had paused to think, than We could have devised a plan, a strategy
Kekejaman Zionis Yahudi di Gaza kini semakin memojokkan posisi negara Zionis Israel, bahkan kaum Yahudi sendiri. Sejarah menunjukkan, kekuatan Yahudi bukanlah sesuatu yang bersifat mistis.
Tokoh Zionis Theodore Herzl adalah seorang penulis skenario, sutradara, sekaligus aktor utama Gerakan Zionis. Meskipun ditentang mayoritas Yahudi ketika itu, ia tetap berjuang mewujudkan gagasannya: “terwujudnya sebuah negara Yahudi 50 tahun setelah Kongres Zionis I, 1897. Dan itu terbukti 50 tahun 3 bulan kemudian, berdirilah negara Yahudi Israel.
Herzl membangun gerakannya dengan mengandalkan tiga senjata utama, yaitu: opini, uang, dan lobi. Selama puluhan tahun mereka berhasil bersembunyi di balik opini, bahwa mereka adalah bangsa kecil yang tertindas dan terancam. Dengan posisi itu, mereka selalu mencari pembenaran atas aneka rupa kekejaman mereka terhadap warga Palestina.
Kini, dunia sudah berubah. Peranan media sosial begitu besar dalam membangun opini global perlawanan terhadap Zionis Israel. Karena posisinya yang sudah tidak sekuat dulu, sangat mungkin negara Palestina merdeka akan terjadi dalam beberapa tahun kedepan. InsyaAllah, tidak akan terlalu lama.
Karena itu, aksi-aksi perlawanan terhadap kezaliman Zionis Yahudi perlu terus dilakukan. Penggalangan atau opini secara lebih efektif sudah sangat mendesak. Di berbagai daerah perlu dilakukan gerakan yang sistematis untuk gerakan perlawanan teradap Zionis Israel. Umat Islam perlu bersikap tegas dan tetap rasional dalam menyikapi aksi boikot terhadap jaringan Yahudi.
Segala macam produk Yahudi – maik materi atau pemikiran – diusahakan agar terus dilakukan boikot. Bukan hanya pemikirannya. Jangan sampai sibuk memboikot sabun dan shampo Yahudi, tetapi perlu juga dilakukan boikot terhadap pemikiran-pemikiran Yahudi yang memang memperjuangkan pemikiran-pemikiran yang merusak aqidah dan akhlak.
Saat ini, perjuangan melawan kaum Yahudi sudah memasuki tahap-tahap penting dan kritis. Semoga Allah menolong saudara-saudara kita di Pelestina sehingga mampu mewajudkan negara merdeka yang diridhoi Allah SWT. Amin.
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudino Syueb
