Masyarakat Dusun Puncak Rindu Kehadiran Da’i Pendamping

Oleh Syayid al Ghazali, Sekretaris Bidang Kominfo DDIl Jatim

Dewandakwahjatim.com, Lumajang – Dusun Puncak, yang terletak di wilayah Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, merupakan dusun terakhir di kawasan B29 yang terkenal dengan keindahan alamnya. Secara geografis, dusun ini berada di dataran tinggi, dengan kontur wilayah yang dikelilingi jurang dan tebing curam.

Sebagian besar warga Dusun Puncak menggantungkan hidup sebagai petani dan pekebun. Komoditas utama yang ditanam meliputi kentang, bawang perai, dan kubis, yang tumbuh subur berkat kondisi tanah dan udara yang sejuk.

Mayoritas penduduk Dusun Puncak beragama Islam. Namun, keterbatasan tenaga keagamaan seperti da’i, khatib, maupun imam menjadi kendala tersendiri bagi mereka dalam menjalankan ibadah secara optimal, terutama shalat Jumat. Tidak jarang shalat Jumat tidak dapat dilaksanakan karena tidak adanya khatib dan imam yang membersamai.

Masyarakat mengungkapkan kerinduan mereka akan kehadiran da’i yang bersedia mendampingi dan membimbing kehidupan keagamaan di dusun tersebut. Mereka rindu akan hadirnya sosok da’i yang mau tinggal dan membina mereka di Masjid Jabal Nur satu-satunya masjid yang berada di Dusun Puncak.

Untuk mencapai Dusun Puncak, dibutuhkan waktu tempuh sekitar 4 hingga 5 jam dari Surabaya. Perjalanan yang dilalui pun tidak mudah, melewati jalur berkelok-kelok dengan sisi kiri dan kanan berupa jurang serta tebing yang curam.

Warga berharap ke depan akan ada perhatian lebih khusus dalam pemenuhan kebutuhan pembinaan spiritual masyarakat di wilayah terpencil seperti Dusun Puncak ini.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Editor: Sudono Syueb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *