BEDAH BUKU: SIRAH NABAWIYAH { 5 )

Oleh Adi Purnomo, S Pd., Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi

Dewandakwahjatim com, Banyuwangi – Perkembangan DAKWAH ISLAM ke YAMAN, HIRAH dan SYAM.

Pertama Islam masuk Yaman dengan damai di masa Rasullullah Muhammad SAW masih hidup.

Kedua Islam masuk Kerajaan Hirah di masa Khulafaurrasyidin.

Ketiga Islam masuk Negeri Syam juga di masa Khulafaurrasyidin.

I. ISLAM masuk ke YAMAN.

Yaman saat ini 👇

Yaman (Republik Yaman) adalah negara yang terletak di ujung selatan Jazirah Arab. Negara ini memiliki sejarah panjang yang kaya, namun saat ini sedang menghadapi krisis kemanusiaan dan politik yang kompleks. 

Kondisi Terkini (April 2026).

Situasi di Yaman saat ini ditandai oleh eskalasi konflik regional dan ancaman perpecahan internal: 

Keterlibatan dalam Konflik Regional:

Kelompok Houthi di Yaman secara resmi menyatakan bergabung dalam pertempuran melawan Amerika Serikat dan Israel sebagai bentuk dukungan kepada Iran, Lebanon (Hizbullah), dan Palestina. Serangan rudal balistik gabungan telah diluncurkan ke target-target di Israel.

Ancaman Perpecahan Negara:

Yaman berisiko kembali terbelah menjadi dua negara (seperti periode 1967–1990). Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA telah mengumumkan rencana transisi menuju kemerdekaan Yaman Selatan dengan nama Arab Selatan, yang ditargetkan selesai pada 2 Januari 2028.

Ketegangan Arab Saudi-UEA:

Konflik internal ini diperparah oleh perselisihan kepentingan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) di wilayah Yaman. 

YouTube

YAMAN pada masa Nabi Muhammad SAW.👇
 
Yaman pada masa Nabi Muhammad SAW merupakan wilayah strategis yang subur dan menjadi pusat perdagangan penting.

Islam masuk ke Yaman sekitar tahun 630 M (9 H) secara damai, diawali dengan masuk Islamnya Gubernur Persia Badhan. Nabi SAW sangat memuliakan penduduk Yaman karena kelembutan hati dan keimanan mereka yang kuat. 

journal.uiad.ac.id
 
Poin Penting Yaman di Masa Nabi Muhammad SAW:

Masuk Islam:

Utusan Yaman datang ke Madinah, lalu Nabi mengirim sahabat seperti Mu’adz bin Jabal dan Abu Musa al-Asy’ari untuk mengajarkan Islam.

Pujian Nabi SAW:

Rasulullah SAW menyebut penduduk Yaman memiliki iman dan hikmah, serta menyebut mereka sebagai “sebaik-baik penduduk bumi”.

Peran Sahabat:

Yaman melahirkan atau menjadi tempat singgah banyak sahabat Nabi, salah satunya Mu’adz bin Jabal yang diutus sebagai hakim dan guru.

Geografis:

Terletak di selatan Mekkah, Yaman dikenal sebagai pintu perdagangan antara Jazirah Arab dan Afrika.

Tradisi:

Penduduk Yaman dikenal sebagai pelopor tradisi berjabat tangan saat bertemu. 

Jurnal Media Akademik (JMA)
 
Yaman memainkan peran krusial dalam perluasan Islam awal dan menjadi basis penyebaran hadis, dengan banyak penduduknya yang teguh memegang agama. 

Jurnal Media Akademik (JMA)
 
Islam masuk ke Yaman secara damai pada abad ke-7 (sekitar 628-630 M/6-8 H) semasa Nabi Muhammad SAW masih hidup, ditandai dengan keislaman Gubernur Persia di Yaman, Badhan, dan dakwah intensif oleh Ali bin Abi Thalib serta Mu’adz bin Jabal di Sana’a dan Janad.

Bani Hamdan adalah suku pertama yang menerima Islam, menjadikan Yaman pusat penyebaran Islam awal. 

journal.uiad.ac.id
 
Berikut adalah kronologis Islam masuk ke Yaman:

Tahun 628 M (6 H):

Setelah keruntuhan kekuasaan Persia di Arab Selatan, Badhan, gubernur Persia di Yaman, memeluk Islam dan secara nominal membawa Yaman ke dalam naungan Islam.

Utusan Rasulullah SAW:

Nabi Muhammad SAW mengutus beberapa sahabat, termasuk Ali bin Abi Thalib ke Sana’a dan Mu’adz bin Jabal ke al-Janad (wilayah Taiz), untuk berdakwah.

Respons Penduduk:

Bani Hamdan memeluk Islam pertama kali, diikuti oleh penduduk Yaman lainnya yang berbondong-bondong memeluk Islam.

Penyebaran dan Masjid:

Pembangunan masjid-masjid awal, termasuk Masjid Agung Sana’a dan masjid di Janad, memperkuat posisi Islam.

Pasca Wafatnya Nabi (632 M):

Meskipun ada pergolakan kecil (pemberontakan al-Aswad al-Ansi), Yaman tetap bertahan dalam pangkuan Islam dan penduduknya berperan aktif dalam perluasan wilayah Islam (ekspedisi militer) ke wilayah lain. 

journal.uiad.ac.id
 
Secara ringkas, Islam masuk melalui diplomasi utusan nabi yang diterima dengan baik oleh penduduk setempat.

II. ISLAM masuk ke Kerajaan HIRAH.

Kerajaan Hirah (al-Hirah) adalah kerajaan Arab Kristen kuno yang didirikan oleh Dinasti Lakhmid sekitar tahun 182 M di selatan Irak (Mesopotamia), yang berfungsi sebagai vasal atau negara boneka Kekaisaran Persia Sasanian.

Berpusat di dekat Kufah, Hirah menjadi pusat budaya Arab pra-Islam yang penting, terkenal dengan istana, penyair, dan perannya dalam melindungi perbatasan Persia dari suku nomaden Arab. Kerajaan ini runtuh setelah ditaklukkan oleh pasukan Muslim pada masa Khulafaur Rasyidin.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai Kerajaan Hirah:

Pendirian dan Dinasti:

Kerajaan ini didirikan oleh Banu Lakhmid (Dinasti Lakhmid) pada abad ke-2 M, dengan ‘Amru bin ‘Adī bin Nashr Al-Lakhmī sering dianggap sebagai raja pertama yang menetap dan mengukuhkan kekuasaan di sana.

Kaitan dengan Persia:

Hirah merupakan negara penyangga (buffer state) bagi Kekaisaran Persia Sasanian. Raja-raja Lakhmid sering terlibat dalam konflik Persia dengan Kekaisaran Bizantium dan sekutu Bizantium (kerajaan Ghassanid).

Pusat Kebudayaan dan Agama:

Kota Hirah merupakan komunitas Kristen berbahasa Arab (Ibād) yang berkembang pesat. Kota ini terkenal dengan keindahan istana (seperti Istana al-Khawarnaq) dan menjadi pusat penyair Arab pra-Islam.

Masa Kejayaan dan Kemunduran:

Mencapai puncak kejayaan pada abad ke-6 M. Namun, hubungan dengan Persia merenggang setelah raja Lakhmid menolak mengikuti ajaran Mazdak pada masa Kavad I, meskipun kemudian hubungan dipulihkan.

Apa dan Siapa MAZDAK ?

Mazdak (wafat sekitar 524 atau 528 M) bukanlah seorang raja Persia, melainkan seorang tokoh agama, filsuf, dan reformis sosial Zoroaster yang sangat berpengaruh pada masa Kekaisaran Sasanian. 

Wikipedia
 
Berikut adalah poin-poin penting mengenai siapa Mazdak:

Pemimpin Gerakan Sosial/Agama:

Mazdak memimpin gerakan yang dikenal sebagai “Mazdakisme” pada masa pemerintahan Raja Kavadh I (sekitar akhir abad ke-5 M). Ia sering dijuluki sebagai “kaum komunis” Iran kuno karena ajaran-ajarannya.

Ajaran Egaliter:

Mazdak menganjurkan pembagian kekayaan, properti, dan bahkan istri secara merata di antara masyarakat untuk mengurangi kesenjangan sosial yang ekstrem antara bangsawan dan rakyat jelata.

Pengaruh terhadap Raja:

Ajarannya sempat mendapat dukungan dari Raja Kavadh I, yang menggunakannya untuk melemahkan kekuatan para bangsawan dan Zoroaster yang terlalu dominan saat itu.

Akhir Hidup:

Pengaruhnya berakhir ketika putra Kavadh, Khosrow I (Anushirwan), naik takhta. Khosrow I menolak ajaran Mazdak dan melakukan pembersihan besar-besaran terhadap pengikut Mazdak, yang mengakibatkan Mazdak dieksekusi. 

Wikipedia
 
Singkatnya, Mazdak adalah seorang revolusioner sosial-keagamaan yang berusaha merombak struktur kelas Kekaisaran Persia Sasanian, bukan seorang raja.

Mazdak – Wikipedia

Diterjemahkan — Shahbazi, A. Shapur (2005).

“Dinasti Sasanian” . Encyclopaedia Iranica, Edisi Online .

Wikipedia

Apa ajaran MAZDAK ?

Mazdakisme adalah gerakan sosial-keagamaan egaliter yang muncul di Kekaisaran Sasaniyah Persia pada akhir abad ke-5 M, dipimpin oleh Mazdak. Ajarannya berakar dari dualisme Zoroastrianisme yang menekankan kebaikan melawan kejahatan, namun berfokus pada redistribusi harta benda dan wanita untuk menciptakan kesetaraan sosial. 

Berikut adalah poin-poin utama ajaran Mazdakisme:

Egalitarianisme Sosial:

Mazdak mengajarkan bahwa Tuhan menciptakan manusia setara, sehingga harta benda, tanah, dan sumber daya harus dibagi rata untuk menghapus kemiskinan dan ketimpangan yang disebabkan oleh kaum bangsawan.

“Berbagi” Wanita:

Aspek kontroversial yang sering ditafsirkan sebagai kepemilikan bersama atas wanita. Namun, sarjana modern menilai ini bertujuan memecah hak istimewa bangsawan yang menimbun wanita di harem, sehingga pria miskin dapat menikah.

Dualisme Kebaikan & Kejahatan:

Menganut prinsip cahaya (kebaikan) dan kegelapan (kejahatan). Manusia bertugas memperkuat cahaya melalui perilaku moral dan asketis.

Pasifisme dan Vegetarianisme:

Pengikutnya dilarang membunuh hewan dan dianjurkan tidak makan daging untuk menjaga kesucian hidup.

Melawan “Lima Iblis”:

Menekankan perjuangan melawan lima sifat buruk: Iri Hati, Kemarahan, Dendam, Kebutuhan, dan Keserakahan. 

Mazdakisme dianggap sebagai ajaran bid’ah oleh pendeta Zoroastrian ortodoks dan akhirnya ditindas secara brutal oleh Khusrau I. 

Wikipedia

ZOROASTHER dan ZORASTHERIANZiSME.

Zoroaster (atau Zarathustra) adalah nabi dan filsuf kuno dari Persia (Iran) yang mendirikan Zoroastrianisme, salah satu agama monoteis tertua di dunia.

Ia mengajarkan penyembahan kepada satu Tuhan, Ahura Mazda, dan menekankan pertarungan kosmik antara kebaikan dan kejahatan, di mana manusia memiliki kehendak bebas untuk memilih. 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai Zoroaster:

Identitas & Waktu:

Hidup diperkirakan antara abad ke-7 hingga ke-6 SM (meski ada perdebatan akademik) di wilayah Persia kuno. Nama aslinya dalam bahasa Avesta adalah Zarathustra, sementara Zoroaster adalah versi Yunani.

Inti Ajaran (Zoroastrianisme):

Ajaran Zoroaster berfokus pada monoteisme (penyembahan Ahura Mazda/Tuhan Yang Bijaksana) dan dualisme moral (pertarungan antara kebenaran/Asha dan kebohongan/Druj).

Pengaruh:

Ajarannya sangat mempengaruhi peradaban Persia Kuno dan diyakini memiliki pengaruh teologis pada agama-agama besar setelahnya.

Simbolisme:

Meskipun sering dikira menyembah api, penganut Zoroaster menggunakan api (dan cahaya) sebagai simbol kesucian, kebenaran, dan kehadiran Tuhan.

Warisan:

Agama ini sempat menjadi agama negara di Kekaisaran Sassanid Persia dan kini masih dianut, terutama oleh komunitas Parsi di India. 

Zoroaster dikenal sebagai sosok yang membawa pesan moralitas tinggi, di mana manusia bertanggung jawab atas tindakannya sendiri dalam memilih jalan yang benar. 

BBC
 
Zoroastrianisme:

Tuhan, Zoroaster dan makhluk abadi – BBC

Diterjemahkan — Zoroaster dan Tuhan.

Penganut Zoroastrianisme percaya bahwa Zoroaster adalah nabi Tuhan. Zoroaster sendiri tidak disembah, tetapi melalui ajarannya manusia dapat menjadi dekat dengan Tuhan melalui jalan kebenaran dan perbuatan baik.

BBC

Keruntuhan:

Kekuasaan Lakhmid di Hirah berakhir sekitar tahun 602 M karena melemahnya Persia dan konflik internal. Kota ini akhirnya jatuh sepenuhnya ke tangan pasukan Islam di bawah pimpinan Khalid bin Walid.

Muslim.or.id

Signifikansi Budaya.

Hirah memainkan peran penting dalam sejarah Arab karena menurut tradisi, aksara Arab dikembangkan di wilayah ini.

Selain itu, kota ini merupakan pusat pertemuan sastra di mana penyair-penyair terkenal Arab pra-Islam sering berkunjung.

Britannica

Penaklukan Kerajaan Hirah (Lakhmid) .

Penaklukan Kerajaan Hirah terjadi pada tahun 633 M, dipimpin oleh panglima Khalid bin Walid dari Kekhalifahan Rasyidin sebagai bagian dari ekspansi Islam ke wilayah Persia.

Setelah pengepungan singkat, Hirah menyerah secara damai dan setuju membayar jizyah. Peristiwa ini menandai berakhirnya dinasti Lakhmid dan memperkuat posisi umat Muslim di Irak. 

Wikipedia
 
Berikut adalah poin-poin penting penaklukan Hirah:

Waktu dan Lokasi:

Terjadi pada 633 M, berlokasi di wilayah sekitar Sungai Efrat.

Pemimpin:

Pasukan Islam dipimpin oleh Khalid bin Walid.

Dampak:

Kejatuhan Hirah menandai runtuhnya kekuasaan boneka Sasaniyah (Persia) di wilayah tersebut dan mempermudah jalan pasukan Islam menuju Irak.

Negosiasi:

Penduduk Hirah memilih menyerah, denganl kesepakatan membayar jizyah (pajak perlindungan) kepada pemerintahan Islam. 

Wikipedia
 
Setelah penaklukan ini, Hirah kehilangan signifikansi politiknya, terutama setelah berdirinya kota Kufa pada tahun 638 M sebagai pusat pemerintahan baru di wilayah tersebut. 

Wikipedia

“Pengepungan Al-Hirah”.

Pengepungan Hira (Mei 633), atau Penaklukan Al-Hirah merupakan bagian dari gelombang pertama penaklukan Persia dimasa Khalifah Abu Bakar melalui Komandannya Khalid bin Walid setelah beberapa pertempuran sebelumnya yang dimenangkan umat Islam.

Pengepungan Al-Hirah
Bagian dari Penaklukan Islam di Persia dan
pertempuran dari Khalid bin Walid

Tanggal Mei 633
Lokasi Al-Hirah, Irak
Hasil kemenangan Khulafaur Rashidin, berakhirnya dinasti Lakmid.[1]

Pihak terlibat

Khulafaur Rashidin
Kekaisaran Persia,
Lakhmids

Tokoh dan pemimpin
Khalid bin Walid
Iyas,[2]
Abd al-Masih

Kekuatan
~10,000-15,000[3][4]

tidak diketahui
Korban
sedikit
sedikit

Kota Al-Hirah, terkenal karena luas dan kekayaannya, adalah daerah milik seorang adipati Sassania,[5] juga sebagai ibu kota provinsi Persia di Irak. Banyak masyarakat Kristen Arab dari Bani Lakhmid bersiaga dan berpatroli di gurun untuk melindungi kota itu dibawah nama Kekaisaran Sassanian.[1]

Menurut sejarawan Romawi, Procopius, suku Lakhmid memiliki pengalaman berperang yang baik, sepenuhnya setia pada Persia (sebelum tahun) 608 ketika Sassanid berbalik melawan mereka).[6]

Pada Masa Perluasan Kekhalifahan Rasyidin, Abu Bakar mengirimkan Khalid bin Walid sebuah surat yang menuliskan “Penaklukan Al-Hirah dan Kufah dipercayakan kepadamu.”[7]

Pada bulan Mei 633 Masehi, Muslim Arab, di bawah Khalid bin Walid, menyerang kota berbenteng tersebut, yang dipertahankan dengan tembakan panah dari dalam benteng.[8]

Sebelumnya kota Hirah dipimpin Azazbeh, tetapi melarikan diri ke Ctesiphon, pusat kerajaan Persia, saat Khalid mendekat.

Pertempuran berlangsung singkat dan warga kota dengan cepat menyerah dan membawa hadiah kepada Khalid bin Walid.[9]

Lima istana di dalam kota, yang indah, jatuh ke tangan kaum muslimin dan penduduk kota setuju untuk menyerah dan membayar upeti. Penduduk kota juga sepakat untuk memata-matai Persia Sassanid, seperti halnya yang dilakukan oleh penduduk Ullais.[10]

Selanjutnya pasukan Khalid bergerak ke al-Anbar.

Referensi”
https://id.wikipedia.org/wiki/Pengepungan_Al-Hirah#:~:text=Pengepungan%20Al%2DHirah,Referensi

III. ISLAM masuk Negeri Syam.

PEENAKLUKAN Negeri SYAM.

Negeri Syam (Bilad as-Syam/Levant) adalah wilayah bersejarah di timur Laut Mediterania yang kini mencakup :

  1. Negara Suriah,
  2. Palestina,
  3. Yordania, dan
  4. Lebanon.

Dalam Islam, Syam dianggap tanah mulia, tempat para nabi, dan sering disebut “Negeri Kebaikan” yang diberkahi Allah SWT, serta memiliki peran penting di akhir zaman. 
 
Geografi dan Wilayah.

Wilayah Modern:

Mencakup Suriah, Palestina, Yordania, dan Lebanon.

Batas Geografis:

Timur Laut Mediterania, barat Sungai Efrat, utara Pegunungan Taurus, dan selatan Gurun Arab.

Pusat:

Damaskus, Suriah sering dianggap sebagai pusat historisnya. 
 
Keutamaan dan Sejarah.

  1. Tanah Para Nabi: Menjadi tempat tinggal, hijrah, dan berdakwah banyak nabi, termasuk Ibrahim AS, Daud AS, Sulaiman AS, hingga Isa AS.
  2. Tanah yang Diberkahi: Disebutkan dalam Al-Qur’an (seperti dalam kisah Nabi Sulaiman dan Isra’ Mi’raj) sebagai negeri yang diberkahi.
  3. Markas Akhir Zaman: Berdasarkan hadis, Syam adalah tempat berkumpulnya umat Islam, tempat turunnya Nabi Isa AS, dan markas para mujahidin. 

Situasi Saat Ini
Kawasan ini, terutama Suriah dan Palestina, telah lama mengalami konflik berkepanjangan dan krisis kemanusiaan, namun secara teologis tetap dipandang sebagai wilayah yang memiliki keistimewaan khusus. 
 
Mengapa Khalid bin walid diminta membantu tentara muslim yg ada di syam ?

Khalid bin Walid diminta membantu tentara Muslim di Syam (Suriah) terutama karena situasi kritis di wilayah tersebut, di mana pasukan Muslim menghadapi ancaman besar dari jumlah tentara Romawi Bizantium yang jauh lebih banyak.

Khalid dipindahkan dari Irak ke Syam untuk memimpin pasukan gabungan menghadapi pertempuran krusial, yang puncaknya terjadi di Yarmuk.

Berikut adalah alasan utama pemindahan Khalid bin Walid ke Syam:

  1. Keunggulan Jumlah Musuh yang Ekstrem: Pasukan Romawi Bizantium mengumpulkan pasukan yang sangat besar (sekitar 200.000+ tentara) untuk menghancurkan pasukan Muslim di Syam. Empat komandan awal (Abu Ubaidah, Amr bin Ash, Yazid bin Abi Sofyan, Syurahbil bin Hasanah) membutuhkan pemimpin yang ahli taktik untuk menyatukan pasukan menghadapi ancaman tersebut.
  2. Ahli Strategi dan Taktik yang Tak Terkalahkan: Khalid bin Walid dikenal sebagai Saifullah (Pedang Allah) yang tidak pernah kalah dalam pertempuran manapun. Reputasinya yang luar biasa dalam taktik perang ofensif dan bergerak sangat dibutuhkan untuk mengatasi ketimpangan jumlah.
  3. Penyatuan Komando Pasukan Muslim:

Khalid diperintahkan oleh Khalifah Abu Bakar (dan dilanjutkan Umar bin Khattab) untuk mengambil alih komando tertinggi seluruh pasukan Muslim di Syam agar mereka tidak terpecah-pecah dan lebih terorganisir.

  1. Keberhasilan di Irak:

Setelah berhasil menaklukkan sebagian besar wilayah Irak dari kekaisaran Persia, Khalid memiliki pasukan yang tangguh dan pengalaman, menjadikannya pilihan paling tepat untuk menghadapi kekaisaran kuat lainnya, yaitu Romawi Timur.

Kepindahan Khalid dari Irak ke Syam merupakan langkah strategis yang mengubah jalannya sejarah, di mana Khalid berhasil menyatukan pasukan dan meraih kemenangan mutlak di Pertempuran Yarmuk pada tahun 636 Masehi, yang membuka jalan bagi kekuasaan Islam di Syam dan membuat Romawi mundur dari wilayah tersebut.

اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

Semoga bermanfaat.

Barakallahu fiikum

(بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ)

“Semoga Allah memberkahi anda semua”.

Jazakumullahu Khairan

(جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا),

“Semoga Allah membalas anda semua dengan kebaikan”.

Sumber / Sources :

  1. www.thariq.sch.id
  2. YouTube
  3. Kitab Shirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiurrahman
    Al- Mubarakfury.
  4. Instagram
  5. Repository UIN Suska.
  6. Muslim.or.id
  7. Journal.uiad.ac.id
  8. Britanica
  9. Wikipedia
  10. AI.

Pukul 09.27.
Senin, 26/27 Ramadhan 1447 H / 16 Maret 2026 M.

Rewritten by Adi Purnomo bin Mughofir bin Haji Jalal Makhali bin Haji Rais bin Haji Ilyas.

Jalan Marditani No 33.

Rt4/Rw01,Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur (East Java), Indonesia.
Phone : 0823 3863 5057.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Efditor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *