50 KALI LIPAT KEBAIKAN!

Oleh: Abu Taqi Mayestro

Dari Abu Umaiyyah Asy-Sya‘bani ra, dia berkata: Aku pernah mendatangi Abu Sya‘labah Al-Khusyani dan bertanya kepadanya, “Bagaimana pendapatmu mengenai ayat ini?”

Dia bertanya, “Ayat yang mana?”

Maka aku pun membaca ayat:

🌺اَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا عَلَيْكُمْ اَنْفُسَكُمْ ۚ لَا يَضُرُّكُمْ مَّنْ ضَلَّ اِذَا اهْتَدَيْتُمْ ۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ﴿المائدة : ۱۰۵﴾

Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu; (karena) orang yang sesat itu tidak akan membahayakanmu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allaah kamu semua akan kembali, kemudian Beliau akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

(Al Qur’aan surah Al-Ma’idah [5] ayat105)”

Maka dia pun menjawab, “Demi Allaah, engkau telah menanyakannya kepada orang yang ahli tentangnya. Aku pernah menanyakan makna ayat ini kepada Rosululloh, shollollohu ‘alaihi wa sallam. Maka, beliau bersabda:

🌸بَلْ ائْتَمِرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَتَنَاهَوْا عَنْ الْمُنْكَرِ حَتَّى إِذَا رَأَيْتَ شُحًّا مُطَاعًا وَهَوًى مُتَّبَعًا وَدُنْيَا مُؤْثَرَةً وَإِعْجَابَ كُلِّ ذِي رَأْيٍ بِرَأْيِهِ فَعَلَيْكَ بِخَاصَّةِ نَفْسِكَ وَدَعْ الْعَوَامَّ فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامًا الصَّبْرُ فِيهِنَّ مِثْلُ الْقَبْضِ عَلَى الْجَمْرِ لِلْعَامِلِ فِيهِنَّ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلًا يَعْمَلُونَ مِثْلَ عَمَلِكُمْ

‘Teruskanlah olehmu untuk selalu melakukan amar ma/ruf nahi munkar hingga engkau akan menyaksikan kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diperturutkan, kehidupan dunia yang diutamakan, serta orang-orang yang terpesona terhadap berbagai pendapat yang dikeluarkannya. Hendaknya kamu hanya bergaul dengan orang-orang yang searah denganmu dan jauhilah orang-orang yang awam.”

“Sebab setelah jamanmu itu akan datang satu jaman yang penuh dengan cobaan, saat orang yang memegang teguh agamanya ibarat menggenggam bara api.”

“Ketahuilah, saat itu orang yang terus berusaha untuk memegangi agamanya, maka pahalanya sama dengan 50 orang yang juga melakukan hal yang sama dari kalian’.”

(Kemudian, Abdulloh bin Mubarok berkata, “Orang selain Utbah menambahkan riwayat ini dengan redaksi: ‘Apakah yang 50 kali itu dari generasi kami kami atau generasi mereka?’ Rosululloh, shollollohu ‘alaihi wa salla, menjawab, ‘Untuk mereka’.”)🌿

[HR. Abu Dawud, Al-Malâhim, hadits no. 4319, shohih].

(dewandakwahjatim.com).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *