Oleh Muhammad Hidayatulloh, Wakil Ketua Bidang PSQ DDII Jatim, Kepala Pesantren Kader Ulama Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) Elkisi Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur dan Penulis buku Geprek! Resep Anti Galau Rahasisa Hidup
Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Hutan merupakan salah satu nikmat terbesar Allah SWT bagi kehidupan di Bumi, sering disebut sebagai “paru-paru bumi”. Hutan menghasilkan oksigen melalui fotosintesis, menyerap karbon dioksida, mengatur siklus air, mencegah banjir dan longsor, serta menjadi habitat bagi jutaan spesies.
Kerusakan hutan akibat deforestasi dan eksploitasi berlebih menyebabkan bencana lingkungan yang semakin sering terjadi.
Allah SWT mengingatkan dalam Surat Ar-Rum ayat 41:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
(Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).) (QS. Ar-Rum: 41)
Dan dalam Surat Al-Qashash ayat 77:
وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
(…Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.) (QS. Al-Qashash: 77)
Keunikan hutan di Bumi menjadi lebih nyata ketika dibandingkan dengan planet-planet lain di tata surya kita. Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki hutan lebat dan vegetasi luas yang mendukung kehidupan kompleks seperti manusia dan makhluk lainnya.
- Mars: Planet merah ini memiliki permukaan tandus, berdebu, tanpa vegetasi atau hutan. Atmosfernya tipis, suhu ekstrem, dan tidak ada air cair stabil, sehingga tidak mungkin ada kehidupan normal.
- Venus: Disebut “planet neraka” dengan atmosfer tebal beracun, suhu permukaan mencapai 460°C, dan tekanan ekstrem. Tidak ada hutan atau kehidupan yang bisa bertahan.
- Bulan: Permukaan berbatu penuh kawah, tanpa atmosfer signifikan, air, atau vegetasi. Kehidupan manusia hanya mungkin dengan teknologi canggih dalam waktu singkat.
Ini menunjukkan betapa istimewanya Bumi sebagai tempat yang Allah ciptakan dengan sempurna untuk kehidupan.
Salah satu cara membalas nikmat ini adalah dengan menanam pohon, yang termasuk amal jariyah. Dalil umum:
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
(Apabila anak Adam meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.) (HR. Muslim)
Khusus menanam pohon:
Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
(Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tanaman, kemudian dimakan oleh burung, manusia, atau binatang, melainkan menjadi sedekah baginya.) (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Jabir RA:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا فَيُؤْكَلُ مِنْهُ إِنْسَانٌ وَلَا دَابَّةٌ وَلَا شَيْءٌ إِلَّا كَانَتْ لَهُ صَدَقَةً
(Tidaklah seorang muslim menanam pohon, kemudian dimakan oleh manusia, hewan, atau apa saja, melainkan menjadi sedekah baginya.) (HR. Muslim)
Setiap manfaat dari pohon yang kita tanam—buah, naungan, oksigen—menjadi pahala abadi.
Marilah kita jaga hutan Bumi yang unique ini dengan menanam pohon dan mencegah kerusakan, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT. Semoga menjadi amal jariyah yang membawa berkah dunia akhirat.
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
