Perbedaan Orang Kafir dan Mukmin dalam Perspektif Ketaatan

Oleh: Sudono Syueb, Anggota Bidang Kominfo DDII Jatim

Dewandakwahjatim.com, Sidoarjo – Allah tidak akan menyia-nyiakan ketaatan yang dilakukan hamba-Nya baik kafir maupun mukmin. Semua ketaatan akan dibalas Allah. Bedanya, ketaatan orang kafir hanya dibalas di dunia saja, sedang ketaatan orang mukmin dibalas di dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:

عن أنس بن مالك رضي الله عنه مرفوعاً: «إنَّ الكافر إذا عمل حسنة، أُطْعِمَ بها طُعْمَةً من الدنيا، وأما المؤمن فإِنَّ اللهَ تعالى يدخر له حسناته في الآخرة، ويُعْقِبُهُ رزقًا في الدنيا على طاعته».

Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya orang kafir jika melakukan satu kebaikan, maka Allah akan memberinya sedikit dari kebaikan itu di dunia. Adapun orang mukmin, maka Allah akan menyimpan kebaikannya untuknya di akhirat dan memberinya rezeki di dunia karena ketaatannya.”

وفي رواية: «إنَّ الله لا يظلم مؤمنا حسنة، يُعْطَى بها في الدنيا، ويُجْزَى بها في الآخرة، وأما الكافر فَيُطْعَمُ بحسنات ما عمل لله تعالى في الدنيا، حتى إذا أفضى إلى الآخرة، لم يكن له حسنة يُجْزَى بها».
[صحيح] – [رواه مسلم]

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang mukmin, Dia akan memberinya pahala di dunia dan memberinya balasan di akhirat. Adapun orang kafir, maka Allah akan memberinya rezeki di dunia karena amal baiknya, sehingga jika ia telah sampai di akhirat, maka tidak ada lagi pahala yang akan diterimanya.” ( Hadis Shahih riwayat Muslim)

الشرح
ان الكافر إذا فعل طاعة رزقه الله عز وجل بها في الدنيا، أما المؤمن إذا فعل طاعة فإن الله يحتفظ بها له ليجازيه بها في الآخرة، ويرزقه أيضا في الدنيا على طاعته.

Penjelasan

Jika orang kafir melakukan ketaatan, maka Allah akan memberinya rezeki di dunia karena ketaatan itu. Adapun jika orang mukmin melakukan ketaatan, maka Allah akan menyimpan pahalanya untuknya di akhirat dan memberinya rezeki di dunia karena ketaatannya.

وفي الرواية الثانية أن الله -تبارك وتعالى- لا يترك مجازاة المؤمن على حسناته، فيرزقه بها في الدنيا، ويثيبه عليها في الآخرة، وأما الكافر فيرزقه في الدنيا مقابل حسناته حتى إذا صار إلى الآخرة لم يكن له حسنة يثاب عليها.

Dalam riwayat kedua, Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang mukmin, Dia akan memberinya rezeki di dunia dan memberinya balasan di akhirat. Adapun orang kafir, maka Allah akan memberinya rezeki di dunia karena amal baiknya, sehingga jika ia telah sampai di akhirat, maka tidak ada lagi pahala yang akan diterimanya.

أجمع العلماء على أن الكافر الذي مات على كفره لا ثواب له في الآخرة، ولا يجازى فيها بشيء من عمله في الدنيا متقربًا إلى الله تعالى ؛ لأن شرط قبول العمل الإيمان، وصرح في هذا الحديث بأنه يطعم في الدنيا بما عمله من الحسنات أي بما فعله متقربا به إلى الله تعالى ، مما لا يفتقر صحته إلى النية كصلة الرحم والصدقة والعتق والضيافة وتسهيل الخيرات ونحوها.
Para ulama sepakat bahwa orang kafir yang mati dalam keadaan kafir tidak akan mendapatkan pahala di akhirat dan tidak akan diberi balasan atas amalnya di dunia yang mendekatkan diri kepada Allah, karena syarat diterimanya amal adalah iman. Hadis ini menjelaskan bahwa orang kafir akan diberi rezeki di dunia karena amal baiknya yang tidak memerlukan niat, seperti menyambung silaturahmi, bersedekah, memerdekakan budak, dan memberikan pelayanan yang baik.

وأما إذا فعل الكافر مثل هذه الحسنات ثم أسلم فإنه يثاب عليها في الآخرة كما دل عليه حديث: (أسلمت على ما أسلفت من خير).

Namun, jika orang kafir melakukan amal baik seperti itu kemudian masuk Islam, maka ia akan diberi pahala atas amal itu di akhirat, sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadis: “Aku masuk Islam dengan membawa amal baik yang telah aku lakukan sebelumnya.

من فوائد الحديث
بيان عدل الله مع عباده بأن يوفيهم أجورهم حتى الكفرة الفجرة.
أن الكافر يجزى على عمله الحسن في الدنيا إما بزيادة ماله، أو دفع مكروه عنه، وليس له في الآخرة من نصيب؛ لأن الكفر يحبط الأجر في الآخرة، وأما المؤمن فإنه يجزى عليه في الدنيا والآخرة.

Faedah hadis ini antara lain:

  • Menjelaskan keadilan Allah dalam memperlakukan hamba-Nya dengan memberikan pahala atas amal baik mereka, bahkan kepada orang kafir dan fasik.
  • Orang kafir akan diberi balasan atas amal baiknya di dunia, baik dengan tambahan harta atau perlindungan dari kejahatan, namun tidak akan mendapatkan pahala di akhirat karena kekufurannya.
  • Orang mukmin akan diberi balasan atas amal baiknya di dunia dan akhirat. معاني بعض المفردات
    Makna beberapa kata
    إذا عمل حسنة:عمل طاعة.
    Jika dia melakukan satu kebaikan: artinya, dia melakukan ketaatan.
    طعمةً: رزقًا.
    Sedikit dari kebaikan: artinya rezeki
    يدخر له حسناته:
    يحتفظ بجزء منها للآخرة.
    يعقبه: يعطيه.
    Allah menyimpan kebaikannya: berarti Allah menyimpan pahalanya untuk akhirat.
    لا يظلم مؤمنًا: لا يترك مجازاته بشيء من حسناته.
    Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala: berarti Allah tidak akan meninggalkan pemberian pahala.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *