Oleh: Adi Purnomo, S.Pd., Sekretaris Dewan Da’wah Kab. Banyuwangi
Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Di Indonesia ini ada tiga ormas Islam yang fokus berjuang di bidang Ekonomi (Pemberdayaan Ekonomi Ummat) yaitu :
- Syarikat DAGANG Islam (SDI) / Syarikat Islam (SI).
- ISMI ( Ikatan Saudagar Muslim Se-Indonesia / Ikatan Saudagar Muslim Indonesia).
- I I B F (Indonesian Islamic Business Forum).
Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) adalah organisasi yg didirikan oleh Dr.(HC) H Heppy Trenggono,M.Kom, pd 9 Agustus 2009.
Visi IIBF :
Visi IIBF, atau Indonesian Islamic Business Forum, adalah untuk mencetak sejuta pengusaha Indonesia yang kuat pada tahun 2020.
IIBF berperan sebagai wadah komunitas bisnis Muslim di Indonesia yang mendukung pengembangan bisnis berbasis prinsip-prinsip Islam yang adil dan berkelanjutan.
IIBF Cilacap misalnya, juga memiliki visi untuk menjadi organisasi terkemuka yang menumbuhkan individu berkaliber, yang dikenal sebagai “Source of Calibre People”.
IIBF bertujuan membangun karakter dan kesejahteraan pengusaha muslim di Indonesia melalui edukasi, pelatihan dan jaringan bisnis.
Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) adalah organisasi yang bertujuan untuk mempromosikan prinsip-prinsip bisnis Islam di Indonesia, serta memfasilitasi pertukaran gagasan dan pengalaman antara para pelaku bisnis Muslim, melalui kegiatan-kegiatan seperti seminar, workshop, dan konferensi.
IIBF berusaha untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai prinsip-prinsip bisnis Islam, seperti keadilan, transparansi, dan tanggung jawab sosial.
IIBF juga bekerja sama dengan berbagai lembaga dan organisasi terkait untuk memperkuat jaringan bisnis Islam di Indonesia, serta membantu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dalam rangka memfasilitasi pertukaran informasi dan ide antara anggotanya.
Secara keseluruhan, Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) berperan sebagai wadah yang memperkuat komunitas bisnis Muslim di Indonesia, serta mendukung pengembangan bisnis yang berbasis pada prinsip-prinsip bisnis Islam yang adil dan berkelanjutan.
Kepengurusan IIBF :
Pengurus IIBF Pusat adalah orang-orang yg bertanggungjawab atas pengelolaan dan operasional organisasi IIBF di tingkat nasional. Mrk memiliki peran dlm menentukan kebijakan, strategi dn kegiatan IIBF, serta mengawasi pelaksanaan program-
program di tingkat wilayah dan lokal.
Presiden IIBF :
Dr.(HC) H.Heppy Trenggono,M.Kom.
Pengurus IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) yg juga Pengurus IIBF :
- Wedha Stratesti Yudha
- Nung Atasan
- Atiya Isfahani
- Dian Andiyani.
IIBF juga punya Pengurus di tingkat Propinsi, Kota/Kabupaten.
IIBF juga menjalin kolaborasi dg berbagai pihak seperti STIES Riyadhul Jannah dlm upaya membangun Ekosistem Wirausaha Berbasis Pesantren.
Pada Maret 2023 , IIBF mengadakan pertemuan di Kebumen Jawa Tengah, diselenggarakan tanggal 7 – 9 Maret 2023.
Pada kesempatan tersebut penggagas IIBF, Dr. H. Heppy Trenggono, M.Kom., memberikan nasihat kepada peserta agar sukses dalam berbisnis.
“Syarat sukses bisnis adalah membahagiakan keluarga. Membahagiakan keluarga jangan pakai syarat dan ketentuan. Yakin saja kalau kita membahagiakan keluarga bisnis akan sukses. Itu keyakinan kita sebagai muslim”. Ungkapnya.
Tagline pak Heppy “Keluarga seharusnya jadi pelanggan nomor satu di mata semua pengusaha”.
Selain itu, Untuk memulai bisnis harus karakternya yang dibangun lebih dulu, jangan memulai bisnis kalau karakternya masih kacau. Karakter sebagai pondasi dalam melangkah untuk berbisnis. Karakter seseorang pebisnis akan diperlihatkan jika kita tidak punya apa-apa.
Karakter sebagai orang kaya atau miskin muncul saat seseorang pada posisi di bawah dan tidak punya apa-apa. Jika kita memiliki karakter kaya, maka karakter tersebut akan menghantarkan pada keberhasilan yang diperolehnya, bahkan akan melebihi dari yang dibayangkan, dan ini bisa berlaku sebaliknya.
Sumber :
Official Account University of Darunnajah.
Mudah-mudahan info ini bermanfaat untuk memperluas wawasan kita shg para aktifis dakwah Islam bisa saling mengenal latar belakang organisasinya sehingga bisa bersinergi dlm mensukseskan dakwah Islam di Indonesia maupun all over the world.
Dua organisasi terakhir, IIBF dan ISMI mempunyai kemiripan dg organisasi yg pertama, yaitu SDI yg didirikan oleh H Saman Hudi pd tahun 1905 yg bergerak di bidang Pemberdayaan Ekonomi Ummat.
SI, Sarikat Islam saat ini berusaha kembali ke Khittoh yaitu fokus ke Pemberdayaan Ekonomi Ummat dg dipimpin oleh Dr. Hamdan Zulfan yg mantan Ketua MK.
Selain tiga ormas diatas, ormas Islam besar seperti Muhammadiyah dan NU juga bergerak di bidang Ekonomi (Pemberdayaan Ekonomi Ummat selain bergerak di bidang Dakwah, Sosial dan Pendidikan).
Mudah-mudahan, ke depan Ummat Islam di Indonesia bisa berjaya tdk hanya di bidang Ekonomi tapi juga di bidang Politik.
Harus diakui secara jujur bahwa saat ini Ekonomi di Indonesia dikuasai oleh kelompok minoritas non-muslim dari etnis Tionghoa.
Perjuangan H Samanhudi yg dirintis sejak 1905 perlu dan harus ada penerusnya.
Masa itu, H Samanhudi yg Pengusaha batik berusaha mengimbangi dan menyaingi pengusaha-pengusaha Tionghoa yg waktu itu diberi previlege ( keistimewaan ) oleh Belanda.
Pendiri IIBF, Dr (HC) H. Heppy Trenggono, M.Kom, pernah mengalami jatuh bangun dlm bisnis beliau. Pernah jatuh di posisi nol tapi Alhamdulillah, beliau bisa bangkit kembali dan sekarang SDH masuk Pengusaha Kelas Atas di Indonesia.
Barokallah. 🤲🏻🤲🏻🤲🏻
آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ
Sumber : Republika, dll
Genteng, Banyuwangi, Jawa- Timur.
Sabtu, 26 Dzulqaidah 1446 /
24 Mei 2025.
Pkl. 18.08
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
