Oleh Djuwari Syaifudin,
Wasek. Bidang Pengembangan dan Pembinaan Daerah
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Mengapa peristiwa isra’ mi’raj diawali dengan kata subhaana…? Apa makna subhaana.. ?
Isra’ mi’raj adalah peristiwa yang luar biasa bagi manusia biasa. Jarak yg ditempuh begitu jauhnya hanya 8 jam. Padahal jarak bumi ke matahari saja jutaan km, apalagi sampai ke sidratil muntaha.
Makna Subhaana.
Subhaana dari kata sabaha : mengatur, berbicara banyak, berenang, bergerak jauh dan cepat,mensucikan, dan lain sebagainya.
Kata subhaana biasa digabung dengan kata Allah menjadi subhaanallah.
Berdasarkan arti ini beberapa ulama menaknai subhaanallah diantaranya :
- Maha Suci Allah dari segala kekurangan.
- Allah Maha penggerak seluruh alam semesta.
- Allah Maha Pengatur semua gerakan alam semesta.
- Semua alam semesta beredar patuh menurut aturan Allah semoga aku demikian juga.
Dalam surat Yasin dan ambiya dijelaskan bahwa seluruh alam semesta ini berenang di udara sesuai alurnya masing masing. Bumi berenang mengelilingi matahari dan matahari berenang mengelilingi blackhole.dan lain sebagainya.
Dalam surat Musabbihaat (surat yang diawali dengan Subhanaa) yaitu surat 57, 59, 61, 62, dan 64 dijelaskan bahwa semua benda benda alam bertasbih/ bergerak/berenang menurut jalurnya masing masing.
Jagat raya ini disebut alam besar dan manusia disebut alam kecil, mengapa karena dalam diri manusia mengandung semua unsur yang ada di alam semesta. Jadi manusia secara fisik, biologis masuk bagian alam semesta dengan demikian fisik dan biologis manusia bergerak patuh dan taat kepada aturan Allah karena fisik dan biologis manusia adalah hamba Allah.
Seluruh alam semesta telah berjanji kepada allah utk bergerak/beraktifitas patuh kepada aturan Allah. Jantung manusia berdetak patuh sesuai aturan Allah, darah juga beredar patuh menurut aturan Allah.
Allah hanya memberi kebebasan kepada psikologis manusia untuk memilih mau hidup patuh atau tidak.
Bila psikologis manusia patuh kepada Allah, maka dia disebut hamba Allah sebaliknya bila psikologis manusia tidak mau patuh, maka dia disebut hamba syetan, hamba hawa nafsu, hamba harta, hamba syahwat, dan lain sebagainya. Hidup ini adalah pilihan, karena itu manusia disebut khaliifah dan salah maknanya makhluq yang diberi hak memilih jalan benar atau menyimpang.
OLEH KARENA ITU AYOK BERLOMBA LOMBA HIDUP PATUH MENURUT SYARIAT ALLAH AGAR KITA PATUT DISEBUT HAMBA ALLAH.
TUJUAN ISRA’ MI’RAJ ADALAH SEBUAH PETA PERJALANAN MENEMUI ALLAH, MENGGAPAI RIDHA DENGAN SHALAT SEBAGAI :
- SARANA BERDIALOK DENGAN ALLAH,
- SARANA MENGHINDAR DARI KEHIDUPAN.FAHSYA WAL MUNKAR.
- SARANA MENGGAPAI KEBAHAGIAAN HIDUP SURGA DI DUNIA HG DI AKHIRAT.
ALLAH SELALU MENUNTUN KITA KE KEHIDUPAN YANG BENAR MENURUT ALLAH.
WALLAHU ‘ALAM BISHOWAB
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
