Mengenal Tokoh Reformis Islam Jamaluddin Al-Afghani

Laporan: Sudono Syueb

Dewandakwahjatim.com, Surabaya – Jamaluddin Al-Afghani (1838-1897) adalah seorang cendekiawan, aktivis, dan reformis Islam yang terkenal di abad ke-19. Ia lahir di Asadabad, Afghanistan, tetapi menghabiskan sebagian besar hidupnya di berbagai negara Timur Tengah dan Eropa.

Masa Kecil dan Pendidikan

Al-Afghani lahir dalam sebuah keluarga yang religius dan terdidik. Ayahnya adalah seorang ulama dan hakim. Al-Afghani memulai pendidikannya di rumah dengan mempelajari Al-Qur’an, hadits, dan bahasa Arab. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di universitas-universitas terkemuka di Timur Tengah, seperti Universitas Al-Azhar di Kairo.

Karier dan Aktivitasnya

Al-Afghani adalah seorang aktivis yang vokal dan memiliki pandangan yang kuat tentang pentingnya reformasi dan modernisasi dalam masyarakat Islam. Ia percaya bahwa Islam harus disesuaikan dengan kebutuhan zaman modern dan bahwa umat Islam harus bangkit melawan penjajahan Barat.

Al-Afghani menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan berkeliling di berbagai negara, memberikan kuliah dan ceramah tentang pentingnya reformasi dan modernisasi dalam masyarakat Islam. Ia juga menulis banyak artikel dan buku tentang topik-topik tersebut.

Pengaruh dan Warisannya

Al-Afghani memiliki pengaruh besar dalam perkembangan pemikiran Islam modern. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam gerakan reformasi Islam di abad ke-19. Pengaruhnya dapat dilihat dalam karya-karya banyak cendekiawan dan aktivis Islam lainnya, seperti Muhammad Abduh dan Rashid Rida.

Kematiannya

Al-Afghani meninggal pada tanggal 9 Maret 1897 di Istanbul, Turki. Ia dimakamkan di sebuah pemakaman di Istanbul.

Dalam keseluruhan, Jamaluddin Al-Afghani adalah seorang cendekiawan dan aktivis yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan pemikiran Islam modern. Ia percaya bahwa Islam harus disesuaikan dengan kebutuhan zaman modern dan bahwa umat Islam harus bangkit melawan penjajahan Barat.

Pengaruh Al-Afghani pada Tokoh-tokoh lndonesia

Jamaluddin Al-Afghani memiliki pengaruh yang signifikan pada beberapa tokoh Indonesia, terutama pada awal abad ke-20. Berikut beberapa contoh:

  1. H.O.S. Tjokroaminoto: Tjokroaminoto, pendiri Sarekat Islam, terpengaruh oleh pemikiran Al-Afghani tentang pentingnya reformasi dan modernisasi dalam masyarakat Islam.
  2. K.H. Ahmad Dahlan: Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, juga terpengaruh oleh pemikiran Al-Afghani tentang pentingnya reformasi dan modernisasi dalam masyarakat Islam.
  3. H. Agus Salim: Agus Salim, seorang aktivis dan cendekiawan Islam, terpengaruh oleh pemikiran Al-Afghani tentang pentingnya perjuangan melawan penjajahan Barat dan membangun masyarakat Islam yang modern.
  4. Ki Hajar Dewantara: Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa, juga terpengaruh oleh pemikiran Al-Afghani tentang pentingnya reformasi dan modernisasi dalam masyarakat Islam.

Pemikiran Al-Afghani yang berpengaruh pada tokoh-tokoh Indonesia antara lain:

  • Pentingnya reformasi dan modernisasi dalam masyarakat Islam
  • Perjuangan melawan penjajahan Barat
  • Pembangunan masyarakat Islam yang modern dan berdasarkan pada syariah
  • Pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan dalam membangun masyarakat Islam yang modern

Namun, perlu diingat bahwa pengaruh Al-Afghani pada tokoh-tokoh Indonesia tidaklah mutlak dan dapat berbeda-beda tergantung pada konteks dan latar belakang masing-masing tokoh.

Admin: Kominfo DDII Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *