Oleh: Adi Purnomo, Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Selama ini, dunia internasional dan pemerintah Indonesia masih memakai teori lama bahwa keberhasilan pembangunan hanya diukur dari Income per kapita (penghasilan perorangan warga negaranya).
Jika income perkapitanya minimal 9000 $ US, maka negara tsb bisa dikategorikan negara maju.
Income per kapita diperoleh dari Jumlah PDB (Produk Domestic Bruto) dibagi dg jumlah penduduk. PDB : Jumlah Penduduk = Income Per Kapita.
Di Era Orba, untuk meningkatkan Income Per Kapita (IPK) pemerintah mengadakan program KB (Kluarga Berencana) dg moto,”Dua anak, Lebih baik”.
Program ini ada sisi positif dan negatif.
Th 2024, IPK Indonesia sebesar Rp.78,62 JT, setara dg 4.960.33 $US. Angka ini menunjukan kenaikan dari th 2023 yg besarnya Rp.75jt atau $ US 4, 919.7
Berikut rincian pendapatan per kapita Indonesia :
- 2024 = Rp.78.62 jt. / 4.960.33 $US
- 2023 = Rp 75 jt. / USD 4.919.7
- 2022 = Rp 71.jt
Perkiraan 2025 diproyeksikan akan mencapai $US 15.000, kata Wakil Menteri PPN /Wakil Kepala Bapenas Lukito Dibarsyah Tuwo.
Perkiraan 2045 : Diproyeksikan mencapai $US 30.300, menurut Wakil Menteri Keuangan Thomas Jiwandono.
Pentingnya Indeks Ketaqwaan.
Menurut UUD 1945, Pasal 31, Ayat 3 :
Mengatur bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yg meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlaq mulia dlm rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pasal ini juga menegaskan bahwa sistem pendidikan nasional tsb diatur dg undang-undang.
Berikut detailnya :
- Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan. Pendidikan nasional ditujukan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan THD Tuhan Yg Maha Esa.
- Peningkatan Akhlaq Mulia. Pendidikan juga berperan dlm membentuk akhlaq mulia pd setiap warga negara.
- Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Sitemap PO endidijan Nasional merupakan upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Diatur dg undang-undang: Implementasi sistem pendidikan nasional ini diatur lbih lanjut melalu undang-undang yg berlaku.
That’s why, itulah sebabnya DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) mengusulkan supaya pemerintah Indonesia juga menggunakan,” Indeks Ketaqwaan ( IK )” dlm mengevaluasi dn mengukur keberhasilan pembangunan di Indonesia tdk hanya dilihat dari Income Per Kapita saja.
IK, Indeks Ketaqwaan bisa dilihat (bagi kaum muslimin) dari :
- Seberapa banyak warga yg bisa baca Al Qur’an.
- Seberapa banyak warga yg menjalani sholat wajib berjamaah di masjid.
- Seberapa banyak warga yg taat membayar zakat.
- Dst.
Surabaya – Rabu, 2 Dzul Qaidah 1446 / 30 April 2025.
Pkl. 13.31.
Admin: Kominfo DDII Jatim
