Oleh: Adi Purnomo, S.Pd., Sekretaris Dewan Dakwah Kab. Banyuwangi
Artikel ini dimaksudkan untuk memberi wawasan yg lebih luas bagi para aktifis (dakwah).
Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Dengan mengenal, mengetahui apa saja yg dilakukan oleh ormas-2 Islam yg ada, mudah-2an kaum muslimin di Indonesia , terutama para aktifis bisa meningkatkan sinergitas dg harapan kondisi ummat Islam di Indonesia bisa lebih berkualitas, lebih sejahtera.
Muhammadiyah melakukan pemberdayaan ekonomi melalui berbagai langkah, termasuk pengembangan amal usaha (usaha yang dijalankan oleh Muhammadiyah) seperti lembaga keuangan syariah, koperasi, dan UMKM, serta fokus pada sektor hulu.
Mereka juga mendorong jiwa wirausaha dan kemandirian ekonomi melalui gerakan filantropi dan advokasi untuk kepentingan masyarakat.
Selain itu, Muhammadiyah juga melakukan transformasi digital untuk UMKM dan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan amal usaha.
Berikut adalah beberapa langkah spesifik dalam pemberdayaan ekonomi yang dilakukan Muhammadiyah:
- Pengembangan Amal Usaha:
Lembaga Keuangan Syariah: Muhammadiyah memiliki berbagai lembaga keuangan syariah yang berfungsi sebagai penyedia layanan keuangan berbasis prinsip Islam, seperti bank syariah, BPR, dan lembaga keuangan mikro syariah.
Koperasi: Muhammadiyah mengembangkan koperasi sebagai wadah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, terutama melalui usaha kolektif dan skala kecil hingga menengah.
UMKM: Muhammadiyah mendorong pertumbuhan UMKM melalui pelatihan, bantuan modal, dan fasilitasi akses pasar.
Fokus Sektor Hulu: Muhammadiyah lebih memilih fokus pada sektor hulu atau industri yang jarang terjangkau oleh warganya, seperti sektor pertambangan, manufaktur, atau industri lainnya, untuk menciptakan peluang besar dan berdampak luas. - Gerakan Filantropi dan Advokasi:
Membangun Keadilan dan Kesejahteraan: Muhammadiyah aktif dalam gerakan filantropi dan advokasi untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat, terutama mereka yang kurang beruntung.
Membangun Kemandirian Ekonomi: Muhammadiyah mendorong kemandirian ekonomi melalui program-program pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan, penyuluhan usaha, dan bantuan modal. - Transformasi Digital dan Peningkatan Kualitas:
Transformasi Digital UMKM: Muhammadiyah aktif dalam mendukung transformasi digital untuk UMKM, termasuk melalui pelatihan dan fasilitasi akses teknologi digital.
Peningkatan Kualitas Amal Usaha: Muhammadiyah juga fokus pada peningkatan kualitas pengelolaan amal usaha, baik dalam aspek manajemen, keuangan, maupun teknologi. - Pemberdayaan Perempuan:
Program Pemberdayaan Perempuan: Muhammadiyah memiliki berbagai program yang dirancang khusus untuk pemberdayaan perempuan, termasuk pelatihan keterampilan, pendidikan kesehatan, dan penyuluhan hukum. - Pendidikan dan Jiwa Wirausaha:
Mendorong Jiwa Wirausaha: Muhammadiyah mendorong jiwa wirausaha pada generasi muda, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal.
Mengembangkan Potensi Kader: Muhammadiyah juga mendorong kader-kadernya untuk terlibat dalam dunia wirausaha, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Dengan berbagai langkah tersebut, Muhammadiyah berupaya untuk mewujudkan kemandirian ekonomi umat dan berkontribusi pada pembangunan nasional.
Apa langkah-langkah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dlm Pemberdayaan Ekonomi Ummat?
Langkah-langkah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dlm Pemberdayaan Ekonomi Ummat.
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) memiliki beberapa langkah dalam pemberdayaan ekonomi umat Islam. Langkah-langkah ini meliputi:
- Penyelenggaraan program dakwah ekonomi:
DDII mengadakan program dakwah yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan aspek ekonomi, seperti pelatihan kewirausahaan, bimbingan usaha, dan penyuluhan tentang ekonomi syariah.
- Pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMKM):
DDII membantu UMKM dalam hal modal, pelatihan, pemasaran, dan akses ke pasar, termasuk melalui pendirian koperasi syariah.
- Pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah:
DDII mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang ekonomi.
- Peningkatan kemampuan berwirausaha:
DDII memberikan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan umat Islam dalam berwirausaha.
- Pengembangan potensi lokal:
DDII mendorong pengembangan potensi lokal, seperti kerajinan tangan, pertanian, dan pariwisata, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
- Kerja sama dengan berbagai pihak:
DDII menjalin kerja sama dengan pemerintah, lembaga keuangan, dan berbagai pihak terkait untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat.
- Peningkatan kualitas hidup:
DDII berusaha meningkatkan kualitas hidup umat Islam melalui pemberdayaan ekonomi, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kesejahteraan, dan mencapai kemandirian.
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, DDII berusaha meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat Islam dan mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Mudah-mudahan bermanfaat.
Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur.
Selasa, 15 Dzulqaidah 1446 /
13 Mei 2025.
Pkl. 19.05
Admin: Kominfo DDII Jatim
Redaktur: Ainur Rafiq Sophiaan
Editor: Sudono Syueb
