Oleh: Adi Purnomo, S.Pd., Sekretaris DDII Kab. Banyuwamgi
Dewandakwahjatim.com, Banyuwangi – Salah satu dari 8 misi DD/DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), misi no.5 ialah, “Membendung (Melindungi Umat dari) Gerakan Pemurtadan, Ghazwul Fikri dan Harakah Hadamah.”
Apa itu “Harakah Hadamah”?
Harakah Hadamah secara harfiah berarti, “Gerakan yg Merusak” atau “Gerakan yg Menghancurkan”
Dlm kontek keagamaan, khususnya dlm Islam, Harakah Hadamah biasanya digunakan untuk merujuk pd gerakan atau kelompok yg dianggap menyebarkan ajaran atau praktik yg menyimpang dari ajaran Islam yg benar dan dianggap membahayakan umat Islam.
Definisi Harakah Secara Umum.
Kita sering mendengar kata-kata harakah dalam kegiatan aktifis, kadang ada yang bertanya kepada kita, “antum dari harakah mana?” pertanyaan ini sering kita dapatkan ketika mengadakan sebuah acara atau menghadiri sebuah acara yang saat itu di hadiri oleh banyak kalangan aktifis. Oleh karena itu alangkah baiknya kita bisa memahami dengan baik apa itu Harokah.
Harakah Mubarokah
Di dalam kamus bahasa Arab “Lisan Al `Arob” (1/614) kata harokah (الحركة ) yang berasal dari kata Haruka (حرك) memiliki arti lawan dari kata diam (ضد السكون) atau tidak bergerak, yang berarti harokah adalah suatu gerakan. Di dalam bahasa umum Harokah berarti perpindahan tubuh dari satu tempat ke tempat tertentu menuju tempat lainnya (إنتقال الجسم من مكان إلى مكان آخر).
Hal tersebut menandakan adanya langkah-langkah dan usaha-usaha yang terus bergerak dari satu posisi menuju posisi yang lain atau dari satu keadaan menuju keadaan yang lain. Dari sini dapat difahami bahwa Harokah Islamiyyah berarti langkah-langkah, usaha-usaha dan gerakan-gerakan yang bersifat Islami, yaitu berdasarkan asas-asas, aturan-aturan dan nilai-nilai Islam, baik dalam tujuan, aqidah dan sikap atau suluknya.
HAROKAH ISLAMIYAH
Pengertian:
- Harokah (al-harokah) berasal dari kata dasar Haraka-Yahruku-Harkan yang secara kamus bermakna gerakan. Secara istilah harokah yang dimaksud pada tulisan ini adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan persepsi tentang permasalahan ummat Islam pasca khulafaur rosyidin dan mengorganisir diri dengan menyusun strategi dan mengeksekusinya melalui berbagai aktivtas yang oleh kelompoknya dipersepsikan bisa menjadi solusi terhadap masalah yang dihadapi. Contoh-contoh Harokah Islamiyah di Indonesia :
- Syarikat Dagang Islam (Pendiri H Samanhudi 1905 di Solo)
- Syarikat Islam (Pendiri HOS Cokro Aminoto di Surabaya 1912)
- Muhammadiyah (didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Indonesia tahun 1912,
- NU (didirikan oleh KH Hasyim Asyari di Indonesia tahun 1926,
- Al Khairiyah
- Al Irsyad, pendiri Syaikh Asy Syurkati, 6 September 1914.
- Persis, pendiri Ahmad Hasan, 12 September 1923.
- Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (didirikan oleh Moh. Natsir, mantan Perdana Menteri R I , 26 Februari 1967))
- Hidayatullah (didirikan oleh Ust Abdullah Said di Indonesia th 1973).
- …. Contoh-contoh Harokah Islamiyah di luar negeri :
- Salafy. Pendiri faham Salafy , Imam Ahmad bin Hambal (780-855 M).
Tokoh-2 penting Salafy :
1.1. Ibnu Taimiyah.(1263-1328?
1.2. Muhammad bin Abdul Wahab (1703-1792(
1.3. Muhammad Abduh (1849-1905)
1.4. Rashid Ridho (1865-1835)
- Jamaah Tabligh (didirikan tahun 1926 oleh Mohammad Ilyas di India),
- Ihwanul Muslimin (didirikan oleh Hasan Al Banna di Mesir tahun 1928),
Tokoh-2 penting IM (Ikhwanul Muslimin)
3.1. Hasan Al Bana
3.2. Sayid Qutub
3.3 Dr. Yusuf Qardawi
- Hisbut Tahrir (dirikan oleh Taqiudin An Nabani di Al Quds tahun 1952), Banyak sekali yayasan-2 kecil di berbagai penjuru.
AWAL MULA terjadinya Harakah Hadamah dlm Sejarah Ummat Manusia.
Manusia diciptakan Allah SWT untuk mengabdi hanya kepada-Nya, atau mentauhid kan-Nya. Hal itu mengandung pengertian bahwa arti kehidupan yang sesungguhnya bagi manusia adalah mempersembahkan seluruh aspek kehidupannya untuk hanya kepada Allah, Robbul `Alamin, Pencipta, Pemilik dan Pengatur alam semesta.
Tauhid adalah dasar penciptaan anak cucu Adam, yaitu manusia seluruhnya, karena Allah SWT telah menciptakan mereka sebagai muwahhidin (hanya pengabdi Allah semata). Bapak manusia yaitu Adam As adalah orang pertama yang menjadi muwahhidin sebagai fithroh asasi yang melekat pada diri manusia. Manusia sepanjang sejarahnya sejak Adam As hingga NuhAs – semoga Allah mencurahkan kesejahteraan kepada mereka – yang diperkirakan berjarak 10 abad, masih tetap berada di atas landasan tauhid. Sebuah kehidupan Islami yang ditandai pengabdian dan peribadatan kepada Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupan tersebut telah diwujudkan oleh Adam `As dalam bentuk ketauhidan yang utuh di alam nyata.
Kehidupan Islami ini berlangsung sampai munculnya penyimpangan besar dari rel kehidupan di zaman umat Nabi Nuh As dalam bentuk kesyirikan kepada Allah SWT. Pengabdian yang beralih kepada penyembahan berhala-berhala Wad, Suwa, Yaguts, Ya`uq dan Nasr dimana pada asalnya adalah nama orang-orang sholih di kalangan mereka ini telah merubah tujuan hakiki dari kehidupan manusia itu sendiri. Inilah titik mula terjadinya penyimpangan hakiki kehidupan insan di muka bumi, dari ketauhidan dan pengabdian hidup hanya kepada Allah SWT menuju kehidupan syirik yang penuh kehinaan dan kehancuran alam semesta.
Di saat itu dan saat sesudahnya, kafilah-kafilah rasul Allah dan para nabi di utus setiap zamannya oleh Allah SWT tanpa henti untuk mengadakan langkah-langkah, usaha-usaha dan gerakan-gerakan mengembalikan manusia ke arah tujuan diciptakannya yaitu tauhid.
Harakah Hadamah
(Aliran Sesat) di Indonesia.
Menurut Penelitian Unmuh Yogya, jumlah aliran sesat di Indonesia lebih dari 300.
Beberapa diantaranya sudah dinyatakan sesat oleh MUI.
Fatwa MUI dan Kriteria Aliran Sesat :
- Mengikuti aqidah yg tdk sesuai dg Al Qur’an dan Sunnah. Ajaran yg bertentangan dg dasar-dasar Islam, seperti rukun Islam dan rukun sholat.
- Mengingkari Otentisitas Al Qur’an. Menolak kebenaran atau Otentisitas Al Qur’an sebagai Wahyu Allah.
- Meyakini adanya Wahyu setelah Al Qur’an : memperoleh Wahyu baru selain Al Qur’an.
- Mengkafirkan sesama muslim tanpa dasar sar’i : menuduh orang lain kafir tanpa dasar yg jelas.
- Menghina para nabi dn rasul : menyerang atau melecehkan para nabi dn rasul.
- Mengubah pokok-pokok ibadah : mengubah atau menambahkan ajaran ibadah yg tlh ditetapkan dlm Islam, seperti haji tdk ke baitullah atau shalat bukan 5 waktu.
- Menolak hadis nabi : Tdk mengakui hadis Nabi Muhammad sebagai sumber ajaran Islam
Aliran sesat :
Beberapa Aliran yg dianggap sesat oleh MUI.
MUI mensinyalir ada sekitar 300 aliran sesat di seluruh Indonesia.
Berikut 17 nama-nama Aliran yg dinyatakan sesat oleh MUI :
- Kerajaan Ubur-Ubur
- Lia Eden (Salamullah)
- Al Qiyadah Al Islamiyah
- Gerakan Fajar Nusantara ( Gafatar)
- Puang Lalang (Maha Guru)
- Ahmadiyah
- Islam Jamaah
- Darul Arqom
- Ajaran Milata Abraham
- Darul Arqom Banda Aceh
- Ajaran Kebatinan Abidin Sabang
- Aliran Syiah Aceh
- Ajaran Moh Ilyas bin M Yusuf Aceh
- Tarikat Haji Ibrahim Bonjol (Aceh Tengah)
- Kelompok Jamaah Qur’an Hadist (Aceh Utara)
- Hakekok Balakasuta
- Tarekat Tajul Khalwatiyah Syech Yusuf Goa (Puang Lalang)
Ya, aliran sesat di Indonesia memang masih ada. Bahkan, masing-masing kelompok punya jumlah pengikut yang tidak sedikit. Boleh jadi anda merasa bingung dan aneh dengan kenyataan ini.
Sebenarnya, apa sih aliran atau ajaran sesat itu?
Ada berapa banyak jumlah aliran sesat di Indonesia yang pernah berkembang hingga dinyatakan terlarang?
Bicara soal aliran sesat di Indonesia, ada banyak ajaran menyesatkan yang pernah berkembang. Bagaimana sebuah aliran dinilai sesat?
Mengacu pada buku Himpunan Fatwa Majelis Ulama Indonesia tahun 2010, Fatwa MUI mencakup empat bidang, yaitu:
- Ibadah
- Sosial budaya
- Pangan, ilmu pengetahuan teknologi, dan obat-obatan.
- Akidah dan aliran keagamaan.
Suatu ajaran yang berkembang di masyarakat disebut sesat jika melanggar salah satu fatwa di atas. Hingga saat ini, tercatat ada beberapa aliran sesat di Indonesia yang resmi dilarang.
Berikut ini 👇beberapa info ttg Harakah Hadamah (Aliran Sesat) yg pernah ada di Indonesia :
- Kerajaan Ubur-Ubur, Kerajaan Aneh yang Pernah Muncul.
Kerajaan Ubur-Ubur pernah muncul dan menyita perhatian publik. Namun kerajaan ini lebih berani nyerempet ke persoalan agama.
Tahun 2018, warga Serang di Provinsi Banten juga heboh. Ada kerajaan baru namun membungkus diri dengan citra religius, berbeda dengan Keraton Agung Sejagat. Adalah Kerajaan Ubur-Ubur yang menjadi nama resmi sebuah komunitas keagamaan. Komunitas ini dipimpin pasangan suami-istri dan yang mengaku sebagai jelmaan Nyi Roro Kidul.
Kerajaan Ubur-ubur didirikan di Jalan Sayabulu Kota Serang, Banten. Mengadakan pertemuan setiap hari Kamis malam hingga Jumat dini hari.
Tak sebesar kerajaan pada umumnya, rakyat kerajaan ini hanya ada 20 orang dan 8 warga tetap. Meski demikian memiliki struktur organisasi cukup komplit. Di puncak struktur ada Ratu bernama Aisyah dan Raja bernama Rudi.
Ratu Kerajaan Ubur-Ubur Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RSJ Grogol
MUI Sebut Kerajaan Ubur-Ubur Sesat, Sang Ratu Dijerat UU ITE
Tobat Ratu Kerajaan Ubur-Ubur pada Hari Kemerdekaan Indonesia
Untuk melengkapi struktur kerajaan ada pula Ketua Penerima Tamu Kerajaan, Ketua Keluarga Kerajaan, Ketua Pengembangan Program Kerajaan Urusan Ritual, Ketua Urusan Ide Kreatif untuk Raja serta urusan pertamanan.
Kerajaan Ubur-Ubur mendahului Jokowi yang gencar menempatkan revolusi 4.0 dalam pemerintahan. Saat itu Kerajaan Ubur-Ubur sudah memanfaatkan media sosial Instagram untuk mengais eksistensi. Melalui akun instagram pula Aisyah, sang Ratu Kerajaan Ubur-ubur akhirnya angkat bicara.
“Kalau aku ingin dipercaya aku harus berhijab dan aku harus jaga image. Tapi aku datang bukan untuk itu. Ngomong di video pun aku enggak mandi. Berarti aku enggak jaga image dan enggak pengin terkenal. Jadi kalian tidak percaya sama aku peduli amat. Emang gue pikirin. Jadi kalau kalian enggak peduli enggak usah banyak omong nanti malu sendiri,” kata sang Ratu melalui sebuah video.
Memang nama ubur-ubur langsung ngetop menumpang popularitas serial animasi Spongebob Squarepants. Dalam animasi tersebut karakter utama yakni Spongebob memang gemar memburu ubur-ubur.
MUI Tetapkan Kerajaan Ubur-ubur Sesat. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)
Menurut salah satu warga Kerajaan Ubur-Ubur, nama ubur-ubur menggambarkan sifatnya yang saat bersatu, hewan tersebut mampu menenggelamkan kapal. Namun Tentu saja pembentukan sekte pasangan suami istri dipicu oleh suatu hal.
Tujuan dari didirikannya Kerajaan Ubur-Ubur berhubungan dengan bisikan gaib. Mereka mengaku mendapat bisikan untuk membobol dua bank internasional yaitu Bank Swiss dan Bank Griffin 1999 Birmingham.
Tahun 2018 itu pula, Kapolresta Serang , AKBP Komarudin menjelaskan bahwa menurut kepercayaan aliran tersebut, cara untuk mendapat uang di dua bank itu dengan menggelar doa dan ritual khas Kerajaan Ubur-Ubur. Digelar setiap malam Jumat hingga pukul 04.00 WIB. Saat berdoa juga tidak menggunakan pakaian muslim seperti seharusnya.
“Laporan masyarakat, ada keresahan zikir tengah malam dan pemandangan-pemandangan tidak lazim. Biasanya kalau zikir dengan pakaian muslim atau yang perempuan pakai jilbab. Tapi mereka biasa pakaian rumah bukan pakaian muslim,” kata Komarudin saat itu.
Sebagaimana kerajaan yang aneh, warga di sekitar istana kerajaan tidak ada yang menjadi warga. Justru kebanyakan anggota berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selain itu warga Kerajaan Ubur-Ubur juga tak pernah menjalankan salat berjamaah di masjid mau pun di musala.
Aisyah mengaku sebagai Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui ajaran agama Islam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang langsung berkesimpulan bahwa Kerajaan Ubur-Ubur tidak sesuai dengan ajaran islam.
- Lia Eden
pemimpin keagamaan asal Indonesia
Lia Aminuddin atau yang terlahir dengan nama Sjamsuriati Gustaman dan kemudian dikenal sebagai Lia Eden (21 Agustus 1947 – 9 April 2021) adalah wanita yang mengaku telah mendapat wahyu dari malaikat Jibril untuk mendakwahkan sebuah aliran kepercayaan baru melanjutkan ajaran 3 Agama Abrahamik: Yudaisme, Kekristenan, dan Islam, dan menyatukan dengan agama-agama besar lainnya termasuk Buddhisme, Jainisme, dan Hindu di Indonesia.
Lia Eden
Lahir
Sjamsuriati Gustaman
21 Agustus 1947
Makassar, Indonesia
Meninggal
9 April 2021 (umur 73)
Jakarta, Indonesia
Kebangsaan
Indonesia
Dikenal atas
Pendiri Salamullah
Lia Eden mendirikan sebuah jemaat yang disebut Salamullah untuk menyebarluaskan ajarannya. Dia secara kontroversial mengaku sebagai titisan Bunda Maria dan ditugaskan Jibril untuk mengabarkan kedatangan Yesus Kristus ke muka bumi. Dia juga menubuatkan beberapa ramalan yang sensasional. Hal ini mengundang reaksi selama momentum trending, terutama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI memfatwakan Lia Eden menyebarkan aliran sesat dan melarang perkumpulan Salamullah pada bulan Desember 1997. Dia melontarkan kritikannya tentang kesewenangan ulama MUI yang diasosiasikan dalam sebuah sabda Jibril yang disebut “Undang-undang Jibril” (Gabriel’s edict). Akibatnya dia ditahan atas tuduhan penistaan agama.[1]
Pengakuan bertemu dengan Jibril
- Gerakan Fajar Nusantara (disingkat Gafatar) adalah aliran kepercayaan yang dianggap sebagai salah satu penerus Al-Qiyadah Al-Islamiyah.[1] Aliran ini didirikan oleh Ahmad Moshaddeq yang menyatakan dirinya sebagai nabi atau mesias, dan gerakan ini merupakan gerakan sinkretik yang menggabungkan ajaran Islam, Kristen dan Yahudi.[1]
- Ahmadiyah Qadhiyan
Ada dua kelompok Ahmadiyah, yaitu Ahmadiyah Qadhiyan dan Ahmadiyah Lahore. Fatwa MUI tahun 1980 memfatwakan Ahmadi, jamaah Ahmadiyah, sebagai aliran sesat lantaran mengakui Mirza Ghulam Ahmad selaku nabi lewat wahyu baru yang ia terima.
Namun, MUI pun mengecualikan Ahmadiyah Lahore dari Ahmadiyah Qadhiyan dalam Rakernas MUI tanggal 4–7 Maret 1984. Walau telah dilarang aktivitasnya, pengikut Ahmadiyah tetap berkembang di Indonesia sampai MUI melakukan pembaruan fatwa dalam Keputusan MUI No. 11/MUNAS/V1I/MUI/15/2005.
- Al-Qiyadah al-Islamiyah
Aliran sesat di Indonesia berikutnya bermula dari kasus tiga orang penduduk Sedayu atas tuduhan penyebaran paham al-Qiyadah al-Islamiyah. Hasil pemeriksaan mengungkap kelompok ini menjalankan sinkretisme ajaran Perjanjian Lama dan Baru, serta Al-Quran.
Al-Qiyadah didirikan oleh Moshaddeq tahun 2000, pecahan kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Namun, Moshaddeq terang-terangan mendakwahkan ajaran ini usai mengaku nabi utusan Allah yang bergelar Al-Masih Al-Maw’ud kepada umat Millah Ibrahim.
Kesimpulan / Penutup.
Mudah-mudahan dg mengetahui dan mengenal Harakah Hadamah (Aluran-aliran Sesat) yg ada, kita bisa terhindar dari ajaran mereka, sebagaimana do’a kita setiap selesai sholat,
اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ .رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allaahumma innaa nas aluka salaamatan fiddiini wa ‘aafiyatan fil jasadi waziaadatan fil’ilmi wabarakatan firrizqi wataubatan qablal maut warahmatan ‘indal maut wamaghfiratan ba’dal maut allahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut wa najjata minanaari wal ‘afwa indal hisaab rabbanaa laatuzig quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahablanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab rabbana aatinaa fiddunya hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa ‘adzaabannaar.
“Ya Allah kami mohon pada-Mu keselamatan dalam agama, kesehatan tubuh, tambahan pada ilmu, keberkatan pada rezeki, penerimaan tobat sebelum maut, kasih sayang ketika maut, dan keampunan setelah maut. Ya Allah permudahlah kami dalam menghadapi sakarataul maut dan kelepasan dari neraka, dan ampunan ketika hisab. Ya Allah jangan ragukan hati kami setelah dari kebenaran sesudah Engkau memberi petunjuk KPD kami, dan karuniajan Rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi Karunia.
Yaa Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.
آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ
Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur.
Kamis, 25 Syawal 1446 H /
24 April 2025.
Pukul 01.38
Admin: Kominfo DDII Jatim
Editor: Sudono Syueb
