KEBODOHAN YAHUDI,MENYATUKAN DAN MENGUATKAN SEMANGAT JIHAD UMAT ISLAM

Artikel Terbaru ke-2.183
Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id), Ketua Umum DDII Pusat

Dewandakwahjatim.com, Depok - Inilah kejahatan, kebiadaban, tapi juga kebodohan kaum Yahudi. Kejahatan mereka terhadap bangsa Palestina semakin menguatkan menguatkan simpati umat manusia dan menyuburkan semangat jihad kaum muslimin sedunia. Lebih dari 50 ribu warga Palestina telah gugur dibantai tentara Israel. 

Negara penjajah Israel dan bangsa Yahudi harus membayar mahal. Posisi mereka justru makin terancam. Simpati terhadap bangsa Yahudi semakin pupus. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina semakin meluas di berbagai penjuru dunia.
Pada 4 April 2025, Persatuan Ulama Islam Internasional International Union Of Muslim Scholars (IUMS) mengeluarkan fatwa jihad melawan penjajah Israel. Fatwa ini menyerukan seluruh negara muslim agar segera campur tangan secara militer, ekonomi, dan politik, untuk menghentikan genosida dan kehancuran Gaza.


Fatwa IUMS ini disambut gegap gempita oleh ratusan juta umat Islam sedunia. Aksi demonstrasi digelar dimana-mana. Majelis Ulama Indonesia dan banyak organisasi Islam di Indonesia mendukung fatwa jihad tersebut. Lobi-lobi zionis di Indonesia semakin terbungkam sejalan dengan hancurnya simpati Israel di mata dunia.


Kini, hanya Amerika Serikat yang paling bisa diandalkan oleh Israel untuk memperpanjang nafas penjajahan Israel atas Palestina. Sejumlah negara Eropa secara terbuka sudah menyatakan dukungan atas kemerdekaan Palestina. Tragedi kemanusiaan terhadap bangsa Palestina harus dibayar mahal oleh kaum Yahudi sedunia.


Dalam ajaran Islam, jihad fi-sabilillah, menduduki tempat yang sangat terhormat. Para misionaris dan orientalis banyak yang memahami kondisi umat Islam. Jika semangat jihad sudah tumbuh di tengah-tengah umat Islam, maka di situlah kebangkitan Islam sedang bersemi.

Umat Islam siap mempertaruhkan apa pun yang mereka miliki demi meraih kebahagiaan hakiki di akhirat.
“Wahai orang-orang yang beriman, bersediakah kalian Aku tunjukkan suatu usaha yang dapat menyelamatkan kalian dari Azab pedih? (yaitu) kalian beriman kepada Allah beserta RasulNya, serta kalian berjihad di jalan Allah, mempergunakan harta benda kalian maupun nyawa kalian. Itulah hal terbaik bagi kalian, sekiranya kalian mengetahui. Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian serta memasukkan kalian ke dalam Surga yang dialiri sungai-sungai di bawahnya; serta kediaman yang indah dalam Surga ‘Adn. Itulah kemenangan yang besar. Juga hal lain yang kalian dambakan, pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang mukmin.” (QS ash-Shaf: 10-13).


Selama ratusan tahun kaum Zionis Yahudi telah berhasil menyebarkan paham-paham sekularisme-materialisme untuk melemahkan kaum muslimin. Di Turki Utsmani, melalui loji-loji Freemason, mereka berhasil menyebarkan paham-paham yang menjauhkan anak-anak muda muslim Turki Utsmani dari ajaran Islam. Gerakan Turki Muda kemudian berhasil mengambil alih kepemimpinan Turki Utsmani dan memaksakan sekularisme di Turki selama ratusan tahun.


Paham-paham sekularisme-liberalisme-positivisme itu pula yang disebarkan ke seluruh dunia oleh kaum Zionis ke seluruh dunia. Termasuk ke Indonesia. Freemason mulai beroperasi di Indonesia tahun 1762 dan dibubarkan Bung Karno tahun 1961. Jadi, selama 200 tahun gerakan ini beroperasi di Indonesia.


Zionisme politik yang dimotori Theodore Herzl berhasil meraih dukungan negara-negara Barat setelah mendominasi bangsa Barat dengan penguasaan lobi, opini, dan keuangan. Tahun 1948 secara resmi negara Zionis Israel berdiri dan mendapatkan pengakuan PBB. Tahun 1967, Masjid al-Aqsha mereka kuasai. Tidak diragukan lagi, negara Zionis-Israel didirikan dengan cara penjajahan dan teror terhadap bangsa Palestina.


Di Indonesia lobi-lobi Zionis Israel terus bekerja untuk mendapatkan dukungan negara dan umat Islam Indonesia. Berbagai kelompok lobi Zionis ini bekerja terus untuk menjajakan gagasan perlunya Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Tapi, kejahatan mereka yang luar biasa di Gaza telah mengubah persepsi bangsa-bangsa di dunia terhadap negara Israel dan bangsa Yahudi.


Lebih dari itu, kini di mana-mana semangat jihad kaum muslimin makin subur. Pun, Tragedi Gaza ini turut menyatukan umat Islam. Hampir seluruh umat Islam mendukung perjuangan dan jihad melawan kaum penjajah Zionis-Yahudi ini. Kesabaran dan pengorbanan umat Islam di Gaza pun menarik simpati dunia terhadap agama Islam.


Inilah sejatinya kebodohan Yahudi. Kekejaman mereka terhadap warga Palestina di Gaza justru menjadi pemantik dan penyubur tumbuhnya kebangkitan umat Islam, dimana-mana. Semoga Allah memberikan pertolongan kepada saudara-saudara kita di Palestina dan juga para pejuang dimana saja berada. Amin. (Depok, 7 April 2025).

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *