Ketika Orang Tua Sudah Tiada, Tak Ada Lagi yang Menyatukan Kita

Oleh Sigit Subiantoro, Wakil Ketua DDII Kediri

Dewandakwahjatim.com, Kediri – Dulu kita pulang karena ada ayah dan ibu.
Sekarang…
Kita tak tahu lagi harus pulang ke mana.

Rumah itu masih berdiri, tapi rasanya kosong. Tak ada yang menunggu, tak ada yang bertanya.
“Sudah makan?”
“Sudah sampai rumah?”

Dulu kita dikumpulkan oleh mereka. Sekarang, satu per satu dari kita menjauh, tanpa sadar.

Bukan karena benci, bukan juga karena marah. Hanya karena sibuk, dan terlalu lelah untuk peduli.

Tak ada lagi yang menegur saat kita mulai asing. Tak ada lagi yang memaksa kita untuk rukun.

Pelan-pelan, saudara hanya tinggal nama. Padahal…merekalah satu-satunya yang tersisa dari ayah dan ibu.

Jika kita saling pergi, nanti saat kita rapuh, siapa yang akan benar-benar peduli?

Jangan tunggu benar-benar sendiri, baru ingat bahwa kita masih keluarga.

Semoga bermanfaat

#ceritakehidupan #curahanhati #keluarga #persaudaraan

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *