Oleh: Muhammad Hidayatullah, Wakil Ketua Bidang PSQ DDII Jatim
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Bayangkan tempat yang tak pernah terbayangkan indahnya. Di dalamnya mengalir sungai-sungai dari susu, madu, dan air yang jernih. Pohon-pohonnya rindang, buahnya bisa dipetik tanpa perlu bersusah payah. Tidak ada lelah, tidak ada sedih, tidak ada sakit, dan tak ada lagi air mata. Wajah-wajah di sana berseri, hati tenang, jiwa damai. Itulah Surga, janji Allah yang nyata untuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
Allah berfirman:
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِي جَنَّٰتٍ وَنَعِيمٍ.
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan.” (QS. Ath-Thur: 17)
فِيهَا أَنْهَارٌ مِّن مَّاءٍ غَيْرِ آسِنٍۢ وَأَنْهَارٌ مِّن لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُۥ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍۢ لَّذَّةٍۢ لِّلشَّٰرِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى
“Di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasanya, sungai dari susu yang tidak berubah rasanya, sungai dari khamr yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai dari madu yang disaring.” (QS. Muhammad: 15)
Nabi ﷺ bersabda:
قَالَ اللهُ تَعَالَى: أَعْدَدْتُ لِعِبَادِيَ ٱلصَّٰلِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَىٰ قَلْبِ بَشَرٍ
“Allah berfirman: Aku telah menyiapkan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Itulah tempat kembali bagi mereka yang sabar, yang menjaga salat, yang jujur dalam lisan dan amal, dan yang hatinya selalu terpaut pada Allah.
Namun di balik keindahan surga, ada satu tempat yang menjadi peringatan keras: neraka.
Bayangkan tempat yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, diselimuti oleh api yang menyala-nyala. Jeritan, tangisan, dan penyesalan menggema tanpa henti. Kulit dibakar, lalu diganti dengan kulit baru agar bisa merasakan lagi sakitnya siksa itu.
Allah berfirman:
كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُم بَدَّلْنَـٰهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا۟ ٱلْعَذَابَ.
“Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka merasakan azab.”
(QS. An-Nisa’: 56)
وَأَمَّا مَنْ طَغَىٰ. وَآثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا. فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ.
“Adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sungguh nerakalah tempat tinggalnya.” (QS. An-Nazi’at: 37–39)
Nabi ﷺ bersabda:
نَارُكُمْ هَذِهِ ٱلَّتِي يُوقِدُ ٱبْنُ آدَمَ جُزْءٌۭ مِّن سَبْعِينَ جُزْءًا مِّن حَرِّ جَهَنَّمَ
“Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam hanyalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya api neraka Jahanam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Di sana ada rantai dan belenggu, ular dan kalajengking sebesar leher unta, makanan yang menyumbat tenggorokan, dan minuman yang mendidih dalam perut.
Tentang makanan neraka:
إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِيٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ. طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَـٰطِينِ. فَإِنَّهُمْ لَآكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُون
“Sesungguhnya pohon zaqqum itu tumbuh di dasar neraka. Buahnya seperti kepala setan. Mereka sungguh memakannya hingga penuh perut mereka.” (QS. Ash-Shaffat: 62–66)
Surga dan neraka bukan dongeng. Keduanya nyata. Keduanya sudah disiapkan. Jalan ke surga penuh tantangan, jalan ke neraka tampak menyenangkan di awal.
Rasulullah ﷺ bersabda:
حُفَّتِ ٱلْجَنَّةُ بِٱلْمَكَارِهِ، وَحُفَّتِ ٱلنَّارُ بِٱلشَّهَوَاتِ
“Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai (kesusahan), dan neraka dikelilingi oleh hal-hal yang menyenangkan hawa nafsu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka, hari ini adalah waktu untuk memilih:
Kita ingin jadi penghuni taman abadi atau penyesal abadi?
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
