Ilmu Tanpa Takwa: Cahaya yang Membakar

Oleh: Muhammad Hidayatulloh, Ketua Bidang PSQ DDII Jatim dan penulis 4 buku Perjalanan Jiwa

Dewandakwahjatim.com, Surabaya –
لَوْ كَانَ الْعِلْمُ مِنْ دُوْنِ التُّقَى شَرَفًا لَكَانَ أَشْرَفُ مَنْ خَلَقَ اللهُ إِبْلِيْسَ
“Seandainya ilmu tanpa takwa adalah sebuah kemuliaan, maka makhluk Allah yang paling mulia tentu saja adalah Iblis.”

Kalimat hikmah ini mengandung tamparan keras bagi setiap penuntut ilmu. Ilmu sejati dalam Islam bukanlah sekadar tumpukan informasi, gelar akademis, atau kemampuan berdebat. Ilmu sejati adalah yang menuntun pemiliknya kepada Allah, menumbuhkan rasa takut, tunduk, dan cinta kepada-Nya. Jika tidak, ilmu itu hanyalah ilusi yang bisa menjerumuskan.

Ilmu yang Mengantar kepada Takwa

Allah menegaskan dalam Al-Qur’an:

﴿ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ﴾
“Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.” (QS. Fāṭir: 28)

Ayat ini menunjukkan bahwa kemuliaan seorang alim bukan pada banyaknya buku yang ia baca, bukan pada banyaknya sanad yang ia hafal, tetapi pada ketakwaannya. Ilmu sejati itu bagaikan cahaya yang menembus kegelapan, tetapi cahaya itu hanya bisa menyinari hati yang bersih oleh takwa. Jika hati kotor oleh kesombongan, cahaya itu justru membakar pemiliknya.

Atsar Sahabat tentang Ilmu Tanpa Amal

Dalam Sunan ad-Dārimī diriwayatkan sebuah perkataan sahabat (atsar, bukan sabda Nabi):

“مَنْ يَزْدَدْ عِلْمًا وَلَمْ يَزْدَدْ هُدًى لَمْ يَزْدَدْ مِنَ اللَّهِ إِلَّا بُعْدًا”
“Barangsiapa bertambah ilmunya namun tidak bertambah petunjuknya, maka ia tidak bertambah dekat kepada Allah melainkan semakin jauh.”

Meskipun bukan hadits marfū‘, maknanya sejalan dengan prinsip Islam. Ilmu tanpa amal, ilmu tanpa hidayah, hanyalah menambah jarak antara hamba dengan Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَالِمٌ لَمْ يَنْفَعْهُ اللَّهُ بِعِلْمِهِ”
“Sesungguhnya orang yang paling keras siksanya pada hari kiamat adalah seorang alim (berilmu) yang Allah tidak memberi manfaat dengan ilmunya.”
(HR. al-Bayhaqī dalam Syu‘ab al-īmān, dinyatakan shahih oleh al-Albānī)

Hadits ini menegaskan bahaya ilmu yang tidak diamalkan. Orang berilmu tapi tidak bertakwa justru berpotensi mendapat azab paling pedih, karena mereka tahu kebenaran namun tidak mengikutinya.

Iblis: Simbol Ilmu Tanpa Takwa

Iblis adalah contoh paling jelas. Ia tahu Allah, bahkan pernah beribadah ribuan tahun. Tetapi ketika diperintah sujud kepada Adam, kesombongan mengalahkan ketakwaannya. Ilmunya tidak berguna. Justru karena ilmunya itulah, ia lebih pantas dihukum, sebab ia tahu kebenaran tapi memilih untuk menentangnya.

Inilah peringatan besar: ilmu tanpa takwa hanya akan melahirkan arogansi intelektual. Orang bisa pandai, fasih, bahkan hafal banyak dalil, tetapi jika hatinya sombong, ilmunya hanya menjadi alasan baginya untuk semakin jauh dari Allah.

Refleksi

Ilmu adalah pedang bermata dua.

Jika berada di tangan orang bertakwa, ia menjadi alat untuk menegakkan kebenaran, menyebarkan rahmat, dan membangun peradaban.

Jika berada di tangan orang yang sombong, ia justru menjadi senjata yang melukai diri sendiri dan menghancurkan orang lain.

Maka, jangan pernah bangga dengan ilmu jika tidak disertai takwa. Ilmu itu amanah, dan amanah itu kelak ditanya di hadapan Allah. Seorang alim yang bertakwa akan menjadi lentera umat, tetapi alim tanpa takwa hanya menjadi api yang membakar.

Penutup

Ilmu adalah cahaya. Namun cahaya itu hanya menerangi jika bersatu dengan takwa. Tanpa takwa, cahaya ilmu berubah menjadi api yang membakar.

Mari kita renungkan: apakah ilmu yang kita miliki hari ini semakin mendekatkan kita kepada Allah, atau justru semakin membuat kita angkuh dan jauh dari-Nya?

Donasi DDII Jatim: lynk.id/laznasdewandakwahjatim

Rekening Da’wah :
BSI 7357 2777 73
a.n Laznas Dewan Dakwah Jawa Timur

Informasi & Konfirmasi
📱0851-0786-2777

#LaznasDewanDakwah
#RakerwilDDIIJatim
#DariKitaKepenjuruNusantara
#DakwahPedalaman
#Pemberdayaan

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *