Oleh Adi Purnomo, Sekretaris DDII Kab. Banyuwangi
Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Dalam Islam, manusia yang paling mulia ialah manusia yg paling “Bertaqwa”.
Surat Al Hujurat, Surat 49, Ayat 13
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَا رَفُوْا ۗ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
yaaa ayyuhan-naasu innaa kholaqnaakum ming zakariw wa ungsaa wa ja’alnaakum syu’uubaw wa qobaaa-ila lita’aarofuu, inna akromakum ‘ingdallohi atqookum, innalloha ‘aliimun khobiir
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13)
Tanda-tanda orang “Bertaqwa” setidaknya ada 10, yang terdapat pada Surat Al Baqoroh, Surat 2, Ayat 3-4 dan Surat Al Imran, Surat 3, Ayat 134-135.
Tanda Taqwa menurut Al Baqoroh, Ayat 3 :
- Beriman kepada yg ghoib.
- Menegakan Sholat.
- Menginfaqkan harta.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا لْغَيْبِ وَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
allaziina yu-minuuna bil-ghoibi wa yuqiimuunash-sholaata wa mimmaa rozaqnaahum yungfiquun
“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 3)
Tanda Taqwa menurut Al Baqoroh, Ayat 4 :
- Beriman kepada Al Qur’an dan Kitab -kitab yg diturunkan sebelum Al Qur’an.
- Beriman kepada Hari Akhirat.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَاۤ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِا لْاٰ خِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ
wallaziina yu-minuuna bimaaa ungzila ilaika wa maaa ungzila ming qoblik, wa bil-aakhiroti hum yuuqinuun
“dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 4)
Tanda Taqwa menurut Al Imran, Surat 3, Ayat 134 :
- Menginfaqkan harta dalam sempat maupun sempit.
- Mampu menahan amarah.
- Mudah memaafkan kesalahan orang lain.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
allaziina yungfiquuna fis-sarrooo-i wadh-dhorrooo-i wal-kaazhimiinal-ghoizho wal-‘aafiina ‘anin-naas, wallohu yuhibbul-muhsiniin
“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)
Tanda Taqwa menurut Al Imran, Surat 3, Ayat 135 :
- Apabila berbuat dosa segera bertobat.
- Tidak meneruskan perbuatan dosa tersebut.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا لَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَا حِشَةً اَوْ ظَلَمُوْۤا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَا سْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْ ۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
wallaziina izaa fa’aluu faahisyatan au zholamuuu angfusahum zakarulloha fastaghfaruu lizunuubihim, wa may yaghfiruz-zunuuba illalloh, wa lam yushirruu ‘alaa maa fa’aluu wa hum ya’lamuun
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 135)
JANJI-JANJI ALLAH SWT kepada ORANG-ORANG yang “BERIMAN” dan “BERTAQWA”.
Allah menjanjikan banyak hal kepada orang yang beriman dan bertaqwa, antara lain adalah :
- Jalan keluar dari kesulitan, (Ath-Thalaq : 2-3)
- Rezeki yang tak terduga,(Ath-Thalaq: 2-3)
- Kemudahan urusan,(Ath Thalaq : 2-3)
- Terhapusnya dosa,(Al Anfal : 29)
- Keselamatan dari neraka, (Maryam : 72) dan
- Surga penuh kenikmatan. (Al Qalam:34 ; Maryam : 63)
- Janji-janji ini juga termasuk diangkatnya derajat, (Al Imran :139); Al Mujadalah: 11.
- Menjadi pemimpin di bumi, ( An Nur : 55); Al Baqoroh : 30) serta
- Mendapatkan kehidupan yang baik di dunia dan akhirat (An Nahl : 97).
Janji Allah di dunia:
- Jalan keluar dari kesulitan: Allah akan memberikan jalan keluar bagi mereka yang bertakwa ketika menghadapi kesulitan.
( Ath Thalaq Ayat 2-3 ) - Rezeki dari arah tak terduga: Orang yang bertakwa akan diberi rezeki dari arah yang tidak mereka sangka-sangka.
( Ath Thalaq : 2-3 ) - Kemudahan urusan: Allah akan menjadikan urusan mereka menjadi lebih mudah.
( Ath Thalaq : 2-3 )
At Thalaq : 2-3.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بَا لِغُ اَمْرِهٖ ۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
wa yarzuq-hu min haisu laa yahtasib, wa may yatawakkal ‘alallohi fa huwa hasbuh, innalloha baalighu amrih, qod ja’alallohu likulli syai-ing qodroo
“dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”
(QS. At-Talaq 65: Ayat 3)
- Kehidupan yang baik: Orang yang beriman dan berbuat baik akan mendapatkan kehidupan yang baik di dunia. ( An Nahl 16 : Ayat 97 )
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَا لِحًـا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَـنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةً ۚ وَلَـنَجْزِيَـنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَ حْسَنِ مَا كَا نُوْا يَعْمَلُوْنَ
man ‘amila shooliham ming zakarin au ungsaa wa huwa mu-minung fa lanuhyiyannahuu hayaatang thoyyibah, wa lanajziyannahum ajrohum bi-ahsani maa kaanuu ya’maluun
“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 97)
- Terhapusnya dosa: Dosa dan kesalahan mereka akan dihapuskan.
( Al Anfal 8 : Ayat29 )
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ تَتَّقُوا اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّـكُمْ فُرْقَا نًا وَّيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَـكُمْ ۗ وَ اللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ
yaaa ayyuhallaziina aamanuuu ing tattaqulloha yaj’al lakum furqoonaw wa yukaffir ‘angkum sayyi-aatikum wa yaghfir lakum, wallohu zul-fadhlil-‘azhiim
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu dan menghapus segala kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Allah memiliki karunia yang besar.”
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 29)
- Pengampunan dosa: Allah akan mengampuni dosa mereka yang bertaubat, sebagaimana disebutkan dalam QS. An-Nisa ayat 110.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَ مَنْ يَّعْمَلْ سُوْٓءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
wa may ya’mal suuu-an au yazhlim nafsahuu summa yastaghfirillaaha yajidillaaha ghofuuror rohiimaa
“Dan barang siapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 110)
- Menjadi pemimpin di bumi: Allah akan menjadikan mereka berkuasa di bumi dan meneguhkan agama mereka.
( An Nur 24 : Ayat 55 / Al Baqoroh 2: Ayat 30 )
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَـيَسْتَخْلِفَـنَّهُمْ فِى الْاَ رْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَـيُبَدِّلَــنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًا ۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـئًــا ۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
wa’adallohullaziina aamanuu mingkum wa ‘amilush-shoolihaati layastakhlifannahum fil-ardhi kamastakhlafallaziina ming qoblihim wa layumakkinanna lahum diinahumullazirtadhoo lahum wa layubaddilannahum mim ba’di khoufihim amnaa, ya’buduunanii laa yusyrikuuna bii syai-aa, wa mang kafaro ba’da zaalika fa ulaaa-ika humul-faasiquun
“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”
(QS. An-Nur 24: Ayat 55)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاِ ذْ قَا لَ رَبُّكَ لِلْمَلٰٓئِكَةِ اِنِّيْ جَا عِلٌ فِى الْاَ رْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَا لُوْۤا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَآءَ ۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَ ۗ قَا لَ اِنِّيْۤ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
wa iz qoola robbuka lil-malaaa-ikati innii jaa’ilung fil-ardhi kholiifah, qooluuu a taj’alu fiihaa may yufsidu fiihaa wa yasfikud-dimaaa, wa nahnu nusabbihu bihamdika wa nuqoddisu lak, qoola inniii a’lamu maa laa ta’lamuun
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.””
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 30)
Janji Allah di akhirat:
- Keselamatan dari neraka: Allah akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dari siksa api neraka.
( Maryam 19 : Ayat 72 )
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
ثُمَّ نُـنَجِّى الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَّنَذَرُ الظّٰلِمِيْنَ فِيْهَا جِثِيًّا
summa nunajjillaziinattaqow wa nazaruzh-zhoolimiina fiihaa jisiyyaa
“Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.”
(QS. Maryam 19: Ayat 72)
- Surga: Mereka akan mendapatkan balasan surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan akan kekal di dalamnya selamanya.
( Al Qolam 68 : Ayat 34 / Maryam 19 : Ayat 63 )
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
inna lil-muttaqiina ‘ingda robbihim jannaatin na’iim
“Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.”
(QS. Al-Qalam 68: Ayat 34)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
تِلْكَ الْجَـنَّةُ الَّتِيْ نُوْرِثُ مِنْ عِبَا دِنَا مَنْ كَا نَ تَقِيًّا
tilkal-jannatullatii nuurisu min ‘ibaadinaa mang kaana taqiyyaa
“Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.”
(QS. Maryam 19: Ayat 63)
- Pahala berlipat ganda: Balasan berupa pahala akan dilipatgandakan, lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.
( Al An’am 6 : Ayat 160 dan Al Baqoroh 2 : Ayat 261 )
Al An’am 160
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
مَنْ جَآءَ بِا لْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَا لِهَا ۚ وَمَنْ جَآءَ بِا لسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰۤى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
mang jaaa-a bil-hasanati fa lahuu ‘asyru amsaalihaa, wa mang jaaa-a bis-sayyi-ati fa laa yujzaaa illaa mislahaa wa hum laa yuzhlamuun
“Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 160)
Al Baqoroh : 261
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَا للّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
masalullaziina yungfiquuna amwaalahum fii sabiilillaahi kamasali habbatin ambatat sab’a sanaabila fii kulli sumbulatim mi-atu habbah, wallohu yudhoo’ifu limay yasyaaa, wallohu waasi’un ‘aliim
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261)
- Kehidupan yang baik di akhirat: Allah akan memberikan kehidupan yang baik di akhirat.
( Al Baqoroh 2 : Ayat 25 )
Tentang Kehidupan yg baik di Akhirat /
Tentang Surga yg mengalir Sungai di bawahnya :
Al Baqoroh 2 : Ayat 25
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَ نْهٰرُ ۗ كُلَّمَا رُزِقُوْا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَا لُوْا هٰذَا الَّذِيْ رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَاُ تُوْا بِهٖ مُتَشَا بِهًا ۗ وَلَهُمْ فِيْهَاۤ اَزْوَا جٌ مُّطَهَّرَةٌ ۙ وَّهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
wa basysyirillaziina aamanuu wa ‘amilush-shoolihaati anna lahum jannaating tajrii ming tahtihal-an-haar, kullamaa ruziquu min-haa ming samarotir rizqong qooluu haazallazii ruziqnaa ming qoblu wa utuu bihii mutasyaabihaa, wa lahum fiihaaa azwaajum muthohharotuw wa hum fiihaa khooliduun
“Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, “Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu.” Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 25)
Kesimpulan :
Setidaknya ada 11 janji-janji Allah kepada orang-orang yang “Beriman” dan “Bertaqwa”.
7 janji-janji Allah di dunia dan 4 janji-janji Allah di akhirat bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa.
Semoga dengan mengenal, mengetahui dan memahami janji-janji Allah ini kita bisa termotivasi untuk selalu memperbaiki, meningkatkan dan memperkuat “Keimanan” dan “Ketaqwaan” kita.
Aamiin Yaa Robbal A’lamiin.
آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ
Kaligondo, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia.
Ahad, 17 Jumadil Akhir 1447 H / 7 Desember 2025 M.
Sunday, December 7, 2025 AD
( American English )
Sunday, 7 December 2025 AD.
( British English )
Pukul 16.34 WIB.
Admin: Kom8nfo DDII Jatim
